Rabu, 2 April 2025
spot_img

Naik Lagi, Harga TBS Kelapa Sawit Jadi Rp2.814 per Kg

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 15-21 September 2021 mengalami kenaikkan pada setiap kelompok umur. Kenaikkan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp14,22/Kg atau mencapai 0,51 persen dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp2.814,86/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, kenaikkan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Untuk harga jual CPO, PT PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp80,90/Kg, PT Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp271,00/Kg,  PT Astra Agro Lestari mengalami kenaikkan harga sebesar Rp67,00/Kg, PT Asian Agri mengalami kenaikkan harga sebesar Rp83,13/Kg," katanya.

Baca Juga:  XL Axiata Umumkan Pengunduran Diri Mohamed Adlan 

Sementara dari faktor eksternal, setelah menjalani tren koreksi, akhirnya harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) bangkit pada perdagangan jelang siang hari ini Ke depan. Meski demikian, kenaikan ini belum bisa membalik tren negatif yang dialami harga CPO. 

"Dalam sepekan terakhir, harga masih terkoreksi 0,32% secara piunt-to-point. Namun sepertinya harga CPO sudah mulai stabil," jelasnya. 
 

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 15-21 September 2021 mengalami kenaikkan pada setiap kelompok umur. Kenaikkan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp14,22/Kg atau mencapai 0,51 persen dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp2.814,86/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, kenaikkan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Untuk harga jual CPO, PT PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp80,90/Kg, PT Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp271,00/Kg,  PT Astra Agro Lestari mengalami kenaikkan harga sebesar Rp67,00/Kg, PT Asian Agri mengalami kenaikkan harga sebesar Rp83,13/Kg," katanya.

Baca Juga:  Modifikasi Otomotif Indonesia 80 Persen Diminati Pasar Amerika

Sementara dari faktor eksternal, setelah menjalani tren koreksi, akhirnya harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) bangkit pada perdagangan jelang siang hari ini Ke depan. Meski demikian, kenaikan ini belum bisa membalik tren negatif yang dialami harga CPO. 

"Dalam sepekan terakhir, harga masih terkoreksi 0,32% secara piunt-to-point. Namun sepertinya harga CPO sudah mulai stabil," jelasnya. 
 

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Naik Lagi, Harga TBS Kelapa Sawit Jadi Rp2.814 per Kg

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 15-21 September 2021 mengalami kenaikkan pada setiap kelompok umur. Kenaikkan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp14,22/Kg atau mencapai 0,51 persen dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp2.814,86/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, kenaikkan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Untuk harga jual CPO, PT PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp80,90/Kg, PT Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp271,00/Kg,  PT Astra Agro Lestari mengalami kenaikkan harga sebesar Rp67,00/Kg, PT Asian Agri mengalami kenaikkan harga sebesar Rp83,13/Kg," katanya.

Baca Juga:  Batavia Expresse Hadirkan Roast Chicken

Sementara dari faktor eksternal, setelah menjalani tren koreksi, akhirnya harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) bangkit pada perdagangan jelang siang hari ini Ke depan. Meski demikian, kenaikan ini belum bisa membalik tren negatif yang dialami harga CPO. 

"Dalam sepekan terakhir, harga masih terkoreksi 0,32% secara piunt-to-point. Namun sepertinya harga CPO sudah mulai stabil," jelasnya. 
 

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 15-21 September 2021 mengalami kenaikkan pada setiap kelompok umur. Kenaikkan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp14,22/Kg atau mencapai 0,51 persen dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp2.814,86/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, kenaikkan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Untuk harga jual CPO, PT PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp80,90/Kg, PT Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp271,00/Kg,  PT Astra Agro Lestari mengalami kenaikkan harga sebesar Rp67,00/Kg, PT Asian Agri mengalami kenaikkan harga sebesar Rp83,13/Kg," katanya.

Baca Juga:  Presiden Lepas Ekspor Senilai Rp23,75 T, RAPP dan APR Ekspor Kertas dan Rayon ke Berbagai Negara 

Sementara dari faktor eksternal, setelah menjalani tren koreksi, akhirnya harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) bangkit pada perdagangan jelang siang hari ini Ke depan. Meski demikian, kenaikan ini belum bisa membalik tren negatif yang dialami harga CPO. 

"Dalam sepekan terakhir, harga masih terkoreksi 0,32% secara piunt-to-point. Namun sepertinya harga CPO sudah mulai stabil," jelasnya. 
 

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari