Minggu, 22 Maret 2026
- Advertisement -

Gubernur Riau Resmikan Jembatan Duplikat Sungai Mesjid, Dorong Distribusi Logistik Wilayah Pesisir

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau Abdul Wahid meresmikan Jembatan Duplikat Sungai Mesjid yang berada di Kota Dumai, Senin (21/4). Jembatan ini menjadi penghubung vital di jalur Dumai–Lubuk Gaung–Batu Teritip hingga ke perbatasan Dumai dan Rokan Hilir.

Proyek strategis ini menelan anggaran sekitar Rp30 miliar, dengan panjang 360 meter dan lebar 7 meter, yang mulai dibangun sejak 31 Desember 2024. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas, sekaligus memperkuat akses distribusi logistik dan mobilitas warga di kawasan pesisir.

“Dumai merupakan kota strategis di garis pantai Selat Malaka. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, potensi besar daerah ini tidak akan optimal,” kata Gubri Wahid.

Baca Juga:  Bunuh Tetangga karena Ditagih Utang

Ia menegaskan bahwa jembatan ini bukan hanya proyek teknis, tetapi bagian dari komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis infrastruktur. Dengan konektivitas yang lebih baik, arus barang dan jasa akan semakin lancar, yang pada akhirnya mendorong sektor UMKM, industri, dan menciptakan lapangan kerja.

Wahid juga menekankan pentingnya konektivitas dalam mendukung program hilirisasi dan industrialisasi daerah. Menurutnya, pembangunan seperti ini merupakan bagian dari pemerataan pembangunan antarwilayah di Riau.

“Peresmian ini adalah bukti nyata bahwa kami terus bergerak membangun infrastruktur demi kemajuan daerah secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Dumai Paisal menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemprov Riau. Ia optimistis bahwa keberadaan jembatan ini akan menjadi pemicu pertumbuhan industri baru di Dumai dan sekitarnya.

Baca Juga:  Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau Abdul Wahid meresmikan Jembatan Duplikat Sungai Mesjid yang berada di Kota Dumai, Senin (21/4). Jembatan ini menjadi penghubung vital di jalur Dumai–Lubuk Gaung–Batu Teritip hingga ke perbatasan Dumai dan Rokan Hilir.

Proyek strategis ini menelan anggaran sekitar Rp30 miliar, dengan panjang 360 meter dan lebar 7 meter, yang mulai dibangun sejak 31 Desember 2024. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas, sekaligus memperkuat akses distribusi logistik dan mobilitas warga di kawasan pesisir.

“Dumai merupakan kota strategis di garis pantai Selat Malaka. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, potensi besar daerah ini tidak akan optimal,” kata Gubri Wahid.

Baca Juga:  Bunuh Tetangga karena Ditagih Utang

Ia menegaskan bahwa jembatan ini bukan hanya proyek teknis, tetapi bagian dari komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis infrastruktur. Dengan konektivitas yang lebih baik, arus barang dan jasa akan semakin lancar, yang pada akhirnya mendorong sektor UMKM, industri, dan menciptakan lapangan kerja.

Wahid juga menekankan pentingnya konektivitas dalam mendukung program hilirisasi dan industrialisasi daerah. Menurutnya, pembangunan seperti ini merupakan bagian dari pemerataan pembangunan antarwilayah di Riau.

- Advertisement -

“Peresmian ini adalah bukti nyata bahwa kami terus bergerak membangun infrastruktur demi kemajuan daerah secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Dumai Paisal menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemprov Riau. Ia optimistis bahwa keberadaan jembatan ini akan menjadi pemicu pertumbuhan industri baru di Dumai dan sekitarnya.

Baca Juga:  Gubri Tinjau Pangan Murah di Kampar 
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau Abdul Wahid meresmikan Jembatan Duplikat Sungai Mesjid yang berada di Kota Dumai, Senin (21/4). Jembatan ini menjadi penghubung vital di jalur Dumai–Lubuk Gaung–Batu Teritip hingga ke perbatasan Dumai dan Rokan Hilir.

Proyek strategis ini menelan anggaran sekitar Rp30 miliar, dengan panjang 360 meter dan lebar 7 meter, yang mulai dibangun sejak 31 Desember 2024. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas, sekaligus memperkuat akses distribusi logistik dan mobilitas warga di kawasan pesisir.

“Dumai merupakan kota strategis di garis pantai Selat Malaka. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, potensi besar daerah ini tidak akan optimal,” kata Gubri Wahid.

Baca Juga:  Dua Terduga Pencuri Pipa Besi PHR Dijebloskan ke Penjara

Ia menegaskan bahwa jembatan ini bukan hanya proyek teknis, tetapi bagian dari komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis infrastruktur. Dengan konektivitas yang lebih baik, arus barang dan jasa akan semakin lancar, yang pada akhirnya mendorong sektor UMKM, industri, dan menciptakan lapangan kerja.

Wahid juga menekankan pentingnya konektivitas dalam mendukung program hilirisasi dan industrialisasi daerah. Menurutnya, pembangunan seperti ini merupakan bagian dari pemerataan pembangunan antarwilayah di Riau.

“Peresmian ini adalah bukti nyata bahwa kami terus bergerak membangun infrastruktur demi kemajuan daerah secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Dumai Paisal menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemprov Riau. Ia optimistis bahwa keberadaan jembatan ini akan menjadi pemicu pertumbuhan industri baru di Dumai dan sekitarnya.

Baca Juga:  Gubri dan Wagubri Bersatu, Koordinasi Intensif Tangani Banjir Riau

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari