Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Janji DPRD Teruskan Aspirasi ke Presiden Tutup Aksi Demo Hari Ke-3

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aksi unjuk rasa yang digelar Cipayung Plus Riau di DPRD Riau berakhir, Jumat (9/10/2020). Itu setelah perwakilan DPRD Riau yang terdiri dari Wakil Ketua Hardianto, Ketua Fraksi Demokrat Agung Nugroho dan Sekretaris Fraksi PAN Ade Hartati menemui masa aksi di luar Gedung DPRD Riau.

Saat itu, massa sempat membacakan tuntutan kepada wakil rakyat tersebut. Diantaranya menolak UU Cipta Kerja, mendesak Presiden menerbitkan peraturan pengganti Undang-undang hingga menempuh gerakan konstitusional dengan jalur judicial riview ke MK.

Menanggapi tuntutan itu, Hardianto langsung menerima berkas tuntutan yang disampaikan massa aksi. Ia kemudian juga sempat menunjukkan draft surat yang ditujukan kepada Presiden RI berisi penyampaian aspirasi masyarakat selama tiga hari ini.

Baca Juga:  Tak Ada yang Mau Bantu Muslim Rohingya

"Ini di tangan saya sudah ada draft surat yang ditujukan kepada Presiden RI. Dimana surat ini berisi seluruh aspirasi masyarakat, tidak hanya mahasiswa namun juga buruh se-Riau yang menolak UU Omnibus Law," sebut Hardianto.

Massa kemudian meminta agar Hardianto membacakan isi dari draft surat tersebut melalui pengeras suara. Setelah dibacakan, Hardianto kemudian meminta agar massa segera membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

"Aspirasi telah kami terima. Jam sudah menunjukan pukul 18.00 WIB lebih. Sekarang saatnya adik-adik pulang ke rumah masing-masing," sebut Hardianto.

Imbauan itupun diikuti oleh peserta aksi. Dengan tertib, mereka pulang dengan kendaraan masing-masing. Hingga pukul 18.40 WIB situasi di Gedung DPRD Riau sudah sepi. Terlihat petugas penjagaan tengah siap-siap untuk membubarkan diri.

Baca Juga:  Anak dari Keluarga Harmonis Lebih Pandai Matematika

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aksi unjuk rasa yang digelar Cipayung Plus Riau di DPRD Riau berakhir, Jumat (9/10/2020). Itu setelah perwakilan DPRD Riau yang terdiri dari Wakil Ketua Hardianto, Ketua Fraksi Demokrat Agung Nugroho dan Sekretaris Fraksi PAN Ade Hartati menemui masa aksi di luar Gedung DPRD Riau.

Saat itu, massa sempat membacakan tuntutan kepada wakil rakyat tersebut. Diantaranya menolak UU Cipta Kerja, mendesak Presiden menerbitkan peraturan pengganti Undang-undang hingga menempuh gerakan konstitusional dengan jalur judicial riview ke MK.

Menanggapi tuntutan itu, Hardianto langsung menerima berkas tuntutan yang disampaikan massa aksi. Ia kemudian juga sempat menunjukkan draft surat yang ditujukan kepada Presiden RI berisi penyampaian aspirasi masyarakat selama tiga hari ini.

Baca Juga:  Daftar Nasdem, Sekda Lawan Petahana?

"Ini di tangan saya sudah ada draft surat yang ditujukan kepada Presiden RI. Dimana surat ini berisi seluruh aspirasi masyarakat, tidak hanya mahasiswa namun juga buruh se-Riau yang menolak UU Omnibus Law," sebut Hardianto.

Massa kemudian meminta agar Hardianto membacakan isi dari draft surat tersebut melalui pengeras suara. Setelah dibacakan, Hardianto kemudian meminta agar massa segera membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

"Aspirasi telah kami terima. Jam sudah menunjukan pukul 18.00 WIB lebih. Sekarang saatnya adik-adik pulang ke rumah masing-masing," sebut Hardianto.

Imbauan itupun diikuti oleh peserta aksi. Dengan tertib, mereka pulang dengan kendaraan masing-masing. Hingga pukul 18.40 WIB situasi di Gedung DPRD Riau sudah sepi. Terlihat petugas penjagaan tengah siap-siap untuk membubarkan diri.

Baca Juga:  Kebakaran Lapas, Diduga Ada Unsur Pidana

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Janji DPRD Teruskan Aspirasi ke Presiden Tutup Aksi Demo Hari Ke-3

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aksi unjuk rasa yang digelar Cipayung Plus Riau di DPRD Riau berakhir, Jumat (9/10/2020). Itu setelah perwakilan DPRD Riau yang terdiri dari Wakil Ketua Hardianto, Ketua Fraksi Demokrat Agung Nugroho dan Sekretaris Fraksi PAN Ade Hartati menemui masa aksi di luar Gedung DPRD Riau.

Saat itu, massa sempat membacakan tuntutan kepada wakil rakyat tersebut. Diantaranya menolak UU Cipta Kerja, mendesak Presiden menerbitkan peraturan pengganti Undang-undang hingga menempuh gerakan konstitusional dengan jalur judicial riview ke MK.

Menanggapi tuntutan itu, Hardianto langsung menerima berkas tuntutan yang disampaikan massa aksi. Ia kemudian juga sempat menunjukkan draft surat yang ditujukan kepada Presiden RI berisi penyampaian aspirasi masyarakat selama tiga hari ini.

Baca Juga:  Komisi III DPR Minta Kapolri Transparan soal TKI Asal Cina di Sulawesi Tenggara

"Ini di tangan saya sudah ada draft surat yang ditujukan kepada Presiden RI. Dimana surat ini berisi seluruh aspirasi masyarakat, tidak hanya mahasiswa namun juga buruh se-Riau yang menolak UU Omnibus Law," sebut Hardianto.

Massa kemudian meminta agar Hardianto membacakan isi dari draft surat tersebut melalui pengeras suara. Setelah dibacakan, Hardianto kemudian meminta agar massa segera membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

"Aspirasi telah kami terima. Jam sudah menunjukan pukul 18.00 WIB lebih. Sekarang saatnya adik-adik pulang ke rumah masing-masing," sebut Hardianto.

Imbauan itupun diikuti oleh peserta aksi. Dengan tertib, mereka pulang dengan kendaraan masing-masing. Hingga pukul 18.40 WIB situasi di Gedung DPRD Riau sudah sepi. Terlihat petugas penjagaan tengah siap-siap untuk membubarkan diri.

Baca Juga:  Daftar Nasdem, Sekda Lawan Petahana?

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aksi unjuk rasa yang digelar Cipayung Plus Riau di DPRD Riau berakhir, Jumat (9/10/2020). Itu setelah perwakilan DPRD Riau yang terdiri dari Wakil Ketua Hardianto, Ketua Fraksi Demokrat Agung Nugroho dan Sekretaris Fraksi PAN Ade Hartati menemui masa aksi di luar Gedung DPRD Riau.

Saat itu, massa sempat membacakan tuntutan kepada wakil rakyat tersebut. Diantaranya menolak UU Cipta Kerja, mendesak Presiden menerbitkan peraturan pengganti Undang-undang hingga menempuh gerakan konstitusional dengan jalur judicial riview ke MK.

Menanggapi tuntutan itu, Hardianto langsung menerima berkas tuntutan yang disampaikan massa aksi. Ia kemudian juga sempat menunjukkan draft surat yang ditujukan kepada Presiden RI berisi penyampaian aspirasi masyarakat selama tiga hari ini.

Baca Juga:  Pembangunan Siak Tumbuh Pesat

"Ini di tangan saya sudah ada draft surat yang ditujukan kepada Presiden RI. Dimana surat ini berisi seluruh aspirasi masyarakat, tidak hanya mahasiswa namun juga buruh se-Riau yang menolak UU Omnibus Law," sebut Hardianto.

Massa kemudian meminta agar Hardianto membacakan isi dari draft surat tersebut melalui pengeras suara. Setelah dibacakan, Hardianto kemudian meminta agar massa segera membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

"Aspirasi telah kami terima. Jam sudah menunjukan pukul 18.00 WIB lebih. Sekarang saatnya adik-adik pulang ke rumah masing-masing," sebut Hardianto.

Imbauan itupun diikuti oleh peserta aksi. Dengan tertib, mereka pulang dengan kendaraan masing-masing. Hingga pukul 18.40 WIB situasi di Gedung DPRD Riau sudah sepi. Terlihat petugas penjagaan tengah siap-siap untuk membubarkan diri.

Baca Juga:  Kebakaran Lapas, Diduga Ada Unsur Pidana

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari