Jumat, 9 Oktober 2026
- Advertisement -

Berselang 3 Jam, Pelaku Curanmor Diringkus

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Tidak perlu waktu lama bagi Unit Reskrim Polsek Limapuluh Polresta Pekanbaru dalam mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Karya I, Gang Miduk I yang terjadi pada Kamis (17/3) kemarin dengan korban atas nama Nur.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi melalui Kapolsek Lima Puluh Kompol Dany Andhika Karya Gita mengatakan, begitu mendapat laporan adanya pencurian sepeda motor atau curanmor dengan korban Nur, petugas langsung segera melakukan penyelidikan.

Tidak butuh waktu yang lama, sekira pukul  07.00 WIB masih di hari yang sama petugas pun mendapatkan titik terang informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Rintis, Kecamatan Lima Puluh akan ada transaksi jual beli sepeda motor yang diduga hasil pencurian yang dilakukan oleh pelaku inisial BH (30).

Baca Juga:  Anak Putus Sekolah Jambret Kalung Emas IRT

"Sekira pukul 08.00 WIB kami melihat pelaku BH (30) menggunakan sepeda motor yang diduga milik korban (hasil curian pelaku) yang berada di pinggir Jalan Hasanuddin. Tidak ingin pelaku lepas karena gerak-gerik yang mencurigakan,  tim langsung melakukan penangkapan kepada pelaku BH (30)," ujar Kompol Dany Andhika Karya Gita, Sabtu (19/3).

Lebih lanjut dijelaskannya, setelah dilakukan penangkapan kepada pelaku BH (30), kemudian dibawa ke Mapolsek Lima Puluh  untuk dilakukan interograsi. Dari hasil interograsi pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian di Jalan Karya I, Gang Miduk I dengan mencuri satu unit sepeda motor merek honda Beat warna putih.

"Untuk barang bukti yang kita amankan yaitu sepeda motor milik korban berikut dengan STNK nya. Untuk kerugian korban diperkirakan lebih kurang sebesar Rp7.300.000," terang Kapolsek.

Baca Juga:  Seludupkan BBM Bersubsidi, 1 dari 4 Pelaku Yang Ditangkap Orang Dalam

Kepada pelaku juga dilakukan pemeriksan urine dan positif mengandung metamphetamin. Kepada pelaku akan disangkakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.(dof)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Tidak perlu waktu lama bagi Unit Reskrim Polsek Limapuluh Polresta Pekanbaru dalam mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Karya I, Gang Miduk I yang terjadi pada Kamis (17/3) kemarin dengan korban atas nama Nur.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi melalui Kapolsek Lima Puluh Kompol Dany Andhika Karya Gita mengatakan, begitu mendapat laporan adanya pencurian sepeda motor atau curanmor dengan korban Nur, petugas langsung segera melakukan penyelidikan.

Tidak butuh waktu yang lama, sekira pukul  07.00 WIB masih di hari yang sama petugas pun mendapatkan titik terang informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Rintis, Kecamatan Lima Puluh akan ada transaksi jual beli sepeda motor yang diduga hasil pencurian yang dilakukan oleh pelaku inisial BH (30).

Baca Juga:  11 Penyeludup 80 Kg Sabu Diperintah Bos Malaysia Ditangkap Polda Riau

"Sekira pukul 08.00 WIB kami melihat pelaku BH (30) menggunakan sepeda motor yang diduga milik korban (hasil curian pelaku) yang berada di pinggir Jalan Hasanuddin. Tidak ingin pelaku lepas karena gerak-gerik yang mencurigakan,  tim langsung melakukan penangkapan kepada pelaku BH (30)," ujar Kompol Dany Andhika Karya Gita, Sabtu (19/3).

Lebih lanjut dijelaskannya, setelah dilakukan penangkapan kepada pelaku BH (30), kemudian dibawa ke Mapolsek Lima Puluh  untuk dilakukan interograsi. Dari hasil interograsi pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian di Jalan Karya I, Gang Miduk I dengan mencuri satu unit sepeda motor merek honda Beat warna putih.

- Advertisement -

"Untuk barang bukti yang kita amankan yaitu sepeda motor milik korban berikut dengan STNK nya. Untuk kerugian korban diperkirakan lebih kurang sebesar Rp7.300.000," terang Kapolsek.

Baca Juga:  Kejati Hentikan Penyelidikan Payung Elektrik An-Nur

Kepada pelaku juga dilakukan pemeriksan urine dan positif mengandung metamphetamin. Kepada pelaku akan disangkakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.(dof)

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Tidak perlu waktu lama bagi Unit Reskrim Polsek Limapuluh Polresta Pekanbaru dalam mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Karya I, Gang Miduk I yang terjadi pada Kamis (17/3) kemarin dengan korban atas nama Nur.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi melalui Kapolsek Lima Puluh Kompol Dany Andhika Karya Gita mengatakan, begitu mendapat laporan adanya pencurian sepeda motor atau curanmor dengan korban Nur, petugas langsung segera melakukan penyelidikan.

Tidak butuh waktu yang lama, sekira pukul  07.00 WIB masih di hari yang sama petugas pun mendapatkan titik terang informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Rintis, Kecamatan Lima Puluh akan ada transaksi jual beli sepeda motor yang diduga hasil pencurian yang dilakukan oleh pelaku inisial BH (30).

Baca Juga:  Bahar Smith Ditahan, Begini Alasan Polda Jabar

"Sekira pukul 08.00 WIB kami melihat pelaku BH (30) menggunakan sepeda motor yang diduga milik korban (hasil curian pelaku) yang berada di pinggir Jalan Hasanuddin. Tidak ingin pelaku lepas karena gerak-gerik yang mencurigakan,  tim langsung melakukan penangkapan kepada pelaku BH (30)," ujar Kompol Dany Andhika Karya Gita, Sabtu (19/3).

Lebih lanjut dijelaskannya, setelah dilakukan penangkapan kepada pelaku BH (30), kemudian dibawa ke Mapolsek Lima Puluh  untuk dilakukan interograsi. Dari hasil interograsi pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian di Jalan Karya I, Gang Miduk I dengan mencuri satu unit sepeda motor merek honda Beat warna putih.

"Untuk barang bukti yang kita amankan yaitu sepeda motor milik korban berikut dengan STNK nya. Untuk kerugian korban diperkirakan lebih kurang sebesar Rp7.300.000," terang Kapolsek.

Baca Juga:  Operasi Kilat BNN Riau, Puluhan Kilogram Ganja Disita dari Dua Pelaku

Kepada pelaku juga dilakukan pemeriksan urine dan positif mengandung metamphetamin. Kepada pelaku akan disangkakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.(dof)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari