Jumat, 29 Agustus 2025
spot_img

Society 5.0, Era Masyarakat Super Cerdas Kolaboratif

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) kembali memunculkan guru besar baru. Kali ini dari bidang ilmu pendidikan kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof Dr Maria Erna SSi MSi. Dalam pidato guru besarnya, Rabu (16/3), Prof Maria memperkenalkan society 5.0. Hal itu menurutnya akan lahir dari perubahan yang menyebabkan pergeseran paradigma kemasyarakatan.

Menurutnya, society 5.0 akan menciptakan masyarakat super cerdas yang dilengkapi dengan ideologi pemecahan masalah. Pada era itu menurutnya akan terjadi penciptaan nilai, beragam kemampuan, desentralisasi, ketahanan dan pembangunan berkelanjutan. Dalam pidatonya, Erna menawarkan solusi untuk mendukung perubahan masyarakat yang demikian. "Society 5.0 adalah masyarakat super cerdas dengan keunggulan kognitif yang akan bekerja secara kooperatif dan kolaboratif.

Baca Juga:  342,94 Ton Bantuan Beras PPKM Mulai Disalurkan

Karenanya, diperlukan pengembangan masyarakat visioner, super cerdas, yang akan dilengkapi dengan versi baru education dan educator 5.0,"kata Erna.

Education dan educator 5.0 ini merupakan solusi dalam menjawab tantangan society 5.0. Dengan mencermati evolusi dalam sistem pendidikan, maka education 5.0 akan dipersonalisasi dengan tujuan untuk meningkatkan proses belajar dan mempersiapkan peserta didik untuk bertahan dan menghadapi tantangan di masa depan. Peserta didik dipersiapkan dengan keterampilan yang diperkaya, menciptakan secara berkelanjutan nilai dan layanan baru untuk memberi manfaat dan keseimbangan masyarakat.

"Untuk mendidik peserta didik dengan keterampilan dan peningkatan terbaru standar pemikiran mereka, education 5.0 ini akan dilakukan oleh educator 5.0 yang mampu menstimulasi dan menerapkan kecerdasan dan proses pemikiran manusia di komputer yang bekerja secara kolaboratif, antara lingkungan dengan manusia,"lanjut Erna dalam pidato yang disampaikannya dalam sidang senat tersebut. Proses pemikiran manusia di komputer yang bekerja secara  kolaboratif, antara lingkungan dengan manusia selanjutnya disebut Erna sebagai

Baca Juga:  Masjid Nurul Yaqin Turut Bantu Dua Masjid Lain untuk Santunan

cobots atau collaborative robots. Cobots ini, menurutnya, yang akan memperkaya proses pembelajaran pada konsep society 5.0.(end)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) kembali memunculkan guru besar baru. Kali ini dari bidang ilmu pendidikan kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof Dr Maria Erna SSi MSi. Dalam pidato guru besarnya, Rabu (16/3), Prof Maria memperkenalkan society 5.0. Hal itu menurutnya akan lahir dari perubahan yang menyebabkan pergeseran paradigma kemasyarakatan.

Menurutnya, society 5.0 akan menciptakan masyarakat super cerdas yang dilengkapi dengan ideologi pemecahan masalah. Pada era itu menurutnya akan terjadi penciptaan nilai, beragam kemampuan, desentralisasi, ketahanan dan pembangunan berkelanjutan. Dalam pidatonya, Erna menawarkan solusi untuk mendukung perubahan masyarakat yang demikian. "Society 5.0 adalah masyarakat super cerdas dengan keunggulan kognitif yang akan bekerja secara kooperatif dan kolaboratif.

Baca Juga:  Sabu 1 Kg tanpa Pemilik Dimusnahkan 

Karenanya, diperlukan pengembangan masyarakat visioner, super cerdas, yang akan dilengkapi dengan versi baru education dan educator 5.0,"kata Erna.

Education dan educator 5.0 ini merupakan solusi dalam menjawab tantangan society 5.0. Dengan mencermati evolusi dalam sistem pendidikan, maka education 5.0 akan dipersonalisasi dengan tujuan untuk meningkatkan proses belajar dan mempersiapkan peserta didik untuk bertahan dan menghadapi tantangan di masa depan. Peserta didik dipersiapkan dengan keterampilan yang diperkaya, menciptakan secara berkelanjutan nilai dan layanan baru untuk memberi manfaat dan keseimbangan masyarakat.

"Untuk mendidik peserta didik dengan keterampilan dan peningkatan terbaru standar pemikiran mereka, education 5.0 ini akan dilakukan oleh educator 5.0 yang mampu menstimulasi dan menerapkan kecerdasan dan proses pemikiran manusia di komputer yang bekerja secara kolaboratif, antara lingkungan dengan manusia,"lanjut Erna dalam pidato yang disampaikannya dalam sidang senat tersebut. Proses pemikiran manusia di komputer yang bekerja secara  kolaboratif, antara lingkungan dengan manusia selanjutnya disebut Erna sebagai

- Advertisement -
Baca Juga:  Kejati Riau Buka Opsi Jemput Paksa 

cobots atau collaborative robots. Cobots ini, menurutnya, yang akan memperkaya proses pembelajaran pada konsep society 5.0.(end)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) kembali memunculkan guru besar baru. Kali ini dari bidang ilmu pendidikan kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof Dr Maria Erna SSi MSi. Dalam pidato guru besarnya, Rabu (16/3), Prof Maria memperkenalkan society 5.0. Hal itu menurutnya akan lahir dari perubahan yang menyebabkan pergeseran paradigma kemasyarakatan.

Menurutnya, society 5.0 akan menciptakan masyarakat super cerdas yang dilengkapi dengan ideologi pemecahan masalah. Pada era itu menurutnya akan terjadi penciptaan nilai, beragam kemampuan, desentralisasi, ketahanan dan pembangunan berkelanjutan. Dalam pidatonya, Erna menawarkan solusi untuk mendukung perubahan masyarakat yang demikian. "Society 5.0 adalah masyarakat super cerdas dengan keunggulan kognitif yang akan bekerja secara kooperatif dan kolaboratif.

Baca Juga:  Volunter Greenpeace Aksi Penguin

Karenanya, diperlukan pengembangan masyarakat visioner, super cerdas, yang akan dilengkapi dengan versi baru education dan educator 5.0,"kata Erna.

Education dan educator 5.0 ini merupakan solusi dalam menjawab tantangan society 5.0. Dengan mencermati evolusi dalam sistem pendidikan, maka education 5.0 akan dipersonalisasi dengan tujuan untuk meningkatkan proses belajar dan mempersiapkan peserta didik untuk bertahan dan menghadapi tantangan di masa depan. Peserta didik dipersiapkan dengan keterampilan yang diperkaya, menciptakan secara berkelanjutan nilai dan layanan baru untuk memberi manfaat dan keseimbangan masyarakat.

"Untuk mendidik peserta didik dengan keterampilan dan peningkatan terbaru standar pemikiran mereka, education 5.0 ini akan dilakukan oleh educator 5.0 yang mampu menstimulasi dan menerapkan kecerdasan dan proses pemikiran manusia di komputer yang bekerja secara kolaboratif, antara lingkungan dengan manusia,"lanjut Erna dalam pidato yang disampaikannya dalam sidang senat tersebut. Proses pemikiran manusia di komputer yang bekerja secara  kolaboratif, antara lingkungan dengan manusia selanjutnya disebut Erna sebagai

Baca Juga:  Pelican Crossing Belum Maksimal

cobots atau collaborative robots. Cobots ini, menurutnya, yang akan memperkaya proses pembelajaran pada konsep society 5.0.(end)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari