PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) mulai menata ulang kabel-kabel fiber optik (FO) yang semrawut di berbagai ruas jalan. Penataan dilakukan Selasa (8/11) di beberapa titik yang dinilai paling krodit.
Pelaksana Harian Sekretaris Kota (Plh Sekko) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia berjalan kaki menyusuri titik-titik yang dipenuhi kabel menggantung untuk memastikan proses perapian berjalan sesuai rencana.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus penataan meliputi Jalan Rambutan, Jalan Inpres, Jalan Pahlawan Kerja, dan Jalan Flora di Sukajadi.
“Ini memang kewajiban kita. Menata infrastruktur kota harus mengutamakan kemanfaatan, estetika, kenyamanan, dan terutama keselamatan masyarakat,” ujar Ingot.
Sebelumnya, penataan kabel ini didorong oleh sejumlah insiden yang dialami warga, seperti tersangkut kabel saat melintas maupun terganggu saat berkendara. Masalah tersebut membuat Pemko Pekanbaru mengumpulkan Apjatel dan OPD terkait untuk mencarikan solusi bersama.
“Setelah berdiskusi, kita sepakat memulai perapiannya hari ini,” jelas Ingot.(ilo)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) mulai menata ulang kabel-kabel fiber optik (FO) yang semrawut di berbagai ruas jalan. Penataan dilakukan Selasa (8/11) di beberapa titik yang dinilai paling krodit.
Pelaksana Harian Sekretaris Kota (Plh Sekko) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia berjalan kaki menyusuri titik-titik yang dipenuhi kabel menggantung untuk memastikan proses perapian berjalan sesuai rencana.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus penataan meliputi Jalan Rambutan, Jalan Inpres, Jalan Pahlawan Kerja, dan Jalan Flora di Sukajadi.
“Ini memang kewajiban kita. Menata infrastruktur kota harus mengutamakan kemanfaatan, estetika, kenyamanan, dan terutama keselamatan masyarakat,” ujar Ingot.
Sebelumnya, penataan kabel ini didorong oleh sejumlah insiden yang dialami warga, seperti tersangkut kabel saat melintas maupun terganggu saat berkendara. Masalah tersebut membuat Pemko Pekanbaru mengumpulkan Apjatel dan OPD terkait untuk mencarikan solusi bersama.
“Setelah berdiskusi, kita sepakat memulai perapiannya hari ini,” jelas Ingot.(ilo)