Jumat, 14 Agustus 2026
- Advertisement -

Inflasi, Kepala BKN Minta Gaji Pokok PNS Dinaikkan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria berharap, pemerintah kembali menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun depan. Menurut Bima, gaji pokok PNS sejauh ini masih tergerus inflasi.

“Kalau saya sih secara pribadi sebagai kepala BKN dan Sekjen Korpri (Korps Pegawai Negeri Indonesia) itu lebih memilih, ini kan ada inflasi ya. Mungkin kalau pemerintah bisa menutup gaji pokok PNS yang tergerus inflasi akan lebih baik,” kata Bima di Kantor Kementeria Keuangan, Jakarta, Senin (19/8).

Bima mengklaim, harapannya itu juga merupakan mayoritas aspirasi yang sering diucapkan oleh PNS. Bima menginginkan, kenaikan gaji PNS nantinya disesuaikan dengan tingginya inflasi Indonesia saat ini. Namun, katanya, permintaan ini hanya merupakan sekadar aspirasi saja.

Baca Juga:  Satu Akun WhatsApp, Bisa untuk Dua di HP Berbeda

“Kami juga sebagai abdi negara juga harus memahami beban fiskal yang ditanggung negara, pajaknya seperti apa, dan perubahan-perubahan seperti apa. Kami lebih mendahulukan masyarakat lah dari pada PNS sendiri,” tukasnya.

Sejatinya pada April 2019 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang perubahan Kedelapan Belas Atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang peraturan gaji PNS. Dalam regulasi terbaru itu, gaji PNS telah dinaikkan sebesar lima persen.

Ketika disinggung hal itu, Bima mengakui, gaji tersebut telah cukup membantu kesejahteraan para PNS. Namun, pihaknya juga berharap ada perhatian lebih dari pemerintah.

Salah satunya, mempercepat penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang gaji dan tunjangan untuk PNS. Selain itu, pemerintah juga diharapkan segera menerbitkan PP tentang pensiun dan jaminan hari tua PNS.

Baca Juga:  Perppu Covid Dinilai Inkonstitusional

“Semoga bisa lebih cepat keluar sehingga bisa lebih terstruktur dan radikal perubahannya,” pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria berharap, pemerintah kembali menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun depan. Menurut Bima, gaji pokok PNS sejauh ini masih tergerus inflasi.

“Kalau saya sih secara pribadi sebagai kepala BKN dan Sekjen Korpri (Korps Pegawai Negeri Indonesia) itu lebih memilih, ini kan ada inflasi ya. Mungkin kalau pemerintah bisa menutup gaji pokok PNS yang tergerus inflasi akan lebih baik,” kata Bima di Kantor Kementeria Keuangan, Jakarta, Senin (19/8).

Bima mengklaim, harapannya itu juga merupakan mayoritas aspirasi yang sering diucapkan oleh PNS. Bima menginginkan, kenaikan gaji PNS nantinya disesuaikan dengan tingginya inflasi Indonesia saat ini. Namun, katanya, permintaan ini hanya merupakan sekadar aspirasi saja.

Baca Juga:  Upayakan Jatah Zamzam 10 Liter per Jemaah Pemprov Riau Siapkan Penyambutan

“Kami juga sebagai abdi negara juga harus memahami beban fiskal yang ditanggung negara, pajaknya seperti apa, dan perubahan-perubahan seperti apa. Kami lebih mendahulukan masyarakat lah dari pada PNS sendiri,” tukasnya.

Sejatinya pada April 2019 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang perubahan Kedelapan Belas Atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang peraturan gaji PNS. Dalam regulasi terbaru itu, gaji PNS telah dinaikkan sebesar lima persen.

- Advertisement -

Ketika disinggung hal itu, Bima mengakui, gaji tersebut telah cukup membantu kesejahteraan para PNS. Namun, pihaknya juga berharap ada perhatian lebih dari pemerintah.

Salah satunya, mempercepat penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang gaji dan tunjangan untuk PNS. Selain itu, pemerintah juga diharapkan segera menerbitkan PP tentang pensiun dan jaminan hari tua PNS.

- Advertisement -
Baca Juga:  Pasien Positif Membaik

“Semoga bisa lebih cepat keluar sehingga bisa lebih terstruktur dan radikal perubahannya,” pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria berharap, pemerintah kembali menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun depan. Menurut Bima, gaji pokok PNS sejauh ini masih tergerus inflasi.

“Kalau saya sih secara pribadi sebagai kepala BKN dan Sekjen Korpri (Korps Pegawai Negeri Indonesia) itu lebih memilih, ini kan ada inflasi ya. Mungkin kalau pemerintah bisa menutup gaji pokok PNS yang tergerus inflasi akan lebih baik,” kata Bima di Kantor Kementeria Keuangan, Jakarta, Senin (19/8).

Bima mengklaim, harapannya itu juga merupakan mayoritas aspirasi yang sering diucapkan oleh PNS. Bima menginginkan, kenaikan gaji PNS nantinya disesuaikan dengan tingginya inflasi Indonesia saat ini. Namun, katanya, permintaan ini hanya merupakan sekadar aspirasi saja.

Baca Juga:  Honor Guru Honorer Horor

“Kami juga sebagai abdi negara juga harus memahami beban fiskal yang ditanggung negara, pajaknya seperti apa, dan perubahan-perubahan seperti apa. Kami lebih mendahulukan masyarakat lah dari pada PNS sendiri,” tukasnya.

Sejatinya pada April 2019 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang perubahan Kedelapan Belas Atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang peraturan gaji PNS. Dalam regulasi terbaru itu, gaji PNS telah dinaikkan sebesar lima persen.

Ketika disinggung hal itu, Bima mengakui, gaji tersebut telah cukup membantu kesejahteraan para PNS. Namun, pihaknya juga berharap ada perhatian lebih dari pemerintah.

Salah satunya, mempercepat penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang gaji dan tunjangan untuk PNS. Selain itu, pemerintah juga diharapkan segera menerbitkan PP tentang pensiun dan jaminan hari tua PNS.

Baca Juga:  Dugaan Keterlibatan Imigrasi dalam Kasus Djoko Tjandra Akan Didalami Polri

“Semoga bisa lebih cepat keluar sehingga bisa lebih terstruktur dan radikal perubahannya,” pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari