Jumat, 27 Maret 2026
- Advertisement -

KPU Temukan Warga Tak Bersedia Dicoklit

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) langsung bergerak menyikapi adanya temuan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat, perihal adanya rumah warga yang masih belum terpasang stiker tanda telah dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) berkaitan dengan pemilihan serentak  bupati dan wakil bupati. 

"Pertama KPU mengucapkan terimakasih kepada teman-teman Bawaslu dan jajaran karena telah memberikan masukan terhadap proses pemutakhiran data pemilih," kata Ketua KPU Rohil Supriyanto MSi melalui komisioner, yang sekaligus Divisi Data dan Perencanaan Hendra SE, Selasa (18/8/2020).

KPU terangnya telah meminta kepada PPK dan PPS untuk menindaklanjuti hal tersebut.
Menurutnya, ada beberapa hal yang didapat setelah PPK dan PPS melakukan pengecekan, antara lain ditemukan satu warga di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) dan empat warga di Bangko Pusako memang tidak mau dicoklit sejak awal.

Baca Juga:  Tangkap Bandar Narkoba di Panger, Polisi Dilempari Batu

Kemudian terangnya ada juga warga yang sebenarnya sudah dicoklit namun stiker sudah copot, selain itu ada juga warga yang identitas dan domisilinya berbeda sehingga saat coklit tidak ditemukan.

"Memang masih ada warga yang tidak dicoklit, maka KPU sudah meminta PPK dan PPS untuk berkoordinasi dengan panwascam agar mendata orang tersebut dan dimasukan ke dalam daftar pemilih saat pleno Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) tingkat PPS," kata Hendra.

 

Laporan: Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor: E Sulaiman

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) langsung bergerak menyikapi adanya temuan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat, perihal adanya rumah warga yang masih belum terpasang stiker tanda telah dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) berkaitan dengan pemilihan serentak  bupati dan wakil bupati. 

"Pertama KPU mengucapkan terimakasih kepada teman-teman Bawaslu dan jajaran karena telah memberikan masukan terhadap proses pemutakhiran data pemilih," kata Ketua KPU Rohil Supriyanto MSi melalui komisioner, yang sekaligus Divisi Data dan Perencanaan Hendra SE, Selasa (18/8/2020).

KPU terangnya telah meminta kepada PPK dan PPS untuk menindaklanjuti hal tersebut.
Menurutnya, ada beberapa hal yang didapat setelah PPK dan PPS melakukan pengecekan, antara lain ditemukan satu warga di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) dan empat warga di Bangko Pusako memang tidak mau dicoklit sejak awal.

Baca Juga:  KPK Sesalkan Pejabat Negara Masih Rendah Kepatuhannya Laporkan LHKPN

Kemudian terangnya ada juga warga yang sebenarnya sudah dicoklit namun stiker sudah copot, selain itu ada juga warga yang identitas dan domisilinya berbeda sehingga saat coklit tidak ditemukan.

"Memang masih ada warga yang tidak dicoklit, maka KPU sudah meminta PPK dan PPS untuk berkoordinasi dengan panwascam agar mendata orang tersebut dan dimasukan ke dalam daftar pemilih saat pleno Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) tingkat PPS," kata Hendra.

- Advertisement -

 

Laporan: Zulfadhli (Bagansiapiapi)

- Advertisement -

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) langsung bergerak menyikapi adanya temuan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat, perihal adanya rumah warga yang masih belum terpasang stiker tanda telah dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) berkaitan dengan pemilihan serentak  bupati dan wakil bupati. 

"Pertama KPU mengucapkan terimakasih kepada teman-teman Bawaslu dan jajaran karena telah memberikan masukan terhadap proses pemutakhiran data pemilih," kata Ketua KPU Rohil Supriyanto MSi melalui komisioner, yang sekaligus Divisi Data dan Perencanaan Hendra SE, Selasa (18/8/2020).

KPU terangnya telah meminta kepada PPK dan PPS untuk menindaklanjuti hal tersebut.
Menurutnya, ada beberapa hal yang didapat setelah PPK dan PPS melakukan pengecekan, antara lain ditemukan satu warga di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) dan empat warga di Bangko Pusako memang tidak mau dicoklit sejak awal.

Baca Juga:  Sempat Coba Bunuh Diri, Pembunuh Satu Keluarga di Jaga Ketat Aparat

Kemudian terangnya ada juga warga yang sebenarnya sudah dicoklit namun stiker sudah copot, selain itu ada juga warga yang identitas dan domisilinya berbeda sehingga saat coklit tidak ditemukan.

"Memang masih ada warga yang tidak dicoklit, maka KPU sudah meminta PPK dan PPS untuk berkoordinasi dengan panwascam agar mendata orang tersebut dan dimasukan ke dalam daftar pemilih saat pleno Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) tingkat PPS," kata Hendra.

 

Laporan: Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari