Sabtu, 12 September 2026
- Advertisement -

Hiasi Parsel dengan Dinding Tulisan Kaligrafi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejak pandemi Covid-19 melanda dua tahun lalu, bisnis penjualan parsel mengalami penurunan. Namun tahun ini, penjualan parsel kembali meningkat.

Eva salah seorang pembuat sekaligus pemilik parsel di Jalan Tuanku Tambusai mengatakan, pandemi Covid-19 membuat penjualan parsel di tokonya menurun drastis. Tetapi Idulfitri tahun ini mengalami peningkatan hingga 20 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

"Berbagai parsel yang telah dibuat mulai dengan isian makanan ringan, perpaduan barang pecah belah hingga perpaduan makanan ringan hiasan dinding kaligrafi," ujar Eva, Kamis (21/4).

Ia menuturkan, untuk membuat satu buah parsel hanya perlu waktu 30 menit hingga 60 menit. Dalam sehari Eva dibantu dengan empat orang pekerjanya mampu membuat 30 parsel dengan berbagai motif.

Baca Juga:  Wartawan Riau Pos Juara II LKTJ RFB

"Harga yang ditawarkan berbeda-beda, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp2 juta," sebutnya sambil menambahkan, biasanya pembeli yang berburu parsel mulai terasa ramai itu satu pekan sebelum Lebaran.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejak pandemi Covid-19 melanda dua tahun lalu, bisnis penjualan parsel mengalami penurunan. Namun tahun ini, penjualan parsel kembali meningkat.

Eva salah seorang pembuat sekaligus pemilik parsel di Jalan Tuanku Tambusai mengatakan, pandemi Covid-19 membuat penjualan parsel di tokonya menurun drastis. Tetapi Idulfitri tahun ini mengalami peningkatan hingga 20 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

"Berbagai parsel yang telah dibuat mulai dengan isian makanan ringan, perpaduan barang pecah belah hingga perpaduan makanan ringan hiasan dinding kaligrafi," ujar Eva, Kamis (21/4).

Ia menuturkan, untuk membuat satu buah parsel hanya perlu waktu 30 menit hingga 60 menit. Dalam sehari Eva dibantu dengan empat orang pekerjanya mampu membuat 30 parsel dengan berbagai motif.

Baca Juga:  300 Pedagang Sekitar STC Segera Direlokasi

"Harga yang ditawarkan berbeda-beda, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp2 juta," sebutnya sambil menambahkan, biasanya pembeli yang berburu parsel mulai terasa ramai itu satu pekan sebelum Lebaran.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejak pandemi Covid-19 melanda dua tahun lalu, bisnis penjualan parsel mengalami penurunan. Namun tahun ini, penjualan parsel kembali meningkat.

Eva salah seorang pembuat sekaligus pemilik parsel di Jalan Tuanku Tambusai mengatakan, pandemi Covid-19 membuat penjualan parsel di tokonya menurun drastis. Tetapi Idulfitri tahun ini mengalami peningkatan hingga 20 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

"Berbagai parsel yang telah dibuat mulai dengan isian makanan ringan, perpaduan barang pecah belah hingga perpaduan makanan ringan hiasan dinding kaligrafi," ujar Eva, Kamis (21/4).

Ia menuturkan, untuk membuat satu buah parsel hanya perlu waktu 30 menit hingga 60 menit. Dalam sehari Eva dibantu dengan empat orang pekerjanya mampu membuat 30 parsel dengan berbagai motif.

Baca Juga:  Mercedes Benz Bantu SMKN 1 Bangkinang

"Harga yang ditawarkan berbeda-beda, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp2 juta," sebutnya sambil menambahkan, biasanya pembeli yang berburu parsel mulai terasa ramai itu satu pekan sebelum Lebaran.(dof)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari