Senin, 7 April 2025
spot_img

Puluhan Masyarakat dan Ormas Islam Datangi Karaoke Koro-Koro Chromatic

PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tampan Tolak Maksiat (FMTTM) mendatangi karaoke Koro-Koro Chromatic di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Jumat (20/3/2020) siang.
 
Forum masyarakat ini terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan jamaah meminta peryataan sikap dan dukungan dari Camat Tampan Dra Hj Liswarti.
 
Pasalnya, masyarakat menolak keras keberadaan karaoke tersebut karena sangat berdekatan dengan tempat ibadah dan sekolah.
 
"Kami menolak keberadaan Koro-Koro Chromatic. Kami berharap agar Koro-Koro Chromatic ini bisa ditutup. Apalagi keberadaan karaoke tidak ada izin RT/RW, tokoh masyarakat dan tokoh ulama,” tegas Ketua FMTTM, Darwinsyah, Jumat (20/3).
 
Darwinsyah mengakui bahwa Koro-Koro Chromatic memang belum beroperasi, tetapi pihaknya mencegah agar jangan beroperasi.  Untuk itu FMTTM melakukan aksi penolakan. 
 
"Memang belum beroperasi, tetapi kami mencegah agar jangan beroperasi. Makanya kami melakukan aksi protes," terangnya.
 
Laporan: Dofi Iskandar
Editor: Deslina
Baca Juga:  1.026 Kendaraan Terjaring Razia
PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tampan Tolak Maksiat (FMTTM) mendatangi karaoke Koro-Koro Chromatic di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Jumat (20/3/2020) siang.
 
Forum masyarakat ini terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan jamaah meminta peryataan sikap dan dukungan dari Camat Tampan Dra Hj Liswarti.
 
Pasalnya, masyarakat menolak keras keberadaan karaoke tersebut karena sangat berdekatan dengan tempat ibadah dan sekolah.
 
"Kami menolak keberadaan Koro-Koro Chromatic. Kami berharap agar Koro-Koro Chromatic ini bisa ditutup. Apalagi keberadaan karaoke tidak ada izin RT/RW, tokoh masyarakat dan tokoh ulama,” tegas Ketua FMTTM, Darwinsyah, Jumat (20/3).
 
Darwinsyah mengakui bahwa Koro-Koro Chromatic memang belum beroperasi, tetapi pihaknya mencegah agar jangan beroperasi.  Untuk itu FMTTM melakukan aksi penolakan. 
 
"Memang belum beroperasi, tetapi kami mencegah agar jangan beroperasi. Makanya kami melakukan aksi protes," terangnya.
 
Laporan: Dofi Iskandar
Editor: Deslina
Baca Juga:  Keluarga Pasien Laporkan Diskes ke Polda
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Puluhan Masyarakat dan Ormas Islam Datangi Karaoke Koro-Koro Chromatic

PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tampan Tolak Maksiat (FMTTM) mendatangi karaoke Koro-Koro Chromatic di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Jumat (20/3/2020) siang.
 
Forum masyarakat ini terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan jamaah meminta peryataan sikap dan dukungan dari Camat Tampan Dra Hj Liswarti.
 
Pasalnya, masyarakat menolak keras keberadaan karaoke tersebut karena sangat berdekatan dengan tempat ibadah dan sekolah.
 
"Kami menolak keberadaan Koro-Koro Chromatic. Kami berharap agar Koro-Koro Chromatic ini bisa ditutup. Apalagi keberadaan karaoke tidak ada izin RT/RW, tokoh masyarakat dan tokoh ulama,” tegas Ketua FMTTM, Darwinsyah, Jumat (20/3).
 
Darwinsyah mengakui bahwa Koro-Koro Chromatic memang belum beroperasi, tetapi pihaknya mencegah agar jangan beroperasi.  Untuk itu FMTTM melakukan aksi penolakan. 
 
"Memang belum beroperasi, tetapi kami mencegah agar jangan beroperasi. Makanya kami melakukan aksi protes," terangnya.
 
Laporan: Dofi Iskandar
Editor: Deslina
Baca Juga:  PSBB Mulai 17 April, Pemko Lakukan Sosialisasi
PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tampan Tolak Maksiat (FMTTM) mendatangi karaoke Koro-Koro Chromatic di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Jumat (20/3/2020) siang.
 
Forum masyarakat ini terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan jamaah meminta peryataan sikap dan dukungan dari Camat Tampan Dra Hj Liswarti.
 
Pasalnya, masyarakat menolak keras keberadaan karaoke tersebut karena sangat berdekatan dengan tempat ibadah dan sekolah.
 
"Kami menolak keberadaan Koro-Koro Chromatic. Kami berharap agar Koro-Koro Chromatic ini bisa ditutup. Apalagi keberadaan karaoke tidak ada izin RT/RW, tokoh masyarakat dan tokoh ulama,” tegas Ketua FMTTM, Darwinsyah, Jumat (20/3).
 
Darwinsyah mengakui bahwa Koro-Koro Chromatic memang belum beroperasi, tetapi pihaknya mencegah agar jangan beroperasi.  Untuk itu FMTTM melakukan aksi penolakan. 
 
"Memang belum beroperasi, tetapi kami mencegah agar jangan beroperasi. Makanya kami melakukan aksi protes," terangnya.
 
Laporan: Dofi Iskandar
Editor: Deslina
Baca Juga:  1.026 Kendaraan Terjaring Razia
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari