Senin, 7 April 2025
spot_img

Wako Firdaus Berharap BPR Pekanbaru Bantu Ekonomi UMKM

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) –  Ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 tentu makin berat. Makanya, diperlukan bantuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat yang tersendat akibat pandemi ini.

"Kami berharap BPR Pekanbaru turut serta dalam membantu menggerakkan ekonomi masyarakat ini," ujar Wali Kota Pekanbaru Firdaus.

Hal itu disampaikannya saat perayaan hari jadi ke-14 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pekanbaru/Bank Pekanbaru, Jumat (23/7/2021). Perayaan sederhana itu dihadiri Komut BPR Pekanbaru Mus Alimin, Dirut Akhmad Fauzi Lindung, Direktur Albadri, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, serta beberapa pejabat Pemko Pekanbaru. Acara berlangsung sederhana.

Wali Kota menyebut bahwa sejak jadi wali kota hampir sepuluh tahun, jika membicarakan BPR Pekanbaru selalu yang ada adalah masalah dan utang. Baru tahun lalu tidak lagi masalah utang, melainkan sudah keuntungan. Tahun ini pun demikian, yang dibicarakan adalah keuntungan dan proyeksi BPR Pekanbaru ke depan. Termasuk perannya dalam mengangkat ekonomi masyarakat yang saat ini terpuruk akibat pandemi.

Baca Juga:  Pameran di SKA, Honda Banyak Promo

"Jadi kita harapkan BPR Pekanbaru berperan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Firdaus.

Komisaris Utama (Komut) BPR Pekanbaru Mus Alimin berharap bank ini lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas. Jika makin dikenal masyarakat lebih luas, maka kepercayaan tentu juga makin didapat. Dia berharap jajaran direksi dapat memaksimalkan lagi penyaluran kredit dan melakukan pencarian nasabah lebih intensif.

"Kalau perputaran dana maksimal, maka BPR Pekanbaru akan lebih dikenal masyakarat," ujar Mus Alimin yang juga Kabag Ekonomi Setko Pekanbaru ini.

Dirut BPR Pekanbaru Akhmad Fauzi Lindung menyebut, pihaknya akan berusaha lebih dekat ke masyarakat. Dia berharap bisa memberi manfaat lebih besar lagi bagi masyarakat Pekanbaru. Akan dibuat program agar BPR Pekanbaru lebih dikenal. Misalnya sudah dimulai dengan kredit bakulan dengan nominal maksimal Rp5 juta, tanpa agunan. Jangka waktunya tiga bulan.

Baca Juga:  Miring, Tiang Rambu Bahayakan Pengendara

"Sudah jalan misalnya pada jajanan buka puasa di Tugu Keris dan pedagang di WR Supratman/Ronggo Warsito. Responnya cukup baik," ujar Akhmad.

Sejauh ini, kinerja BPR Pekanbaru memang meningkat dari hari ke hari. Aset terus meningkat. Pertumbuhan aset terjadi, yakni Rp31 miliar pada 2020 dan menjadi Rp44 miliar pada 2021. Pertumbuhan (Outstanding/OS) kredit juga meningkat dari Rp19,4 miliar pada 2020 menjadi Rp27,4 miliar pada 2021. NPL atau kredit macet per Juni hanya 1,34 persen atau kategori sehat. Laba juga  tumbuh dari Rp168 juta pada 2020 menjadi Rp186 juta pada 2021. Adapun dana pihak ketiga (DPK) per Juni naik dari Rp26,13 miliar pada 2020 menjadi Rp37,67 pada 2021.

Laporan: M Amin (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) –  Ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 tentu makin berat. Makanya, diperlukan bantuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat yang tersendat akibat pandemi ini.

"Kami berharap BPR Pekanbaru turut serta dalam membantu menggerakkan ekonomi masyarakat ini," ujar Wali Kota Pekanbaru Firdaus.

Hal itu disampaikannya saat perayaan hari jadi ke-14 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pekanbaru/Bank Pekanbaru, Jumat (23/7/2021). Perayaan sederhana itu dihadiri Komut BPR Pekanbaru Mus Alimin, Dirut Akhmad Fauzi Lindung, Direktur Albadri, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, serta beberapa pejabat Pemko Pekanbaru. Acara berlangsung sederhana.

Wali Kota menyebut bahwa sejak jadi wali kota hampir sepuluh tahun, jika membicarakan BPR Pekanbaru selalu yang ada adalah masalah dan utang. Baru tahun lalu tidak lagi masalah utang, melainkan sudah keuntungan. Tahun ini pun demikian, yang dibicarakan adalah keuntungan dan proyeksi BPR Pekanbaru ke depan. Termasuk perannya dalam mengangkat ekonomi masyarakat yang saat ini terpuruk akibat pandemi.

Baca Juga:  Alih Fungsi SDN 1 Jadi Pasar, Pemko Diminta Jangan Terburu-buru

"Jadi kita harapkan BPR Pekanbaru berperan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Firdaus.

Komisaris Utama (Komut) BPR Pekanbaru Mus Alimin berharap bank ini lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas. Jika makin dikenal masyarakat lebih luas, maka kepercayaan tentu juga makin didapat. Dia berharap jajaran direksi dapat memaksimalkan lagi penyaluran kredit dan melakukan pencarian nasabah lebih intensif.

"Kalau perputaran dana maksimal, maka BPR Pekanbaru akan lebih dikenal masyakarat," ujar Mus Alimin yang juga Kabag Ekonomi Setko Pekanbaru ini.

Dirut BPR Pekanbaru Akhmad Fauzi Lindung menyebut, pihaknya akan berusaha lebih dekat ke masyarakat. Dia berharap bisa memberi manfaat lebih besar lagi bagi masyarakat Pekanbaru. Akan dibuat program agar BPR Pekanbaru lebih dikenal. Misalnya sudah dimulai dengan kredit bakulan dengan nominal maksimal Rp5 juta, tanpa agunan. Jangka waktunya tiga bulan.

Baca Juga:  Warga Diimbau Tak Ragu Divaksin

"Sudah jalan misalnya pada jajanan buka puasa di Tugu Keris dan pedagang di WR Supratman/Ronggo Warsito. Responnya cukup baik," ujar Akhmad.

Sejauh ini, kinerja BPR Pekanbaru memang meningkat dari hari ke hari. Aset terus meningkat. Pertumbuhan aset terjadi, yakni Rp31 miliar pada 2020 dan menjadi Rp44 miliar pada 2021. Pertumbuhan (Outstanding/OS) kredit juga meningkat dari Rp19,4 miliar pada 2020 menjadi Rp27,4 miliar pada 2021. NPL atau kredit macet per Juni hanya 1,34 persen atau kategori sehat. Laba juga  tumbuh dari Rp168 juta pada 2020 menjadi Rp186 juta pada 2021. Adapun dana pihak ketiga (DPK) per Juni naik dari Rp26,13 miliar pada 2020 menjadi Rp37,67 pada 2021.

Laporan: M Amin (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Wako Firdaus Berharap BPR Pekanbaru Bantu Ekonomi UMKM

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) –  Ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 tentu makin berat. Makanya, diperlukan bantuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat yang tersendat akibat pandemi ini.

"Kami berharap BPR Pekanbaru turut serta dalam membantu menggerakkan ekonomi masyarakat ini," ujar Wali Kota Pekanbaru Firdaus.

Hal itu disampaikannya saat perayaan hari jadi ke-14 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pekanbaru/Bank Pekanbaru, Jumat (23/7/2021). Perayaan sederhana itu dihadiri Komut BPR Pekanbaru Mus Alimin, Dirut Akhmad Fauzi Lindung, Direktur Albadri, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, serta beberapa pejabat Pemko Pekanbaru. Acara berlangsung sederhana.

Wali Kota menyebut bahwa sejak jadi wali kota hampir sepuluh tahun, jika membicarakan BPR Pekanbaru selalu yang ada adalah masalah dan utang. Baru tahun lalu tidak lagi masalah utang, melainkan sudah keuntungan. Tahun ini pun demikian, yang dibicarakan adalah keuntungan dan proyeksi BPR Pekanbaru ke depan. Termasuk perannya dalam mengangkat ekonomi masyarakat yang saat ini terpuruk akibat pandemi.

Baca Juga:  Ajak Masyarakat Gowes di Lingkungan Labersa

"Jadi kita harapkan BPR Pekanbaru berperan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Firdaus.

Komisaris Utama (Komut) BPR Pekanbaru Mus Alimin berharap bank ini lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas. Jika makin dikenal masyarakat lebih luas, maka kepercayaan tentu juga makin didapat. Dia berharap jajaran direksi dapat memaksimalkan lagi penyaluran kredit dan melakukan pencarian nasabah lebih intensif.

"Kalau perputaran dana maksimal, maka BPR Pekanbaru akan lebih dikenal masyakarat," ujar Mus Alimin yang juga Kabag Ekonomi Setko Pekanbaru ini.

Dirut BPR Pekanbaru Akhmad Fauzi Lindung menyebut, pihaknya akan berusaha lebih dekat ke masyarakat. Dia berharap bisa memberi manfaat lebih besar lagi bagi masyarakat Pekanbaru. Akan dibuat program agar BPR Pekanbaru lebih dikenal. Misalnya sudah dimulai dengan kredit bakulan dengan nominal maksimal Rp5 juta, tanpa agunan. Jangka waktunya tiga bulan.

Baca Juga:  Perangi Narkoba, BNNP Riau Bersama BUMN Bersinergi

"Sudah jalan misalnya pada jajanan buka puasa di Tugu Keris dan pedagang di WR Supratman/Ronggo Warsito. Responnya cukup baik," ujar Akhmad.

Sejauh ini, kinerja BPR Pekanbaru memang meningkat dari hari ke hari. Aset terus meningkat. Pertumbuhan aset terjadi, yakni Rp31 miliar pada 2020 dan menjadi Rp44 miliar pada 2021. Pertumbuhan (Outstanding/OS) kredit juga meningkat dari Rp19,4 miliar pada 2020 menjadi Rp27,4 miliar pada 2021. NPL atau kredit macet per Juni hanya 1,34 persen atau kategori sehat. Laba juga  tumbuh dari Rp168 juta pada 2020 menjadi Rp186 juta pada 2021. Adapun dana pihak ketiga (DPK) per Juni naik dari Rp26,13 miliar pada 2020 menjadi Rp37,67 pada 2021.

Laporan: M Amin (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) –  Ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 tentu makin berat. Makanya, diperlukan bantuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat yang tersendat akibat pandemi ini.

"Kami berharap BPR Pekanbaru turut serta dalam membantu menggerakkan ekonomi masyarakat ini," ujar Wali Kota Pekanbaru Firdaus.

Hal itu disampaikannya saat perayaan hari jadi ke-14 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pekanbaru/Bank Pekanbaru, Jumat (23/7/2021). Perayaan sederhana itu dihadiri Komut BPR Pekanbaru Mus Alimin, Dirut Akhmad Fauzi Lindung, Direktur Albadri, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, serta beberapa pejabat Pemko Pekanbaru. Acara berlangsung sederhana.

Wali Kota menyebut bahwa sejak jadi wali kota hampir sepuluh tahun, jika membicarakan BPR Pekanbaru selalu yang ada adalah masalah dan utang. Baru tahun lalu tidak lagi masalah utang, melainkan sudah keuntungan. Tahun ini pun demikian, yang dibicarakan adalah keuntungan dan proyeksi BPR Pekanbaru ke depan. Termasuk perannya dalam mengangkat ekonomi masyarakat yang saat ini terpuruk akibat pandemi.

Baca Juga:  Keluarga Bisa Jemput Jamaah di Kantor Kemenag

"Jadi kita harapkan BPR Pekanbaru berperan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Firdaus.

Komisaris Utama (Komut) BPR Pekanbaru Mus Alimin berharap bank ini lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas. Jika makin dikenal masyarakat lebih luas, maka kepercayaan tentu juga makin didapat. Dia berharap jajaran direksi dapat memaksimalkan lagi penyaluran kredit dan melakukan pencarian nasabah lebih intensif.

"Kalau perputaran dana maksimal, maka BPR Pekanbaru akan lebih dikenal masyakarat," ujar Mus Alimin yang juga Kabag Ekonomi Setko Pekanbaru ini.

Dirut BPR Pekanbaru Akhmad Fauzi Lindung menyebut, pihaknya akan berusaha lebih dekat ke masyarakat. Dia berharap bisa memberi manfaat lebih besar lagi bagi masyarakat Pekanbaru. Akan dibuat program agar BPR Pekanbaru lebih dikenal. Misalnya sudah dimulai dengan kredit bakulan dengan nominal maksimal Rp5 juta, tanpa agunan. Jangka waktunya tiga bulan.

Baca Juga:  Alih Fungsi SDN 1 Jadi Pasar, Pemko Diminta Jangan Terburu-buru

"Sudah jalan misalnya pada jajanan buka puasa di Tugu Keris dan pedagang di WR Supratman/Ronggo Warsito. Responnya cukup baik," ujar Akhmad.

Sejauh ini, kinerja BPR Pekanbaru memang meningkat dari hari ke hari. Aset terus meningkat. Pertumbuhan aset terjadi, yakni Rp31 miliar pada 2020 dan menjadi Rp44 miliar pada 2021. Pertumbuhan (Outstanding/OS) kredit juga meningkat dari Rp19,4 miliar pada 2020 menjadi Rp27,4 miliar pada 2021. NPL atau kredit macet per Juni hanya 1,34 persen atau kategori sehat. Laba juga  tumbuh dari Rp168 juta pada 2020 menjadi Rp186 juta pada 2021. Adapun dana pihak ketiga (DPK) per Juni naik dari Rp26,13 miliar pada 2020 menjadi Rp37,67 pada 2021.

Laporan: M Amin (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari