Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Terkecoh Patung Polisi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Belakangan ini sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan jalan protokol lainnya di Kota Bertuah mulai dipasangi patung polisi dengan berbagai tulisan imbuaan guna mematuhi lalulintas di jalan raya.

Namun keberadaan patung yang berada di media jalan tersebut sempat membuat sejumlah penggunaan jalan terkecoh. Dan mengira polisi tengah berjaga  di tengah jalan, serta tengah melakukan razia lalu lintas.

Linda dan teman kosnya turut menjadi satu di antara sejumlah pengendara lainnya yang ikut terkecoh dengan keberadaan patung tersebut.

Bahkan saat melintasi di Jalan Jendral Sudirman. Pasalnya salah satu temannya tidak mengenakan helm sempat ingin mencari jalan alternatif agar tidak ditilang oleh polisi.

Baca Juga:  Sri Mulyani Sebut TKDD Sudah Rp475 Triliun

Mereka berdua pun subuh berhenti di pinggir jalan dan mencoba melihat di aplikasi smartphone jalan alternatif yang aman untuk dilalui.

Hampir 15 menit waktu Linda dan teman kosnya dihabiskan untuk mencari jalan alternatif tersebut. Sampai akhirnya sang teman berinisiatif untuk bertanya kepada pedagang kaki lima di sekitar jalan tersebut apakah ada razia polisi di persimpangan jalan.

"Kak maaf mau tanya. Itu polisinya memang dari tadi di tengah jalan atau gimana kak. Kami mau lewat tapi nggak berani karena nggak pakai helm," tanya teman Linda.

Sang pedagang tersebut malah melirik dengan tatapan yang tidak pasti. "Dek itu polisi jaganya 24 jam tak berhenti. Kalau mau lewat, coba saja ke sana. Pasti nggak ketanggap kok. Orang itu cuma patung," celetuk pedagang tersebut.

Baca Juga:  Gemar Pedas, Brisia Jodie Bisa Makan 100 Cabai

Alaaaamak kata Linda menepuk jidat, teman Linda pun langsung tertawa dan mengajak Linda untuk melintasi jalan tersebut. Karena sudah tidak ada razia dan polisi tersebut hanyalah gambar saja.(ayi)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Belakangan ini sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan jalan protokol lainnya di Kota Bertuah mulai dipasangi patung polisi dengan berbagai tulisan imbuaan guna mematuhi lalulintas di jalan raya.

Namun keberadaan patung yang berada di media jalan tersebut sempat membuat sejumlah penggunaan jalan terkecoh. Dan mengira polisi tengah berjaga  di tengah jalan, serta tengah melakukan razia lalu lintas.

Linda dan teman kosnya turut menjadi satu di antara sejumlah pengendara lainnya yang ikut terkecoh dengan keberadaan patung tersebut.

Bahkan saat melintasi di Jalan Jendral Sudirman. Pasalnya salah satu temannya tidak mengenakan helm sempat ingin mencari jalan alternatif agar tidak ditilang oleh polisi.

Baca Juga:  Catat, Ini Tata Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2021

Mereka berdua pun subuh berhenti di pinggir jalan dan mencoba melihat di aplikasi smartphone jalan alternatif yang aman untuk dilalui.

Hampir 15 menit waktu Linda dan teman kosnya dihabiskan untuk mencari jalan alternatif tersebut. Sampai akhirnya sang teman berinisiatif untuk bertanya kepada pedagang kaki lima di sekitar jalan tersebut apakah ada razia polisi di persimpangan jalan.

"Kak maaf mau tanya. Itu polisinya memang dari tadi di tengah jalan atau gimana kak. Kami mau lewat tapi nggak berani karena nggak pakai helm," tanya teman Linda.

Sang pedagang tersebut malah melirik dengan tatapan yang tidak pasti. "Dek itu polisi jaganya 24 jam tak berhenti. Kalau mau lewat, coba saja ke sana. Pasti nggak ketanggap kok. Orang itu cuma patung," celetuk pedagang tersebut.

Baca Juga:  Capaian Pajak Terbaik dalam 10 Tahun Terakhir

Alaaaamak kata Linda menepuk jidat, teman Linda pun langsung tertawa dan mengajak Linda untuk melintasi jalan tersebut. Karena sudah tidak ada razia dan polisi tersebut hanyalah gambar saja.(ayi)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Terkecoh Patung Polisi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Belakangan ini sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan jalan protokol lainnya di Kota Bertuah mulai dipasangi patung polisi dengan berbagai tulisan imbuaan guna mematuhi lalulintas di jalan raya.

Namun keberadaan patung yang berada di media jalan tersebut sempat membuat sejumlah penggunaan jalan terkecoh. Dan mengira polisi tengah berjaga  di tengah jalan, serta tengah melakukan razia lalu lintas.

Linda dan teman kosnya turut menjadi satu di antara sejumlah pengendara lainnya yang ikut terkecoh dengan keberadaan patung tersebut.

Bahkan saat melintasi di Jalan Jendral Sudirman. Pasalnya salah satu temannya tidak mengenakan helm sempat ingin mencari jalan alternatif agar tidak ditilang oleh polisi.

Baca Juga:  Pakai AXIS Bisa Mabar Sepuasnya? Kenapa Nggak!

Mereka berdua pun subuh berhenti di pinggir jalan dan mencoba melihat di aplikasi smartphone jalan alternatif yang aman untuk dilalui.

Hampir 15 menit waktu Linda dan teman kosnya dihabiskan untuk mencari jalan alternatif tersebut. Sampai akhirnya sang teman berinisiatif untuk bertanya kepada pedagang kaki lima di sekitar jalan tersebut apakah ada razia polisi di persimpangan jalan.

"Kak maaf mau tanya. Itu polisinya memang dari tadi di tengah jalan atau gimana kak. Kami mau lewat tapi nggak berani karena nggak pakai helm," tanya teman Linda.

Sang pedagang tersebut malah melirik dengan tatapan yang tidak pasti. "Dek itu polisi jaganya 24 jam tak berhenti. Kalau mau lewat, coba saja ke sana. Pasti nggak ketanggap kok. Orang itu cuma patung," celetuk pedagang tersebut.

Baca Juga:  Catat, Ini Tata Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2021

Alaaaamak kata Linda menepuk jidat, teman Linda pun langsung tertawa dan mengajak Linda untuk melintasi jalan tersebut. Karena sudah tidak ada razia dan polisi tersebut hanyalah gambar saja.(ayi)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Belakangan ini sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan jalan protokol lainnya di Kota Bertuah mulai dipasangi patung polisi dengan berbagai tulisan imbuaan guna mematuhi lalulintas di jalan raya.

Namun keberadaan patung yang berada di media jalan tersebut sempat membuat sejumlah penggunaan jalan terkecoh. Dan mengira polisi tengah berjaga  di tengah jalan, serta tengah melakukan razia lalu lintas.

Linda dan teman kosnya turut menjadi satu di antara sejumlah pengendara lainnya yang ikut terkecoh dengan keberadaan patung tersebut.

Bahkan saat melintasi di Jalan Jendral Sudirman. Pasalnya salah satu temannya tidak mengenakan helm sempat ingin mencari jalan alternatif agar tidak ditilang oleh polisi.

Baca Juga:  Kapolres Rohil Pimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat

Mereka berdua pun subuh berhenti di pinggir jalan dan mencoba melihat di aplikasi smartphone jalan alternatif yang aman untuk dilalui.

Hampir 15 menit waktu Linda dan teman kosnya dihabiskan untuk mencari jalan alternatif tersebut. Sampai akhirnya sang teman berinisiatif untuk bertanya kepada pedagang kaki lima di sekitar jalan tersebut apakah ada razia polisi di persimpangan jalan.

"Kak maaf mau tanya. Itu polisinya memang dari tadi di tengah jalan atau gimana kak. Kami mau lewat tapi nggak berani karena nggak pakai helm," tanya teman Linda.

Sang pedagang tersebut malah melirik dengan tatapan yang tidak pasti. "Dek itu polisi jaganya 24 jam tak berhenti. Kalau mau lewat, coba saja ke sana. Pasti nggak ketanggap kok. Orang itu cuma patung," celetuk pedagang tersebut.

Baca Juga:  Pakai AXIS Bisa Mabar Sepuasnya? Kenapa Nggak!

Alaaaamak kata Linda menepuk jidat, teman Linda pun langsung tertawa dan mengajak Linda untuk melintasi jalan tersebut. Karena sudah tidak ada razia dan polisi tersebut hanyalah gambar saja.(ayi)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari