Senin, 7 April 2025
spot_img

Terbakar, 41 Napi Lapas Kelas I Tangerang Meninggal

TANGERANG (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 41 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Provinsi Banten meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.45.

“41 orang meninggal dunia, delapan orang dirawat di RSUD dan sembilan dirawat di klinik,” kata Kepala Bagian Humas Kemenkumham Tubagus Erif Faturahman.

Dia mengatakan, khusus pihak keluarga warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas I Tangerang dapat mencari informasi atau menghubungi crisis centre di nomor 081213726370

“Ini hanya untuk melayani pihak keluarga,” ujar Tubagus.

Dari informasi yang didapati, diketahui peristiwa kebakaran tersebut terjadi di salah satu blok hunian lapas. Api baru berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 03.15.

Baca Juga:  Siaga Jelang Api Membara

Diketahui blok Chandiri Nengga 2 diisi oleh 122 narapidana. Kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik.

Terpisah Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Reynhard Silitonga menuturkan, Lapas Kelas I Tangerang terdapat tujuh blok. Per blok ada sembilan kamar

“Yang terbakar ini adalah blok C2. Di situ ada aula dan sembilan kamar. Kalau blok lain jauh, karena masing-masing blok itu jauh. Jadi di blok ini diduga terjadi awal hubungan pendek,” papar Reynhard.

Meskipun telah menduga adanya korsleting listrik di Blok C2, saat ini pihak lapas bersama aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mengenai insiden kebakaran. 

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Erwan Sani

Baca Juga:  Pengacara: Nicholas Sean dan Ayu Thalia Hanya Teman Biasa

TANGERANG (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 41 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Provinsi Banten meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.45.

“41 orang meninggal dunia, delapan orang dirawat di RSUD dan sembilan dirawat di klinik,” kata Kepala Bagian Humas Kemenkumham Tubagus Erif Faturahman.

Dia mengatakan, khusus pihak keluarga warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas I Tangerang dapat mencari informasi atau menghubungi crisis centre di nomor 081213726370

“Ini hanya untuk melayani pihak keluarga,” ujar Tubagus.

Dari informasi yang didapati, diketahui peristiwa kebakaran tersebut terjadi di salah satu blok hunian lapas. Api baru berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 03.15.

Baca Juga:  Siaga Jelang Api Membara

Diketahui blok Chandiri Nengga 2 diisi oleh 122 narapidana. Kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik.

Terpisah Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Reynhard Silitonga menuturkan, Lapas Kelas I Tangerang terdapat tujuh blok. Per blok ada sembilan kamar

“Yang terbakar ini adalah blok C2. Di situ ada aula dan sembilan kamar. Kalau blok lain jauh, karena masing-masing blok itu jauh. Jadi di blok ini diduga terjadi awal hubungan pendek,” papar Reynhard.

Meskipun telah menduga adanya korsleting listrik di Blok C2, saat ini pihak lapas bersama aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mengenai insiden kebakaran. 

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Erwan Sani

Baca Juga:  Pemkab Tetap Programkan Jamkesda
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Terbakar, 41 Napi Lapas Kelas I Tangerang Meninggal

TANGERANG (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 41 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Provinsi Banten meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.45.

“41 orang meninggal dunia, delapan orang dirawat di RSUD dan sembilan dirawat di klinik,” kata Kepala Bagian Humas Kemenkumham Tubagus Erif Faturahman.

Dia mengatakan, khusus pihak keluarga warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas I Tangerang dapat mencari informasi atau menghubungi crisis centre di nomor 081213726370

“Ini hanya untuk melayani pihak keluarga,” ujar Tubagus.

Dari informasi yang didapati, diketahui peristiwa kebakaran tersebut terjadi di salah satu blok hunian lapas. Api baru berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 03.15.

Baca Juga:  Sudah Merasa Tua, Dewi Perssik Tak Mau Romantis dengan Pasangan

Diketahui blok Chandiri Nengga 2 diisi oleh 122 narapidana. Kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik.

Terpisah Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Reynhard Silitonga menuturkan, Lapas Kelas I Tangerang terdapat tujuh blok. Per blok ada sembilan kamar

“Yang terbakar ini adalah blok C2. Di situ ada aula dan sembilan kamar. Kalau blok lain jauh, karena masing-masing blok itu jauh. Jadi di blok ini diduga terjadi awal hubungan pendek,” papar Reynhard.

Meskipun telah menduga adanya korsleting listrik di Blok C2, saat ini pihak lapas bersama aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mengenai insiden kebakaran. 

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Erwan Sani

Baca Juga:  Menko Airlangga: Transformasi Digital dan Prestasi Bidang Olahraga Harus Sejalan

TANGERANG (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 41 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Provinsi Banten meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.45.

“41 orang meninggal dunia, delapan orang dirawat di RSUD dan sembilan dirawat di klinik,” kata Kepala Bagian Humas Kemenkumham Tubagus Erif Faturahman.

Dia mengatakan, khusus pihak keluarga warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas I Tangerang dapat mencari informasi atau menghubungi crisis centre di nomor 081213726370

“Ini hanya untuk melayani pihak keluarga,” ujar Tubagus.

Dari informasi yang didapati, diketahui peristiwa kebakaran tersebut terjadi di salah satu blok hunian lapas. Api baru berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 03.15.

Baca Juga:  Pemkab Tetap Programkan Jamkesda

Diketahui blok Chandiri Nengga 2 diisi oleh 122 narapidana. Kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik.

Terpisah Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Reynhard Silitonga menuturkan, Lapas Kelas I Tangerang terdapat tujuh blok. Per blok ada sembilan kamar

“Yang terbakar ini adalah blok C2. Di situ ada aula dan sembilan kamar. Kalau blok lain jauh, karena masing-masing blok itu jauh. Jadi di blok ini diduga terjadi awal hubungan pendek,” papar Reynhard.

Meskipun telah menduga adanya korsleting listrik di Blok C2, saat ini pihak lapas bersama aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mengenai insiden kebakaran. 

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Erwan Sani

Baca Juga:  Lepas Purna Tugas 13 Alumni Akpol 1991
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari