Minggu, 6 April 2025
spot_img

Saksi Bisu Sejarah Kota Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Berada di kawasan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, terdapat wisata Rumah Yahya yang kini digunakan sebagai lokasi rumah tenun kelompok UMKM masyarakat sekitar. Rumah ini milik H Yahya dan istri Zainap beserta kelima anak-anaknya.

Di masa perjuangan saat Indonesia merintis kemerdekaan, rumah dengan nuansa kuning, merah bata dan hijau ini banyak memiliki peranan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan RI.

Saat Riau Pos mendatangai lokasi ini, langsung disambut ramah oleh Rohaya yang merupakan anggota kelompok Rumah Tenun Kampung Bandar. ‘’Sudah lama sekali tempat ini digunakan untuk menenun,’’ ucapnya.

Saat menaiki tangga, pengunjung dapat mengetahui segala informasi mengenai Rumah Yahya yang dulu milik tauke getah karet hingga dijadikan gudang logistik dan dapur umum di masa awal perang kemerdekaan.

Baca Juga:  PLTG Tenayan Beroperasi 2021

Kini rumah itu dialihfungsikan untuk kegiatan menenun ibu-ibu sekitar. Saat memasuki rumah, pengunjung dapat melihat pemandangan Sungai Siak.(*1)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Berada di kawasan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, terdapat wisata Rumah Yahya yang kini digunakan sebagai lokasi rumah tenun kelompok UMKM masyarakat sekitar. Rumah ini milik H Yahya dan istri Zainap beserta kelima anak-anaknya.

Di masa perjuangan saat Indonesia merintis kemerdekaan, rumah dengan nuansa kuning, merah bata dan hijau ini banyak memiliki peranan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan RI.

Saat Riau Pos mendatangai lokasi ini, langsung disambut ramah oleh Rohaya yang merupakan anggota kelompok Rumah Tenun Kampung Bandar. ‘’Sudah lama sekali tempat ini digunakan untuk menenun,’’ ucapnya.

Saat menaiki tangga, pengunjung dapat mengetahui segala informasi mengenai Rumah Yahya yang dulu milik tauke getah karet hingga dijadikan gudang logistik dan dapur umum di masa awal perang kemerdekaan.

Baca Juga:  Tak Miliki Kesadaran, Warga Buang Sampah di Jalan Inpres

Kini rumah itu dialihfungsikan untuk kegiatan menenun ibu-ibu sekitar. Saat memasuki rumah, pengunjung dapat melihat pemandangan Sungai Siak.(*1)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Saksi Bisu Sejarah Kota Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Berada di kawasan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, terdapat wisata Rumah Yahya yang kini digunakan sebagai lokasi rumah tenun kelompok UMKM masyarakat sekitar. Rumah ini milik H Yahya dan istri Zainap beserta kelima anak-anaknya.

Di masa perjuangan saat Indonesia merintis kemerdekaan, rumah dengan nuansa kuning, merah bata dan hijau ini banyak memiliki peranan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan RI.

Saat Riau Pos mendatangai lokasi ini, langsung disambut ramah oleh Rohaya yang merupakan anggota kelompok Rumah Tenun Kampung Bandar. ‘’Sudah lama sekali tempat ini digunakan untuk menenun,’’ ucapnya.

Saat menaiki tangga, pengunjung dapat mengetahui segala informasi mengenai Rumah Yahya yang dulu milik tauke getah karet hingga dijadikan gudang logistik dan dapur umum di masa awal perang kemerdekaan.

Baca Juga:  Banyak Lahan Alih Fungsi Jadi Perumahan

Kini rumah itu dialihfungsikan untuk kegiatan menenun ibu-ibu sekitar. Saat memasuki rumah, pengunjung dapat melihat pemandangan Sungai Siak.(*1)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Berada di kawasan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, terdapat wisata Rumah Yahya yang kini digunakan sebagai lokasi rumah tenun kelompok UMKM masyarakat sekitar. Rumah ini milik H Yahya dan istri Zainap beserta kelima anak-anaknya.

Di masa perjuangan saat Indonesia merintis kemerdekaan, rumah dengan nuansa kuning, merah bata dan hijau ini banyak memiliki peranan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan RI.

Saat Riau Pos mendatangai lokasi ini, langsung disambut ramah oleh Rohaya yang merupakan anggota kelompok Rumah Tenun Kampung Bandar. ‘’Sudah lama sekali tempat ini digunakan untuk menenun,’’ ucapnya.

Saat menaiki tangga, pengunjung dapat mengetahui segala informasi mengenai Rumah Yahya yang dulu milik tauke getah karet hingga dijadikan gudang logistik dan dapur umum di masa awal perang kemerdekaan.

Baca Juga:  Banyak Lahan Alih Fungsi Jadi Perumahan

Kini rumah itu dialihfungsikan untuk kegiatan menenun ibu-ibu sekitar. Saat memasuki rumah, pengunjung dapat melihat pemandangan Sungai Siak.(*1)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari