Jumat, 9 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Tentara India Diminta Hapus Aplikasi Cina

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pihak Angkatan Darat India telah meminta personelnya untuk menghapus 89 aplikasi dari telepon pintar mereka. Dari jajaran aplikasi yang diwajibkan untuk dihapus terdapat nama-nama aplikasi Cina seperti TikTok sampai game PUBG Mobile.

Selain itu, aplikasi termasuk Facebook, Truecaller dan Instagram juga diminta untuk segera enyah dari smartphone para tentara India. Hal ini terkait dengan isi keamanan dan upaya untuk menutup kebocoran informasi.

Dilansir dari kantor berita ANI via FinancialExpress, Kamis (16/7), informasi tersebut dikabarkan mengutip langsung dari sumber Angkatan Darat India. Personel Angkatan Darat India juga telah diminta untuk menghapus aplikasi kencan seperti Tinder, Couch Surfing bersama dengan aplikasi berita seperti Daily Hunt dalam instruksi yang dikeluarkan baru-baru ini.

Baca Juga:  Menyedihkan... Pengantin Wanita Meninggal saat Pesta Pernikahan

Berita pembatasan penggunaan aplikasi ini oleh personel Angkatan Darat India datang beberapa hari setelah pemerintah India melarang 59 aplikasi Cina termasuk TikTok, UC News, dan CamScanner.

Daftar aplikasi yang menurut laporan diminta oleh personel militer India untuk dihapus dari ponsel pintar mereka dibagi menjadi beberapa kategori seperti platform pengiriman pesan (Kik, Viber, Hike, dan lainnya), hosting video (TikTok, Likee, dan lainnya), berbagi konten (Shareit, Xender dan lainnya), browser web (UC Browser dan UC Browser Mini), video dan streaming langsung (BigoLive, Zoom dan lainnya), dan aplikasi utilitas (CamScanner, Truecaller, dan lainnya).

Ada juga aplikasi game yang dilarang (PUBG, Mobile Legends, dan lainnya), e-commerce (AliExpress dan lainnya), aplikasi kencan (Tinder dan lain-lain), antivirus (Keamanan 360), aplikasi berita (Perburuan Harian dan lainnya), aplikasi gaya hidup (POPXO), aplikasi musik (Hongaria dan lainnya), dan blog (Reddit dan lainnya).

Baca Juga:  Kerja ASN Lebih Fleksibel, Seminggu Bisa 4 Hari

Facebook adalah salah satu nama terbesar dalam daftar. Begitu juga aplikasi seperti Instagram dan Zoom. Perhatian utama langkah pemerintah untuk melarang 59 aplikasi Cina adalah pengumpulan data pengguna dan pengiriman data tanpa izin ke lokasi di luar India.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pihak Angkatan Darat India telah meminta personelnya untuk menghapus 89 aplikasi dari telepon pintar mereka. Dari jajaran aplikasi yang diwajibkan untuk dihapus terdapat nama-nama aplikasi Cina seperti TikTok sampai game PUBG Mobile.

Selain itu, aplikasi termasuk Facebook, Truecaller dan Instagram juga diminta untuk segera enyah dari smartphone para tentara India. Hal ini terkait dengan isi keamanan dan upaya untuk menutup kebocoran informasi.

Dilansir dari kantor berita ANI via FinancialExpress, Kamis (16/7), informasi tersebut dikabarkan mengutip langsung dari sumber Angkatan Darat India. Personel Angkatan Darat India juga telah diminta untuk menghapus aplikasi kencan seperti Tinder, Couch Surfing bersama dengan aplikasi berita seperti Daily Hunt dalam instruksi yang dikeluarkan baru-baru ini.

Baca Juga:  Kecepatan Dipantau Speed Gun, Pengendara Ditilang di Tol Permai

Berita pembatasan penggunaan aplikasi ini oleh personel Angkatan Darat India datang beberapa hari setelah pemerintah India melarang 59 aplikasi Cina termasuk TikTok, UC News, dan CamScanner.

Daftar aplikasi yang menurut laporan diminta oleh personel militer India untuk dihapus dari ponsel pintar mereka dibagi menjadi beberapa kategori seperti platform pengiriman pesan (Kik, Viber, Hike, dan lainnya), hosting video (TikTok, Likee, dan lainnya), berbagi konten (Shareit, Xender dan lainnya), browser web (UC Browser dan UC Browser Mini), video dan streaming langsung (BigoLive, Zoom dan lainnya), dan aplikasi utilitas (CamScanner, Truecaller, dan lainnya).

- Advertisement -

Ada juga aplikasi game yang dilarang (PUBG, Mobile Legends, dan lainnya), e-commerce (AliExpress dan lainnya), aplikasi kencan (Tinder dan lain-lain), antivirus (Keamanan 360), aplikasi berita (Perburuan Harian dan lainnya), aplikasi gaya hidup (POPXO), aplikasi musik (Hongaria dan lainnya), dan blog (Reddit dan lainnya).

Baca Juga:  Kapolres Rohil Berikan Penghargaan untuk Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Balam

Facebook adalah salah satu nama terbesar dalam daftar. Begitu juga aplikasi seperti Instagram dan Zoom. Perhatian utama langkah pemerintah untuk melarang 59 aplikasi Cina adalah pengumpulan data pengguna dan pengiriman data tanpa izin ke lokasi di luar India.

- Advertisement -

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pihak Angkatan Darat India telah meminta personelnya untuk menghapus 89 aplikasi dari telepon pintar mereka. Dari jajaran aplikasi yang diwajibkan untuk dihapus terdapat nama-nama aplikasi Cina seperti TikTok sampai game PUBG Mobile.

Selain itu, aplikasi termasuk Facebook, Truecaller dan Instagram juga diminta untuk segera enyah dari smartphone para tentara India. Hal ini terkait dengan isi keamanan dan upaya untuk menutup kebocoran informasi.

Dilansir dari kantor berita ANI via FinancialExpress, Kamis (16/7), informasi tersebut dikabarkan mengutip langsung dari sumber Angkatan Darat India. Personel Angkatan Darat India juga telah diminta untuk menghapus aplikasi kencan seperti Tinder, Couch Surfing bersama dengan aplikasi berita seperti Daily Hunt dalam instruksi yang dikeluarkan baru-baru ini.

Baca Juga:  Wamenkes Prediksi Puncak Gelombang Covid-19 Terlampaui Pekan Ini

Berita pembatasan penggunaan aplikasi ini oleh personel Angkatan Darat India datang beberapa hari setelah pemerintah India melarang 59 aplikasi Cina termasuk TikTok, UC News, dan CamScanner.

Daftar aplikasi yang menurut laporan diminta oleh personel militer India untuk dihapus dari ponsel pintar mereka dibagi menjadi beberapa kategori seperti platform pengiriman pesan (Kik, Viber, Hike, dan lainnya), hosting video (TikTok, Likee, dan lainnya), berbagi konten (Shareit, Xender dan lainnya), browser web (UC Browser dan UC Browser Mini), video dan streaming langsung (BigoLive, Zoom dan lainnya), dan aplikasi utilitas (CamScanner, Truecaller, dan lainnya).

Ada juga aplikasi game yang dilarang (PUBG, Mobile Legends, dan lainnya), e-commerce (AliExpress dan lainnya), aplikasi kencan (Tinder dan lain-lain), antivirus (Keamanan 360), aplikasi berita (Perburuan Harian dan lainnya), aplikasi gaya hidup (POPXO), aplikasi musik (Hongaria dan lainnya), dan blog (Reddit dan lainnya).

Baca Juga:  Dituding Rendahkan Ojol, Ini Jawaban Iis Dahlia

Facebook adalah salah satu nama terbesar dalam daftar. Begitu juga aplikasi seperti Instagram dan Zoom. Perhatian utama langkah pemerintah untuk melarang 59 aplikasi Cina adalah pengumpulan data pengguna dan pengiriman data tanpa izin ke lokasi di luar India.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari