Rabu, 17 April 2024

Baru Dua SMP Negeri Kota Pekanbaru Ajukan Permintaan Dana BOS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meski masih menum­pang di sekolah induknya, dua SMP negeri baru di Kota Pekanbaru telah mengajukan untuk mendapatkan dana bantuan operasi sekolah (BOS). Dua SMPN tersebut yakni SMPN 50 dan SMP 51 Pekanbaru.

Kedua sekolah tersebut telah menerima siswa baru angkatan pertama pada PPDB tahun 2023 lalu. Tersebab, bagunan fisiknya belum dilengkapi mobiler, sehingga anak didiknya menumpang di SMPN 47 dan SMPN 6 Pekanbaru. Kedua sekolah tersebut dipilih karena keberadaannya lebih dekat dengan posisi sekolah baru.

- Advertisement -

“Kalau sekolah baru ya gak dapat, tunggu setahun dua tahun baru bisa dapat dana BOS. Jadi status pelajarnya saat ini pelajar di sekolah yang menumpang. Artinya bisa diajukan untuk mendapatkan dana tersebut,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru Dr H Abdul Jamal MPd, Senin (12/2).

Baca Juga:  Pj Wako Harap Harga Sembako Tidak Melejit

Dana bantuan pemerintah pusat tersebut diperentukan bagi peserta didik SD dan SMP. Untuk satu peserta didik tingkat SMP mendapatkan bantuan sebesar Rp1,1 juta per siswa, per tahunnya.

Dikatakan Abdul Jamal, peserta didik angkatan pertama di dua sekolah baru tersebut segera menempati gedung sekolah sendiri. Targetnya pada Juni atau Juli tepat pada PPDB tahun 2024 ini.

- Advertisement -

“Bangunan dua SMP difungsikan tahun ini, saat PPDB bulan Juli,” tambahnya.

Sebelumnya, Abdul Jamal menyebutkan peserta didik baru akan dipindahkan menempati kedua sekolah, ketika fasilitas kedua sekolah telah terpenuhi. Setelah bangunan sekolah berdiri, selanjutnya mengisi dengan perlengkapan di dalam ruang sekolah seperti kursi, meja, papan tulis dan sebagainya atau mobilernya.

Baca Juga:  Program Air Minum Gratis Sasar 22 Kelurahan

“Sebelum tahun ajaran baru tahun depan, pengadaan mobilernya itu untuk kursi, mejanya. Baru bisa difungsikan, targetnya Juli tahun depan pas tahun ajaran baru,” ucapnya.

Adapun untuk SMP Negeri 51 ada di Jalan Pesisir, di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, dengan pagu anggaran sebesar Rp5.941.974.784 dari APBD Kota Pekanbaru tahun 2023. Fisik bangunan sekolah dibangun bertingkat dua.

Sedangkan SMPN 50 dibangun berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kompleks Perumahan Damai Langgeng, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani. Pagu anggaran sebesar Rp6.418.245.790 dari APBD Pemko Pekanbaru tahun 2023.(lim)

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meski masih menum­pang di sekolah induknya, dua SMP negeri baru di Kota Pekanbaru telah mengajukan untuk mendapatkan dana bantuan operasi sekolah (BOS). Dua SMPN tersebut yakni SMPN 50 dan SMP 51 Pekanbaru.

Kedua sekolah tersebut telah menerima siswa baru angkatan pertama pada PPDB tahun 2023 lalu. Tersebab, bagunan fisiknya belum dilengkapi mobiler, sehingga anak didiknya menumpang di SMPN 47 dan SMPN 6 Pekanbaru. Kedua sekolah tersebut dipilih karena keberadaannya lebih dekat dengan posisi sekolah baru.

“Kalau sekolah baru ya gak dapat, tunggu setahun dua tahun baru bisa dapat dana BOS. Jadi status pelajarnya saat ini pelajar di sekolah yang menumpang. Artinya bisa diajukan untuk mendapatkan dana tersebut,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru Dr H Abdul Jamal MPd, Senin (12/2).

Baca Juga:  20 CCTV Dipasang Pantau Juru Parkir

Dana bantuan pemerintah pusat tersebut diperentukan bagi peserta didik SD dan SMP. Untuk satu peserta didik tingkat SMP mendapatkan bantuan sebesar Rp1,1 juta per siswa, per tahunnya.

Dikatakan Abdul Jamal, peserta didik angkatan pertama di dua sekolah baru tersebut segera menempati gedung sekolah sendiri. Targetnya pada Juni atau Juli tepat pada PPDB tahun 2024 ini.

“Bangunan dua SMP difungsikan tahun ini, saat PPDB bulan Juli,” tambahnya.

Sebelumnya, Abdul Jamal menyebutkan peserta didik baru akan dipindahkan menempati kedua sekolah, ketika fasilitas kedua sekolah telah terpenuhi. Setelah bangunan sekolah berdiri, selanjutnya mengisi dengan perlengkapan di dalam ruang sekolah seperti kursi, meja, papan tulis dan sebagainya atau mobilernya.

Baca Juga:  Kadis Damkar Sampaikan Permintaan Maaf

“Sebelum tahun ajaran baru tahun depan, pengadaan mobilernya itu untuk kursi, mejanya. Baru bisa difungsikan, targetnya Juli tahun depan pas tahun ajaran baru,” ucapnya.

Adapun untuk SMP Negeri 51 ada di Jalan Pesisir, di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, dengan pagu anggaran sebesar Rp5.941.974.784 dari APBD Kota Pekanbaru tahun 2023. Fisik bangunan sekolah dibangun bertingkat dua.

Sedangkan SMPN 50 dibangun berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kompleks Perumahan Damai Langgeng, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani. Pagu anggaran sebesar Rp6.418.245.790 dari APBD Pemko Pekanbaru tahun 2023.(lim)

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru

Berita Lainnya

spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari