Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Budidaya Ikan Masih Menjanjikan

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Usaha peningkatan perekonomian masyarakat melalui sektor budidaya ikan air tawar di wilayah Kota Dumai ternyata dinilai masih menjanjikan. Mengingat budidaya ikan air tawar ini masih menjanjikan sehingga dibentuk Forum Komunikasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Fokdakan) Kota Dumai.

Wali Kota Dumai H Paisal kepada awak media, Senin (23/9) menjelaskan, keberadaan Fokdakan ini sangat penting dalam mengoptimalkan potensi di sektor perikanan air tawar. Dimana, kegiatan budidaya ikan air tawar sangat bermanfaat bagi masyarakat lantaran mampu meningkatkan pendapatan ekonomi dan lapangan pekerjaan serta dapat dijadikan kawasan destinasi wisata.

”Dan kita melihat, potensi di sektor perikanan air tawar ini masih menjanjikan untuk dikembangkan di wilayah Kota Dumai ini,” kata Paisal.

Baca Juga:  Peringatan Harganas di Dumai Diikuti 350 Peserta

Untuk kegiatan budidaya ikan air tawar pertahunnya mampu menghasilkan sekitar 200 ton per tahun. Sedangkan budidaya udang vaname mampu menghasilkan sekitar 9,3 ton per tahun.

Mengingat potensi di sektor budidaya ikan air ini cukup menjanjikan, gilirannya dibentuk 47 kelompok pembudidaya ikan air tawar di Kota Dumai yang berasal dari tujuh kecamatan. Kelompok pembudidaya ikan air tawar dan Fokdakan ini telah dikukuhkan di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung.

”Kita menilai hasil tahun ini dinilai cukup baik. Dengan adanya kelompok pembudidaya dan Fokdakan ini, diharapkan produksi budidaya ikan air tawar di Dumai bisa lebih meningkat lagi,” kata Paisal.(ade)

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Baca Juga:  Dispetarung Dumai Sosialisasi PP Nomor 39 Tahun 2023

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Usaha peningkatan perekonomian masyarakat melalui sektor budidaya ikan air tawar di wilayah Kota Dumai ternyata dinilai masih menjanjikan. Mengingat budidaya ikan air tawar ini masih menjanjikan sehingga dibentuk Forum Komunikasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Fokdakan) Kota Dumai.

Wali Kota Dumai H Paisal kepada awak media, Senin (23/9) menjelaskan, keberadaan Fokdakan ini sangat penting dalam mengoptimalkan potensi di sektor perikanan air tawar. Dimana, kegiatan budidaya ikan air tawar sangat bermanfaat bagi masyarakat lantaran mampu meningkatkan pendapatan ekonomi dan lapangan pekerjaan serta dapat dijadikan kawasan destinasi wisata.

”Dan kita melihat, potensi di sektor perikanan air tawar ini masih menjanjikan untuk dikembangkan di wilayah Kota Dumai ini,” kata Paisal.

Baca Juga:  Program Transisi PAUD ke SD Disosialisasikan

Untuk kegiatan budidaya ikan air tawar pertahunnya mampu menghasilkan sekitar 200 ton per tahun. Sedangkan budidaya udang vaname mampu menghasilkan sekitar 9,3 ton per tahun.

Mengingat potensi di sektor budidaya ikan air ini cukup menjanjikan, gilirannya dibentuk 47 kelompok pembudidaya ikan air tawar di Kota Dumai yang berasal dari tujuh kecamatan. Kelompok pembudidaya ikan air tawar dan Fokdakan ini telah dikukuhkan di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung.

”Kita menilai hasil tahun ini dinilai cukup baik. Dengan adanya kelompok pembudidaya dan Fokdakan ini, diharapkan produksi budidaya ikan air tawar di Dumai bisa lebih meningkat lagi,” kata Paisal.(ade)

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Baca Juga:  Peringatan Harganas di Dumai Diikuti 350 Peserta
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Budidaya Ikan Masih Menjanjikan

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Usaha peningkatan perekonomian masyarakat melalui sektor budidaya ikan air tawar di wilayah Kota Dumai ternyata dinilai masih menjanjikan. Mengingat budidaya ikan air tawar ini masih menjanjikan sehingga dibentuk Forum Komunikasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Fokdakan) Kota Dumai.

Wali Kota Dumai H Paisal kepada awak media, Senin (23/9) menjelaskan, keberadaan Fokdakan ini sangat penting dalam mengoptimalkan potensi di sektor perikanan air tawar. Dimana, kegiatan budidaya ikan air tawar sangat bermanfaat bagi masyarakat lantaran mampu meningkatkan pendapatan ekonomi dan lapangan pekerjaan serta dapat dijadikan kawasan destinasi wisata.

”Dan kita melihat, potensi di sektor perikanan air tawar ini masih menjanjikan untuk dikembangkan di wilayah Kota Dumai ini,” kata Paisal.

Baca Juga:  Dispetarung Dumai Sosialisasi PP Nomor 39 Tahun 2023

Untuk kegiatan budidaya ikan air tawar pertahunnya mampu menghasilkan sekitar 200 ton per tahun. Sedangkan budidaya udang vaname mampu menghasilkan sekitar 9,3 ton per tahun.

Mengingat potensi di sektor budidaya ikan air ini cukup menjanjikan, gilirannya dibentuk 47 kelompok pembudidaya ikan air tawar di Kota Dumai yang berasal dari tujuh kecamatan. Kelompok pembudidaya ikan air tawar dan Fokdakan ini telah dikukuhkan di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung.

”Kita menilai hasil tahun ini dinilai cukup baik. Dengan adanya kelompok pembudidaya dan Fokdakan ini, diharapkan produksi budidaya ikan air tawar di Dumai bisa lebih meningkat lagi,” kata Paisal.(ade)

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Baca Juga:  Gambut dan Mangrove Jadi Pendidikan Muatan Lokal

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Usaha peningkatan perekonomian masyarakat melalui sektor budidaya ikan air tawar di wilayah Kota Dumai ternyata dinilai masih menjanjikan. Mengingat budidaya ikan air tawar ini masih menjanjikan sehingga dibentuk Forum Komunikasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Fokdakan) Kota Dumai.

Wali Kota Dumai H Paisal kepada awak media, Senin (23/9) menjelaskan, keberadaan Fokdakan ini sangat penting dalam mengoptimalkan potensi di sektor perikanan air tawar. Dimana, kegiatan budidaya ikan air tawar sangat bermanfaat bagi masyarakat lantaran mampu meningkatkan pendapatan ekonomi dan lapangan pekerjaan serta dapat dijadikan kawasan destinasi wisata.

”Dan kita melihat, potensi di sektor perikanan air tawar ini masih menjanjikan untuk dikembangkan di wilayah Kota Dumai ini,” kata Paisal.

Baca Juga:  Atlet Kejurkot Dumai Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Untuk kegiatan budidaya ikan air tawar pertahunnya mampu menghasilkan sekitar 200 ton per tahun. Sedangkan budidaya udang vaname mampu menghasilkan sekitar 9,3 ton per tahun.

Mengingat potensi di sektor budidaya ikan air ini cukup menjanjikan, gilirannya dibentuk 47 kelompok pembudidaya ikan air tawar di Kota Dumai yang berasal dari tujuh kecamatan. Kelompok pembudidaya ikan air tawar dan Fokdakan ini telah dikukuhkan di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung.

”Kita menilai hasil tahun ini dinilai cukup baik. Dengan adanya kelompok pembudidaya dan Fokdakan ini, diharapkan produksi budidaya ikan air tawar di Dumai bisa lebih meningkat lagi,” kata Paisal.(ade)

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Baca Juga:  Gambut dan Mangrove Jadi Pendidikan Muatan Lokal
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari