Jumat, 9 Oktober 2026
- Advertisement -

Polisi: Soal Kabar Satu Mahasiswa Meninggal Dunia Saat Aksi Demo Adalah Hoaks

PALEMBANG (RIAUPOS.CO) — Polisi menegaskan bahwa informasi tentang seorang mahasiswa meninggal dunia saat aksi demo di depan DPRD Sumsel dipastikan adalah hoaks.

“Soal kabar ada yang meninggal tidak ada, itu hoaks. Kami belum dapat data,” terang Kapolresta Palembang, Kombes Didi Hayamasyah ditemui awak media di sela aksi, Selasa (24/9).

Presiden Mahasiswa Universitas Sriwijaya, Nikmatul Hakiki juga membantah adanya mahasiswa meninggal dalam aksi demo tersebut.

Namun, dia memastikan di aksi ricuh tadi ada 28 mahasiswa luka. “Tidak ada yang meninggal, tetapi kalau luka-luka memang ada. Sekitar 25 orang dirawat di RS RK Charitas dan tiga dirawat di RS AK Ghani,” katanya.

Baca Juga:  BUMDes Usaha Bersama Catat Laba Rp220 Juta

Informasi kabar mahasiswa meninggal itu sudah beredar pascaricuh. Bahkan sempat dibahas dengan mengucapkan langsung belasungkawa, ketua DPRD Sumsel sementara, R Anita Noeringhati saat bertemu langsung mahasiswa.

“Saya baru saja dilantik dan sekaligus menjadi ketua sementara. Kami dengar gerakan mahasiswa yang luar biasa ini. Ada satu rekan ananda dan berkorban untuk negara dan bangsa. Saya selaku pimpinan sementara turut berduka cita sedalam-dalamnya,” ucap Anita disambut riuh oleh ribuan mahasiswa.

Atas pernyataannya itu, Anita pun tidak memberikan penjelasan pasti. Namun dia mengaku baru bisa menemui para mahasiswa usai dilantik.

“Tadi saya belum bisa menerima karena belum dilantik dan sekarang saya sudah bisa mendengar aspirasi rekan mahasiswa,” terangnya.(dho)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Timo Digandeng Netflix Lagi untuk Garap "The Big Four"

PALEMBANG (RIAUPOS.CO) — Polisi menegaskan bahwa informasi tentang seorang mahasiswa meninggal dunia saat aksi demo di depan DPRD Sumsel dipastikan adalah hoaks.

“Soal kabar ada yang meninggal tidak ada, itu hoaks. Kami belum dapat data,” terang Kapolresta Palembang, Kombes Didi Hayamasyah ditemui awak media di sela aksi, Selasa (24/9).

Presiden Mahasiswa Universitas Sriwijaya, Nikmatul Hakiki juga membantah adanya mahasiswa meninggal dalam aksi demo tersebut.

Namun, dia memastikan di aksi ricuh tadi ada 28 mahasiswa luka. “Tidak ada yang meninggal, tetapi kalau luka-luka memang ada. Sekitar 25 orang dirawat di RS RK Charitas dan tiga dirawat di RS AK Ghani,” katanya.

Baca Juga:  Timo Digandeng Netflix Lagi untuk Garap "The Big Four"

Informasi kabar mahasiswa meninggal itu sudah beredar pascaricuh. Bahkan sempat dibahas dengan mengucapkan langsung belasungkawa, ketua DPRD Sumsel sementara, R Anita Noeringhati saat bertemu langsung mahasiswa.

- Advertisement -

“Saya baru saja dilantik dan sekaligus menjadi ketua sementara. Kami dengar gerakan mahasiswa yang luar biasa ini. Ada satu rekan ananda dan berkorban untuk negara dan bangsa. Saya selaku pimpinan sementara turut berduka cita sedalam-dalamnya,” ucap Anita disambut riuh oleh ribuan mahasiswa.

Atas pernyataannya itu, Anita pun tidak memberikan penjelasan pasti. Namun dia mengaku baru bisa menemui para mahasiswa usai dilantik.

- Advertisement -

“Tadi saya belum bisa menerima karena belum dilantik dan sekarang saya sudah bisa mendengar aspirasi rekan mahasiswa,” terangnya.(dho)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Diduga Terlibat dalam Kematian Kekasihnya, Rhea Chakraborty Ditangkap  
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PALEMBANG (RIAUPOS.CO) — Polisi menegaskan bahwa informasi tentang seorang mahasiswa meninggal dunia saat aksi demo di depan DPRD Sumsel dipastikan adalah hoaks.

“Soal kabar ada yang meninggal tidak ada, itu hoaks. Kami belum dapat data,” terang Kapolresta Palembang, Kombes Didi Hayamasyah ditemui awak media di sela aksi, Selasa (24/9).

Presiden Mahasiswa Universitas Sriwijaya, Nikmatul Hakiki juga membantah adanya mahasiswa meninggal dalam aksi demo tersebut.

Namun, dia memastikan di aksi ricuh tadi ada 28 mahasiswa luka. “Tidak ada yang meninggal, tetapi kalau luka-luka memang ada. Sekitar 25 orang dirawat di RS RK Charitas dan tiga dirawat di RS AK Ghani,” katanya.

Baca Juga:  Zainal Abidin dan Uber Firdaus Terendah

Informasi kabar mahasiswa meninggal itu sudah beredar pascaricuh. Bahkan sempat dibahas dengan mengucapkan langsung belasungkawa, ketua DPRD Sumsel sementara, R Anita Noeringhati saat bertemu langsung mahasiswa.

“Saya baru saja dilantik dan sekaligus menjadi ketua sementara. Kami dengar gerakan mahasiswa yang luar biasa ini. Ada satu rekan ananda dan berkorban untuk negara dan bangsa. Saya selaku pimpinan sementara turut berduka cita sedalam-dalamnya,” ucap Anita disambut riuh oleh ribuan mahasiswa.

Atas pernyataannya itu, Anita pun tidak memberikan penjelasan pasti. Namun dia mengaku baru bisa menemui para mahasiswa usai dilantik.

“Tadi saya belum bisa menerima karena belum dilantik dan sekarang saya sudah bisa mendengar aspirasi rekan mahasiswa,” terangnya.(dho)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  BUMDes Usaha Bersama Catat Laba Rp220 Juta

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari