PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana berbeda tampak dalam rapat konsolidasi Pemerintah Kota Pekanbaru kali ini. Para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hadir tidak sendiri, melainkan didampingi istri masing-masing.
Para istri terlihat mengenakan beragam pakaian, mulai dari seragam TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pekanbaru, hingga busana bebas rapi. Rapat tersebut dipimpin langsung Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang juga hadir bersama istri, Sulastri Agung, selaku Ketua TP PKK Pekanbaru.
Turut hadir Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar beserta istri, serta Penjabat Sekretaris Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut bersama istri. Para asisten, kepala OPD, aparatur sipil negara (ASN), serta PPPK di lingkungan Pemko Pekanbaru juga mengikuti rapat tersebut.
Dalam arahannya, Wali Kota Agung Nugroho menegaskan komitmennya untuk membawa Pemerintah Kota Pekanbaru menjadi lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia meminta setiap kepala OPD memaparkan program kerja dan langkah strategis secara singkat dan padat.
“Kita ingin Pemerintah Kota Pekanbaru lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Saya minta paparan masing-masing kepala OPD sekitar tiga menit saja,” ujarnya.
Menurut Wako, paparan singkat tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran jelas terkait program yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026.
Selain itu, Wako juga menekankan pentingnya kerja sama dan regulasi yang jelas dalam penyerapan tenaga kerja lokal. Hal ini seiring pesatnya pertumbuhan sektor ritel, perusahaan, serta masuknya berbagai investasi di Kota Pekanbaru.
“Saya minta ada kerja sama dan pengaturan yang jelas, bagaimana melibatkan anak-anak Pekanbaru agar bisa bekerja. Penyerapan tenaga kerja lokal harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Terkait kehadiran para istri dalam rapat, Wako menjelaskan hal tersebut bertujuan agar keluarga memahami besarnya tanggung jawab yang diemban para kepala OPD dalam pembangunan Kota Pekanbaru.
Rapat konsolidasi yang dikoordinatori Pj Sekretaris Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut itu berlangsung santai, namun tetap fokus pada substansi pembahasan.
“Rapat ini kita buat santai saja. Terima kasih untuk semuanya,” tutup Wako.(ilo)


