Jumat, 29 Agustus 2025
spot_img

Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp1.306.000 per Gram

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Harga emas Antam keluaran logam mulia PT Aneka Tambang Tbk tercatat turun tipis sebesar Rp2.000 menjadi Rp1.306.000 per gram, Kamis (9/5). Harga tersebut tercatat anjlok dibandingkan dengan harga perdagangan dua hari sebelumnya yang berada di level Rp1.318.000 per gram.

Harga emas yang naik berlaku dengan harga penjualan kembali atau buyback emas Antam sebesar Rp2.000 menjadi Rp1.198.000 per gram. Untuk diketahui, harga buyback emas Antam mengikuti pergerakan harga emas dunia.

Mengutip Reuters, harga emas stabil sementara investor menunggu data AS sebagai petunjuk mengenai potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve atau The Fed, meskipun sedikit kenaikan dolar membatasi kenaikan apa pun.

Baca Juga:  Spektra Fair Hadir di Dumai dan 64 Kota Besar Lainnya

Harga emas di pasar spot sebagian besar datar di 2,312.61 dolar AS per ounce pada 18.04 GMT. Emas berjangka AS untuk pengiriman Juni ditutup 0,1 persen lebih rendah pada 2,322.3 dolar AS per ounce.

Dolar naik tipis 0,1 persen di tengah spekulasi baru penurunan suku bunga tahun ini. Dolar yang lebih kuat membuat emas kurang menarik bagi pemegang mata uang asing.

Presiden Federal Reserve Bank of Boston Susan Collins menyatakan keyakinannya bahwa penetapan kebijakan moneter saat ini akan memperlambat perekonomian dengan cara yang menurutnya diperlukan untuk mengembalikan inflasi ke target The Fed sebesar 2 persen.(jpg)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Harga emas Antam keluaran logam mulia PT Aneka Tambang Tbk tercatat turun tipis sebesar Rp2.000 menjadi Rp1.306.000 per gram, Kamis (9/5). Harga tersebut tercatat anjlok dibandingkan dengan harga perdagangan dua hari sebelumnya yang berada di level Rp1.318.000 per gram.

Harga emas yang naik berlaku dengan harga penjualan kembali atau buyback emas Antam sebesar Rp2.000 menjadi Rp1.198.000 per gram. Untuk diketahui, harga buyback emas Antam mengikuti pergerakan harga emas dunia.

Mengutip Reuters, harga emas stabil sementara investor menunggu data AS sebagai petunjuk mengenai potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve atau The Fed, meskipun sedikit kenaikan dolar membatasi kenaikan apa pun.

Baca Juga:  Canon Hadirkan 3 Lensa RF Baru di Indonesia

Harga emas di pasar spot sebagian besar datar di 2,312.61 dolar AS per ounce pada 18.04 GMT. Emas berjangka AS untuk pengiriman Juni ditutup 0,1 persen lebih rendah pada 2,322.3 dolar AS per ounce.

Dolar naik tipis 0,1 persen di tengah spekulasi baru penurunan suku bunga tahun ini. Dolar yang lebih kuat membuat emas kurang menarik bagi pemegang mata uang asing.

- Advertisement -

Presiden Federal Reserve Bank of Boston Susan Collins menyatakan keyakinannya bahwa penetapan kebijakan moneter saat ini akan memperlambat perekonomian dengan cara yang menurutnya diperlukan untuk mengembalikan inflasi ke target The Fed sebesar 2 persen.(jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Harga emas Antam keluaran logam mulia PT Aneka Tambang Tbk tercatat turun tipis sebesar Rp2.000 menjadi Rp1.306.000 per gram, Kamis (9/5). Harga tersebut tercatat anjlok dibandingkan dengan harga perdagangan dua hari sebelumnya yang berada di level Rp1.318.000 per gram.

Harga emas yang naik berlaku dengan harga penjualan kembali atau buyback emas Antam sebesar Rp2.000 menjadi Rp1.198.000 per gram. Untuk diketahui, harga buyback emas Antam mengikuti pergerakan harga emas dunia.

Mengutip Reuters, harga emas stabil sementara investor menunggu data AS sebagai petunjuk mengenai potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve atau The Fed, meskipun sedikit kenaikan dolar membatasi kenaikan apa pun.

Baca Juga:  IIMS Hybrid 2022 Catat Transaksi Rp3,4 T

Harga emas di pasar spot sebagian besar datar di 2,312.61 dolar AS per ounce pada 18.04 GMT. Emas berjangka AS untuk pengiriman Juni ditutup 0,1 persen lebih rendah pada 2,322.3 dolar AS per ounce.

Dolar naik tipis 0,1 persen di tengah spekulasi baru penurunan suku bunga tahun ini. Dolar yang lebih kuat membuat emas kurang menarik bagi pemegang mata uang asing.

Presiden Federal Reserve Bank of Boston Susan Collins menyatakan keyakinannya bahwa penetapan kebijakan moneter saat ini akan memperlambat perekonomian dengan cara yang menurutnya diperlukan untuk mengembalikan inflasi ke target The Fed sebesar 2 persen.(jpg)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari