Jumat, 23 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Apkasindo Diminta Sejahterakan Petani

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Kampar 2020-2025 baru saja dibentuk. Asosiasi ini dianggap organisasi penting mengingat luasnya perkebunan sawit yang ada di Kabupaten Kampar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi berharap Apkasindo dapat membantu dan mendorong petani kelapa sawit yang ada di Kampar. Sekda yang mewakili Bupati Kampar saat pelantikan  menyebut, Pemkab Kampar siap bekerja sama dengan Apkasindo untuk menyejahterakan para petani.

"Harga sawit yang sering turun namun sulit untuk naik, inilah salah satu tugas dari organisasi ini dalam membantu kesejahteraan petani. Kami minta, organisasi ini dapat memberi warna terhadap persawitan di Kabupaten Kampar. Pemkab Kampar siap bersinergi dengan seluruh pengusaha maupun dengan organisasi dalam memberikan yang terbaik," sebut Yusri.

Baca Juga:  REI Riau Minta Pelaksanaan Aplikasi Si Petruk Ditunda

Yusri melanjutkan, perkebunan sawit meruapakan salah satu sektor andalan Kabupaten Kampar. Ada ribuan warga Kampar yang bergantung pada komoditas ini. Maka peran nyata dari Apkasindo sangat dibutuhkan.

"Mari duduk bersama, melakukan mediasi dan diskusi untuk mencari solusi terhadap permasalahan persawitan. Baik terkait harga maupun terhadap perizinan," kata Yusri.

Diakui komoditas sawit cukup berpengaruh dalam peningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kampar. Maka asosiasi tersebut juga dapat berperan aktif membina dan melindungi anggotanya. Mulai dari pembibitan, penanganan hama hingga kasus-kasus pencurian tanda sawit. Namun dirinya mengingatkan juga terkait lingkungan, khususnnya daerah aliran sungai.

Pembina Apkasindo Kampar, Sahidin yang juga anggota DPRD Provinsi Riau, mendukung Pemkab Kampar terkait fungsi Apkasindo. Dengan kata lain, dirinya berharap peran kuat pemerintah.

Baca Juga:  Relawan Peduli Covid-19 Gelar Gerakan 1.000 Kantong Darah Ramadan

"Kita tentunya berharap ada jaminan kepada masyarakat terhadap harga. Ini sangat penting, karena sawit menjadi komoditas penting dan tempat bergantung hidup masyarakat," terangnya.

Apkasindo Kabupaten Kampar resmi dikukuhkan pada 7 Maret 2020 di Aula Politeknik Kampar. Pada saat itu juga hadir Ketua DPP Apkasindo Gulat Manurung.(end)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Kampar 2020-2025 baru saja dibentuk. Asosiasi ini dianggap organisasi penting mengingat luasnya perkebunan sawit yang ada di Kabupaten Kampar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi berharap Apkasindo dapat membantu dan mendorong petani kelapa sawit yang ada di Kampar. Sekda yang mewakili Bupati Kampar saat pelantikan  menyebut, Pemkab Kampar siap bekerja sama dengan Apkasindo untuk menyejahterakan para petani.

"Harga sawit yang sering turun namun sulit untuk naik, inilah salah satu tugas dari organisasi ini dalam membantu kesejahteraan petani. Kami minta, organisasi ini dapat memberi warna terhadap persawitan di Kabupaten Kampar. Pemkab Kampar siap bersinergi dengan seluruh pengusaha maupun dengan organisasi dalam memberikan yang terbaik," sebut Yusri.

Baca Juga:  PLN Pastikan Tidak Melakukan Pemadaman Listrik

Yusri melanjutkan, perkebunan sawit meruapakan salah satu sektor andalan Kabupaten Kampar. Ada ribuan warga Kampar yang bergantung pada komoditas ini. Maka peran nyata dari Apkasindo sangat dibutuhkan.

"Mari duduk bersama, melakukan mediasi dan diskusi untuk mencari solusi terhadap permasalahan persawitan. Baik terkait harga maupun terhadap perizinan," kata Yusri.

- Advertisement -

Diakui komoditas sawit cukup berpengaruh dalam peningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kampar. Maka asosiasi tersebut juga dapat berperan aktif membina dan melindungi anggotanya. Mulai dari pembibitan, penanganan hama hingga kasus-kasus pencurian tanda sawit. Namun dirinya mengingatkan juga terkait lingkungan, khususnnya daerah aliran sungai.

Pembina Apkasindo Kampar, Sahidin yang juga anggota DPRD Provinsi Riau, mendukung Pemkab Kampar terkait fungsi Apkasindo. Dengan kata lain, dirinya berharap peran kuat pemerintah.

- Advertisement -
Baca Juga:  REI Riau Minta Pelaksanaan Aplikasi Si Petruk Ditunda

"Kita tentunya berharap ada jaminan kepada masyarakat terhadap harga. Ini sangat penting, karena sawit menjadi komoditas penting dan tempat bergantung hidup masyarakat," terangnya.

Apkasindo Kabupaten Kampar resmi dikukuhkan pada 7 Maret 2020 di Aula Politeknik Kampar. Pada saat itu juga hadir Ketua DPP Apkasindo Gulat Manurung.(end)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Kampar 2020-2025 baru saja dibentuk. Asosiasi ini dianggap organisasi penting mengingat luasnya perkebunan sawit yang ada di Kabupaten Kampar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi berharap Apkasindo dapat membantu dan mendorong petani kelapa sawit yang ada di Kampar. Sekda yang mewakili Bupati Kampar saat pelantikan  menyebut, Pemkab Kampar siap bekerja sama dengan Apkasindo untuk menyejahterakan para petani.

"Harga sawit yang sering turun namun sulit untuk naik, inilah salah satu tugas dari organisasi ini dalam membantu kesejahteraan petani. Kami minta, organisasi ini dapat memberi warna terhadap persawitan di Kabupaten Kampar. Pemkab Kampar siap bersinergi dengan seluruh pengusaha maupun dengan organisasi dalam memberikan yang terbaik," sebut Yusri.

Baca Juga:  Honda Berikan Servis Gratis untuk Semua Dokter

Yusri melanjutkan, perkebunan sawit meruapakan salah satu sektor andalan Kabupaten Kampar. Ada ribuan warga Kampar yang bergantung pada komoditas ini. Maka peran nyata dari Apkasindo sangat dibutuhkan.

"Mari duduk bersama, melakukan mediasi dan diskusi untuk mencari solusi terhadap permasalahan persawitan. Baik terkait harga maupun terhadap perizinan," kata Yusri.

Diakui komoditas sawit cukup berpengaruh dalam peningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kampar. Maka asosiasi tersebut juga dapat berperan aktif membina dan melindungi anggotanya. Mulai dari pembibitan, penanganan hama hingga kasus-kasus pencurian tanda sawit. Namun dirinya mengingatkan juga terkait lingkungan, khususnnya daerah aliran sungai.

Pembina Apkasindo Kampar, Sahidin yang juga anggota DPRD Provinsi Riau, mendukung Pemkab Kampar terkait fungsi Apkasindo. Dengan kata lain, dirinya berharap peran kuat pemerintah.

Baca Juga:  REI Riau Minta Pelaksanaan Aplikasi Si Petruk Ditunda

"Kita tentunya berharap ada jaminan kepada masyarakat terhadap harga. Ini sangat penting, karena sawit menjadi komoditas penting dan tempat bergantung hidup masyarakat," terangnya.

Apkasindo Kabupaten Kampar resmi dikukuhkan pada 7 Maret 2020 di Aula Politeknik Kampar. Pada saat itu juga hadir Ketua DPP Apkasindo Gulat Manurung.(end)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari