Jumat, 6 Maret 2026
- Advertisement -

THL RSD Madani Tak Jadi Diberhentikan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani bisa bernafas lega. Di tengah kekhawatiran akan diberhentikan, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan komitmennya, bahwa tidak ada satu pun dari mereka yang akan kehilangan pekerjaan.

”Saya pastikan tidak ada pemberhentian. Kecuali mereka yang memang memilih mundur sendiri,” ujar Wako, Selasa (5/8).

Pernyataan itu menjadi angin segar bagi sekitar 275 THL yang sebelumnya cemas setelah dinyatakan tidak masuk dalam database resmi kepegawaian nasional (BKN). Namun alih-alih dirumahkan, mereka akan direlokasi ke organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang masih membutuhkan tambahan tenaga.

Menurut Agung, kebijakan ini tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut nasib dan kesejahteraan warga. Memberhentikan para THL dinilai justru akan menambah angka pengangguran di Kota Pekanbaru dan berpotensi berdampak pada ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Ia menyebutkan bahwa masih banyak unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang kekurangan tenaga, seperti Satpol PP, kelurahan, kecamatan, dan pengatur lalu-lintas. Para THL dari RSD Madani akan dipindahkan ke tempat-tempat tersebut agar tetap dapat berkontribusi dalam pelayanan publik.

Langkah relokasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki manajemen dan citra RSD Madani. Jumlah THL yang mencapai 300-an orang di rumah sakit tersebut membuat pemerintah memutuskan agar penataan dilakukan dengan lebih efektif.

”Saat ini tinggal menunggu kesiapan mereka untuk bekerja di tempat baru. Surat penempatan segera kami siapkan,” jelas Wako.

Bagi para THL, keputusan ini membawa kelegaan. Setelah masa ketidakpastian, kini mereka bisa kembali tenang menyambut hari esok. Bagi Pemerintah Kota Pekanbaru, langkah ini mencerminkan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup warganya sekaligus tetap menjaga jalannya roda pemerintahan.(yls)

Baca Juga:  29 Pelaku Usaha Ditegur

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru






Reporter: Joko Susilo

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani bisa bernafas lega. Di tengah kekhawatiran akan diberhentikan, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan komitmennya, bahwa tidak ada satu pun dari mereka yang akan kehilangan pekerjaan.

”Saya pastikan tidak ada pemberhentian. Kecuali mereka yang memang memilih mundur sendiri,” ujar Wako, Selasa (5/8).

Pernyataan itu menjadi angin segar bagi sekitar 275 THL yang sebelumnya cemas setelah dinyatakan tidak masuk dalam database resmi kepegawaian nasional (BKN). Namun alih-alih dirumahkan, mereka akan direlokasi ke organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang masih membutuhkan tambahan tenaga.

Menurut Agung, kebijakan ini tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut nasib dan kesejahteraan warga. Memberhentikan para THL dinilai justru akan menambah angka pengangguran di Kota Pekanbaru dan berpotensi berdampak pada ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Simpang Jalan Pandan-Sudirman, Satu Tewas Satu Kritis

Ia menyebutkan bahwa masih banyak unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang kekurangan tenaga, seperti Satpol PP, kelurahan, kecamatan, dan pengatur lalu-lintas. Para THL dari RSD Madani akan dipindahkan ke tempat-tempat tersebut agar tetap dapat berkontribusi dalam pelayanan publik.

- Advertisement -

Langkah relokasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki manajemen dan citra RSD Madani. Jumlah THL yang mencapai 300-an orang di rumah sakit tersebut membuat pemerintah memutuskan agar penataan dilakukan dengan lebih efektif.

”Saat ini tinggal menunggu kesiapan mereka untuk bekerja di tempat baru. Surat penempatan segera kami siapkan,” jelas Wako.

- Advertisement -

Bagi para THL, keputusan ini membawa kelegaan. Setelah masa ketidakpastian, kini mereka bisa kembali tenang menyambut hari esok. Bagi Pemerintah Kota Pekanbaru, langkah ini mencerminkan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup warganya sekaligus tetap menjaga jalannya roda pemerintahan.(yls)

Baca Juga:  Petugas Kebersihan Diapresiasi, Targetkan Raih Adipura

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru






Reporter: Joko Susilo
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani bisa bernafas lega. Di tengah kekhawatiran akan diberhentikan, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan komitmennya, bahwa tidak ada satu pun dari mereka yang akan kehilangan pekerjaan.

”Saya pastikan tidak ada pemberhentian. Kecuali mereka yang memang memilih mundur sendiri,” ujar Wako, Selasa (5/8).

Pernyataan itu menjadi angin segar bagi sekitar 275 THL yang sebelumnya cemas setelah dinyatakan tidak masuk dalam database resmi kepegawaian nasional (BKN). Namun alih-alih dirumahkan, mereka akan direlokasi ke organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang masih membutuhkan tambahan tenaga.

Menurut Agung, kebijakan ini tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut nasib dan kesejahteraan warga. Memberhentikan para THL dinilai justru akan menambah angka pengangguran di Kota Pekanbaru dan berpotensi berdampak pada ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  36 Pejabat Dilantik, Wako Evaluasi per Enam Bulan

Ia menyebutkan bahwa masih banyak unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang kekurangan tenaga, seperti Satpol PP, kelurahan, kecamatan, dan pengatur lalu-lintas. Para THL dari RSD Madani akan dipindahkan ke tempat-tempat tersebut agar tetap dapat berkontribusi dalam pelayanan publik.

Langkah relokasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki manajemen dan citra RSD Madani. Jumlah THL yang mencapai 300-an orang di rumah sakit tersebut membuat pemerintah memutuskan agar penataan dilakukan dengan lebih efektif.

”Saat ini tinggal menunggu kesiapan mereka untuk bekerja di tempat baru. Surat penempatan segera kami siapkan,” jelas Wako.

Bagi para THL, keputusan ini membawa kelegaan. Setelah masa ketidakpastian, kini mereka bisa kembali tenang menyambut hari esok. Bagi Pemerintah Kota Pekanbaru, langkah ini mencerminkan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup warganya sekaligus tetap menjaga jalannya roda pemerintahan.(yls)

Baca Juga:  Sosialisasi di SMK Inovasi, Z Face 2020 Ajak Gen Z Gali Potensi Diri

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru






Reporter: Joko Susilo

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari