Minggu, 30 November 2025
spot_img

Hasil Autopsi, di Jenazah 6 Anggota FPI Ada 18 Luka Tembak  

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Bareskrim Polri telah menerima hasil autopsi terhadap enam jenazah enam anggota Front Pembela Islam (FPI). Mereka tewas ditembak aparat Polda Metro Jaya di Tol Jakarta Cikampek KM 50, Senin (7/12/2020) dini hari. 

Direktur Tindak Pidana Umun (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi mengatakan, hasil autopsi dokter forensik bedah mayat ditemukan 18 luka tembak di tubuh jenazah. 

"Menurut hasil otopsi oleh dokter forensik bedah mayat, menyatakan secara umum ada 18 luka tembak," ujar Andi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (18/12/2020).  

Dia juga mebantah mengenai adanya bekas luka lain di jasad tersebut. Menurutnya, tidak ditemukan bekas luka kekerasan di tubuh enam anggota FPI itu. 

Baca Juga:  Perppu Tak Kunjung Keluar, Tokoh Nasional Kunjungi KPK, Siap Ajukan Judicial Review

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh seluruh jenazah," ucapnya. 

Enam anggota Laskar FPI tewas ditembak petugas Polda Metro Jaya di Tol Jakarta-Cikampek, Senin (7/12/2020). Tindakan tegas dan terukur itu dilakukan karena mereka disebut menyerang petugas dengan senjata api dan senjata tajam. Enam Laskar FPI itu semula mengawal Habib Rizieq Shihab. 

Menurut polisi, di Tol Japek mereka memepet kendaraan polisi dan menyerang sehingga membahayakan nyawa petugas. Tidak ada rekaman mengenai insiden baku tembak tersebut. Sebanyak 23 CCTV di Km 49-72 Tol Japek mati ketika peristiwa itu terjadi. Kejanggalan ini lah yang juga diselidiki Komnas HAM.

Sumber: RMOL/News/JPNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Baca Juga:  Kemendikbudristek Pastikan Tidak Ada Guru Prioritas

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Bareskrim Polri telah menerima hasil autopsi terhadap enam jenazah enam anggota Front Pembela Islam (FPI). Mereka tewas ditembak aparat Polda Metro Jaya di Tol Jakarta Cikampek KM 50, Senin (7/12/2020) dini hari. 

Direktur Tindak Pidana Umun (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi mengatakan, hasil autopsi dokter forensik bedah mayat ditemukan 18 luka tembak di tubuh jenazah. 

"Menurut hasil otopsi oleh dokter forensik bedah mayat, menyatakan secara umum ada 18 luka tembak," ujar Andi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (18/12/2020).  

Dia juga mebantah mengenai adanya bekas luka lain di jasad tersebut. Menurutnya, tidak ditemukan bekas luka kekerasan di tubuh enam anggota FPI itu. 

Baca Juga:  Wartawan dan Media Harus Teliti dalam Berbahasa

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh seluruh jenazah," ucapnya. 

- Advertisement -

Enam anggota Laskar FPI tewas ditembak petugas Polda Metro Jaya di Tol Jakarta-Cikampek, Senin (7/12/2020). Tindakan tegas dan terukur itu dilakukan karena mereka disebut menyerang petugas dengan senjata api dan senjata tajam. Enam Laskar FPI itu semula mengawal Habib Rizieq Shihab. 

Menurut polisi, di Tol Japek mereka memepet kendaraan polisi dan menyerang sehingga membahayakan nyawa petugas. Tidak ada rekaman mengenai insiden baku tembak tersebut. Sebanyak 23 CCTV di Km 49-72 Tol Japek mati ketika peristiwa itu terjadi. Kejanggalan ini lah yang juga diselidiki Komnas HAM.

- Advertisement -

Sumber: RMOL/News/JPNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Baca Juga:  Pagi Ini, Jarak Pandang Pekanbaru hanya 600 Meter
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Bareskrim Polri telah menerima hasil autopsi terhadap enam jenazah enam anggota Front Pembela Islam (FPI). Mereka tewas ditembak aparat Polda Metro Jaya di Tol Jakarta Cikampek KM 50, Senin (7/12/2020) dini hari. 

Direktur Tindak Pidana Umun (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi mengatakan, hasil autopsi dokter forensik bedah mayat ditemukan 18 luka tembak di tubuh jenazah. 

"Menurut hasil otopsi oleh dokter forensik bedah mayat, menyatakan secara umum ada 18 luka tembak," ujar Andi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (18/12/2020).  

Dia juga mebantah mengenai adanya bekas luka lain di jasad tersebut. Menurutnya, tidak ditemukan bekas luka kekerasan di tubuh enam anggota FPI itu. 

Baca Juga:  6 Tersangka Pengibar Bendera Bintang Kejora Diserahkan ke Kejaksaan

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh seluruh jenazah," ucapnya. 

Enam anggota Laskar FPI tewas ditembak petugas Polda Metro Jaya di Tol Jakarta-Cikampek, Senin (7/12/2020). Tindakan tegas dan terukur itu dilakukan karena mereka disebut menyerang petugas dengan senjata api dan senjata tajam. Enam Laskar FPI itu semula mengawal Habib Rizieq Shihab. 

Menurut polisi, di Tol Japek mereka memepet kendaraan polisi dan menyerang sehingga membahayakan nyawa petugas. Tidak ada rekaman mengenai insiden baku tembak tersebut. Sebanyak 23 CCTV di Km 49-72 Tol Japek mati ketika peristiwa itu terjadi. Kejanggalan ini lah yang juga diselidiki Komnas HAM.

Sumber: RMOL/News/JPNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Baca Juga:  Mutu Vaksin Covid-19 dan Coronavac Sama

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari