RENGAT (RIAUPOS.CO) – Bersempena ulang tahun Korem ke 63, Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung SAP programkan ketahanan pangan dengan luas lahan 1.000 hektare. Di mana luasan lahan tersebut tersebar di kabupaten dan kota se Riau.
Di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), program ketahanan pangan tersebut dimulai di Desa Tanjung Sari Kecamatan Kuala Cenaku dengan luas lahan 8 hektare. Program ketahanan pangan tersebut ditandai dengan penamaan bibit padi perdana pada Senin (18/4/2022).
Pada acara penanaman padi perdana ini, Bupati Inhu diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Paino SP, Dandim 0302/Inhu, Letkol Kav Dani Prasetyo Wibowo S.Sos didampingi istri, Ny Nurul Dani Prasetyo Wibowo, Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso SIK MSi. Selain itu juga hadir sejumlah kepala OPD di antaranya, Kadiskominfo Jawalter Situmorang MPd, Plt Kadisnakkan Bonayus Pariza, Kepada KPBD Ergusfian S.Sos, Camat Kuala Cenaku Muhendra S.Sos MPA.
Dandim 0302/Inhu Letkol Kav Dani Prasetyo Wibowo S.Sos usai mendengarkan pengarahan Gubernur Riau H Syamsuar didampingi Danrem 031/Wirabima dan Waka Polda secara virtual, mengatakan bahwa, untuk program ketahanan pangan lebih kepada pemanfaatan lahan-lahan tidur atau non produktif.
"Jajaran Kodim 0302 Inhu untuk program ketahanan pangan dalam rangka mendukung pemerintah daerah dalam menggalakkan petani agar tidak alih fungsi lahan," ujar Dandim 0302/Inhu, Letkol Kav Dani Prasetyo Wibowo S.Sos.
Alih fungsi lahan itu pada umumnya, sebut Dandim, yakni kepada tanaman kelapa sawit. Apalagi saat ini harga tanda buah sawit cukup menjanjikan dan menggiurkan.
Untuk itu dengan menghidupkan kembali kelompok tani dan mengoptimalkan lahan yang ada, agar hasil panen dapat menutup keperluan perekonomian masyarakat.
"Di Inhu ada dua lokasi yakni di Kecamatan Kuala Cenaku dan Kecamatan Rakit Kulim," terangnya.
Laporan: Raja Kasmedi (Rengat)
Editor: E Sulaiman

