Rabu, 2 September 2026
- Advertisement -

RAPBD 2020 Diproyeksi Rp1,4 Triliun

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) secara resmi, Senin (18/11) menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Rohul 2020 yang diproyeksi total sekitar Rp1.471.159.104.760 ke DPRD Kabupaten Rohul

Penyampaian nota keuangan RAPBD 2020 itu, diserahkan langsung oleh Bupati Rohul H Sukiman kepada Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra ST yang disaksikan Wakil Ketua DPRD Hardi dan para anggota DPRD, Sekda H Abdul Haris SSos MSi, Sekwan Drs Budhia Kasino, Staf Ahli Bupati, asisten dan kepala organisasi perangkat daerah.

Bupati Rohul H Sukiman menyebutkan, diserahkannya Ranperda RAPBD 2020 karena Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2020 yang sudah dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan OPD.

Baca Juga:  Terdakwa Sodomi Dituntut 16 Tahun dan Denda Rp6 M

Di samping telah didapatkan kesepakatan yang dituangkan dalam nota kesepakatan KUA dan PPAS 2020, dengan dibuktikan penandatanganan bersama antara kepala daerah dengan pimpinan DPRD Rohul yang menjadi dasar Pemkab dalam penyusunan RAPBD 2020. Menurutnya, RAPBD 2020 yang sudah diserahkan pemerintah daerah ke DPRD, totalnya sebesar Rp1.471.159.104.760. Dengan rincian pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1.438.623.273.165

Untuk kelompok pendapatan asli daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp144.595.922.225. Sedangkan kelompok dana perimbangan direncanakan sebesar Rp1.017.074.224.200, terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak Rp296,33 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp720,73 Miliar  Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp276.953.126.740. Untuk belanja daerah pada RAPBD 2020 direncanakan Rp1,47 triliun.

Baca Juga:  Wabah Corona, Persiapan Haji Tetap Berjalan, Manasik Stop Sementara

Belanja tidak langsung direncanakan sebesar Rp878, 19 miliar. Kemudian belanja langsung direncanakan sebesar Rp592, 96. Untuk penerimaan pembiayaan daerah di dalam RAPBD 2020 masih berdasarkan estimasi yaitu sebesar Rp32,53 miliar.

Disebutkan Sukiman, untuk sisi penerimaan terutama pada belanja, pemerintah daerah akan tetap konsisten dalam pengalokasian belanja wajib khususnya ter­hadap bidang pendidikan minimal sebesar 20 persen, kesehatan minimal 10 persen dari total belanja sebagaimana yang diamanatkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(adv)

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) secara resmi, Senin (18/11) menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Rohul 2020 yang diproyeksi total sekitar Rp1.471.159.104.760 ke DPRD Kabupaten Rohul

Penyampaian nota keuangan RAPBD 2020 itu, diserahkan langsung oleh Bupati Rohul H Sukiman kepada Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra ST yang disaksikan Wakil Ketua DPRD Hardi dan para anggota DPRD, Sekda H Abdul Haris SSos MSi, Sekwan Drs Budhia Kasino, Staf Ahli Bupati, asisten dan kepala organisasi perangkat daerah.

Bupati Rohul H Sukiman menyebutkan, diserahkannya Ranperda RAPBD 2020 karena Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2020 yang sudah dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan OPD.

Baca Juga:  Peran OPD dan Camat Dipertanyakan

Di samping telah didapatkan kesepakatan yang dituangkan dalam nota kesepakatan KUA dan PPAS 2020, dengan dibuktikan penandatanganan bersama antara kepala daerah dengan pimpinan DPRD Rohul yang menjadi dasar Pemkab dalam penyusunan RAPBD 2020. Menurutnya, RAPBD 2020 yang sudah diserahkan pemerintah daerah ke DPRD, totalnya sebesar Rp1.471.159.104.760. Dengan rincian pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1.438.623.273.165

Untuk kelompok pendapatan asli daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp144.595.922.225. Sedangkan kelompok dana perimbangan direncanakan sebesar Rp1.017.074.224.200, terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak Rp296,33 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp720,73 Miliar  Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp276.953.126.740. Untuk belanja daerah pada RAPBD 2020 direncanakan Rp1,47 triliun.

- Advertisement -
Baca Juga:  Mahathir Mohamad Klarifikasi Pernyataan soal Klaim Kepulauan Riau

Belanja tidak langsung direncanakan sebesar Rp878, 19 miliar. Kemudian belanja langsung direncanakan sebesar Rp592, 96. Untuk penerimaan pembiayaan daerah di dalam RAPBD 2020 masih berdasarkan estimasi yaitu sebesar Rp32,53 miliar.

Disebutkan Sukiman, untuk sisi penerimaan terutama pada belanja, pemerintah daerah akan tetap konsisten dalam pengalokasian belanja wajib khususnya ter­hadap bidang pendidikan minimal sebesar 20 persen, kesehatan minimal 10 persen dari total belanja sebagaimana yang diamanatkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) secara resmi, Senin (18/11) menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Rohul 2020 yang diproyeksi total sekitar Rp1.471.159.104.760 ke DPRD Kabupaten Rohul

Penyampaian nota keuangan RAPBD 2020 itu, diserahkan langsung oleh Bupati Rohul H Sukiman kepada Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra ST yang disaksikan Wakil Ketua DPRD Hardi dan para anggota DPRD, Sekda H Abdul Haris SSos MSi, Sekwan Drs Budhia Kasino, Staf Ahli Bupati, asisten dan kepala organisasi perangkat daerah.

Bupati Rohul H Sukiman menyebutkan, diserahkannya Ranperda RAPBD 2020 karena Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2020 yang sudah dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan OPD.

Baca Juga:  Mahathir Mohamad Klarifikasi Pernyataan soal Klaim Kepulauan Riau

Di samping telah didapatkan kesepakatan yang dituangkan dalam nota kesepakatan KUA dan PPAS 2020, dengan dibuktikan penandatanganan bersama antara kepala daerah dengan pimpinan DPRD Rohul yang menjadi dasar Pemkab dalam penyusunan RAPBD 2020. Menurutnya, RAPBD 2020 yang sudah diserahkan pemerintah daerah ke DPRD, totalnya sebesar Rp1.471.159.104.760. Dengan rincian pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1.438.623.273.165

Untuk kelompok pendapatan asli daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp144.595.922.225. Sedangkan kelompok dana perimbangan direncanakan sebesar Rp1.017.074.224.200, terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak Rp296,33 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp720,73 Miliar  Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp276.953.126.740. Untuk belanja daerah pada RAPBD 2020 direncanakan Rp1,47 triliun.

Baca Juga:  Gaji Karyawan di Bawah Rp5 Juta Dapat Bonus Rp600 Ribu

Belanja tidak langsung direncanakan sebesar Rp878, 19 miliar. Kemudian belanja langsung direncanakan sebesar Rp592, 96. Untuk penerimaan pembiayaan daerah di dalam RAPBD 2020 masih berdasarkan estimasi yaitu sebesar Rp32,53 miliar.

Disebutkan Sukiman, untuk sisi penerimaan terutama pada belanja, pemerintah daerah akan tetap konsisten dalam pengalokasian belanja wajib khususnya ter­hadap bidang pendidikan minimal sebesar 20 persen, kesehatan minimal 10 persen dari total belanja sebagaimana yang diamanatkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(adv)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari