Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Nenek 78 tahun Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Otopsi

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Cicih (78) warga Desa Petala Bumi Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diduga dibunuh. Pasalnya, disejumlah bagian tubuh korban mengalami luka memar.

Untuk memastikan penyebab korban tewas, Polisi lakukan otopsi. “Proses otopsi sudah dilakukan dalam tahap memastikan kematian korban,” ujar Kapolres Inhu AKBP Efrizal Sik melalui Kasat Reskrim AKP Febriandi Sik, Kamis (20/2/2020).

Dijelaskannya, Wawan cucu korban pada Rabu (19/2/2020) kemarin sekitar pukul 18.30 Wib tidak melihat neneknya. Sehingga berupaya mencari neneknya kerumah Pegi yang tak jauh dari rumahnya.

Ketika sudah berada rumah Pegi, Wawan menemui neneknya didalam kamar. “Korban ditemukan dirumah Pegi dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Kondisi korban saat ditemukan mengalami luka memar dibagian dahi kanan. Kemudian dibagian telinga kiri korban mengeluarkan darah. Tidak itu saja, dibagian tangan kiri korban diketahui ada bekas memar.

Untuk itu sebutnya, atas penemuan jasad korban, pihaknya masih dalam tahap penyelidikan. Pasalnya pemilik rumah yang juga anak korban tidak ada di dalam rumah saat jenazah Cicih ditemukan. “Selain otopsi, saat ini juga telah memeriksa sejumlah saksi,” terangnya.
Laporan Kasmedi
Editor: Deslina

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Cicih (78) warga Desa Petala Bumi Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diduga dibunuh. Pasalnya, disejumlah bagian tubuh korban mengalami luka memar.

Untuk memastikan penyebab korban tewas, Polisi lakukan otopsi. “Proses otopsi sudah dilakukan dalam tahap memastikan kematian korban,” ujar Kapolres Inhu AKBP Efrizal Sik melalui Kasat Reskrim AKP Febriandi Sik, Kamis (20/2/2020).

Dijelaskannya, Wawan cucu korban pada Rabu (19/2/2020) kemarin sekitar pukul 18.30 Wib tidak melihat neneknya. Sehingga berupaya mencari neneknya kerumah Pegi yang tak jauh dari rumahnya.

Ketika sudah berada rumah Pegi, Wawan menemui neneknya didalam kamar. “Korban ditemukan dirumah Pegi dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Kondisi korban saat ditemukan mengalami luka memar dibagian dahi kanan. Kemudian dibagian telinga kiri korban mengeluarkan darah. Tidak itu saja, dibagian tangan kiri korban diketahui ada bekas memar.

Untuk itu sebutnya, atas penemuan jasad korban, pihaknya masih dalam tahap penyelidikan. Pasalnya pemilik rumah yang juga anak korban tidak ada di dalam rumah saat jenazah Cicih ditemukan. “Selain otopsi, saat ini juga telah memeriksa sejumlah saksi,” terangnya.
Laporan Kasmedi
Editor: Deslina
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Nenek 78 tahun Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Otopsi

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Cicih (78) warga Desa Petala Bumi Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diduga dibunuh. Pasalnya, disejumlah bagian tubuh korban mengalami luka memar.

Untuk memastikan penyebab korban tewas, Polisi lakukan otopsi. “Proses otopsi sudah dilakukan dalam tahap memastikan kematian korban,” ujar Kapolres Inhu AKBP Efrizal Sik melalui Kasat Reskrim AKP Febriandi Sik, Kamis (20/2/2020).

Dijelaskannya, Wawan cucu korban pada Rabu (19/2/2020) kemarin sekitar pukul 18.30 Wib tidak melihat neneknya. Sehingga berupaya mencari neneknya kerumah Pegi yang tak jauh dari rumahnya.

Ketika sudah berada rumah Pegi, Wawan menemui neneknya didalam kamar. “Korban ditemukan dirumah Pegi dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Kondisi korban saat ditemukan mengalami luka memar dibagian dahi kanan. Kemudian dibagian telinga kiri korban mengeluarkan darah. Tidak itu saja, dibagian tangan kiri korban diketahui ada bekas memar.

Untuk itu sebutnya, atas penemuan jasad korban, pihaknya masih dalam tahap penyelidikan. Pasalnya pemilik rumah yang juga anak korban tidak ada di dalam rumah saat jenazah Cicih ditemukan. “Selain otopsi, saat ini juga telah memeriksa sejumlah saksi,” terangnya.
Laporan Kasmedi
Editor: Deslina

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Cicih (78) warga Desa Petala Bumi Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diduga dibunuh. Pasalnya, disejumlah bagian tubuh korban mengalami luka memar.

Untuk memastikan penyebab korban tewas, Polisi lakukan otopsi. “Proses otopsi sudah dilakukan dalam tahap memastikan kematian korban,” ujar Kapolres Inhu AKBP Efrizal Sik melalui Kasat Reskrim AKP Febriandi Sik, Kamis (20/2/2020).

Dijelaskannya, Wawan cucu korban pada Rabu (19/2/2020) kemarin sekitar pukul 18.30 Wib tidak melihat neneknya. Sehingga berupaya mencari neneknya kerumah Pegi yang tak jauh dari rumahnya.

Ketika sudah berada rumah Pegi, Wawan menemui neneknya didalam kamar. “Korban ditemukan dirumah Pegi dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Kondisi korban saat ditemukan mengalami luka memar dibagian dahi kanan. Kemudian dibagian telinga kiri korban mengeluarkan darah. Tidak itu saja, dibagian tangan kiri korban diketahui ada bekas memar.

Untuk itu sebutnya, atas penemuan jasad korban, pihaknya masih dalam tahap penyelidikan. Pasalnya pemilik rumah yang juga anak korban tidak ada di dalam rumah saat jenazah Cicih ditemukan. “Selain otopsi, saat ini juga telah memeriksa sejumlah saksi,” terangnya.
Laporan Kasmedi
Editor: Deslina
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari