Minggu, 6 April 2025
spot_img

KPKNL Pekanbaru Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Lelang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati atas penipuan lelang yang mengatasnamakan KPKNL. Hal ini disampaikan oleh Kepala Lelang KPKNL Pekanbaru Ramli.

Ia juga mengatakan saat ini banyak modus penipuan lelang dengan iming-iming bisa mendapatkan kemenangan atas lelang sebuah barang, dengan membayarkan sejumlah uang kepada pihak yang tidak bertanggung jawan atau penipu.

"Mereka (penipu, red) biasanya menawarkan barang baru, memberi kepastian akan memenangkan lelang. Padahal kami tak pernah memastikan seseorang untuk menang dalam sebuah lelang. Semua punya kesempatan yang sama," kata Ramli saat sosialisasi di CFD Jalan Sudirman, Pekanbaru, Ahad (2/2).

Selain itu, Ramli mengungkapkan modus yang biasanya digunakan penipu yaitu adanya perjanjian dengan pihak gudang dengan alasan terdapat barang selundupan sehingga bisa dijual dengan harga miring. Kemudian calon korban akan diminta menyetor uang untuk dapat melihat langsung barang di gudang.

Baca Juga:  Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi

"Saya menyarankan agar masyarakat berhati-hati dalam menyetor uang jaminan. Jangan langsung menyetor jika ketentuannya tidak sesuai dengan ketentuan dari pemerintah. Bisa cek dulu lelang.go.id, di situ lengkap ketentuannya," tutur Ramli.

Selain itu, Ramli menambahkan modus lainnya seperti, penipu dengan aktif menghubungi korban via telepon atau aplikasi chat. Penipu biasanya mengaku dari KPKNL atau kenalan korban dan penipu menawarkan harga murah yang tidak wajar.

Biasanya mereka meminta uang muka yang ditransfer ke rekening pribadi dan menjamin menang lelang dan mendesak agar segera transfer serta menggunakan akun media sosial palsu untuk menawarkan barang lelang. "Rekening untuk menampung uang jaminan lelang tidak pernah menggunakan rekening atas nama pribadi," tutur Ramli.(a)

Baca Juga:  Lampaui Target 2021, Aplikasi PLN Mobile Diunduh 16,2 Juta Pengguna

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati atas penipuan lelang yang mengatasnamakan KPKNL. Hal ini disampaikan oleh Kepala Lelang KPKNL Pekanbaru Ramli.

Ia juga mengatakan saat ini banyak modus penipuan lelang dengan iming-iming bisa mendapatkan kemenangan atas lelang sebuah barang, dengan membayarkan sejumlah uang kepada pihak yang tidak bertanggung jawan atau penipu.

"Mereka (penipu, red) biasanya menawarkan barang baru, memberi kepastian akan memenangkan lelang. Padahal kami tak pernah memastikan seseorang untuk menang dalam sebuah lelang. Semua punya kesempatan yang sama," kata Ramli saat sosialisasi di CFD Jalan Sudirman, Pekanbaru, Ahad (2/2).

Selain itu, Ramli mengungkapkan modus yang biasanya digunakan penipu yaitu adanya perjanjian dengan pihak gudang dengan alasan terdapat barang selundupan sehingga bisa dijual dengan harga miring. Kemudian calon korban akan diminta menyetor uang untuk dapat melihat langsung barang di gudang.

Baca Juga:  OJK Ajak Nakes RS Awal Bros Group Waspadai Investasi Bodong

"Saya menyarankan agar masyarakat berhati-hati dalam menyetor uang jaminan. Jangan langsung menyetor jika ketentuannya tidak sesuai dengan ketentuan dari pemerintah. Bisa cek dulu lelang.go.id, di situ lengkap ketentuannya," tutur Ramli.

Selain itu, Ramli menambahkan modus lainnya seperti, penipu dengan aktif menghubungi korban via telepon atau aplikasi chat. Penipu biasanya mengaku dari KPKNL atau kenalan korban dan penipu menawarkan harga murah yang tidak wajar.

Biasanya mereka meminta uang muka yang ditransfer ke rekening pribadi dan menjamin menang lelang dan mendesak agar segera transfer serta menggunakan akun media sosial palsu untuk menawarkan barang lelang. "Rekening untuk menampung uang jaminan lelang tidak pernah menggunakan rekening atas nama pribadi," tutur Ramli.(a)

Baca Juga:  Pelanggan Batam Beruntung Dapat Mobil Yaris dari Undian Telkomsel
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

KPKNL Pekanbaru Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Lelang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati atas penipuan lelang yang mengatasnamakan KPKNL. Hal ini disampaikan oleh Kepala Lelang KPKNL Pekanbaru Ramli.

Ia juga mengatakan saat ini banyak modus penipuan lelang dengan iming-iming bisa mendapatkan kemenangan atas lelang sebuah barang, dengan membayarkan sejumlah uang kepada pihak yang tidak bertanggung jawan atau penipu.

"Mereka (penipu, red) biasanya menawarkan barang baru, memberi kepastian akan memenangkan lelang. Padahal kami tak pernah memastikan seseorang untuk menang dalam sebuah lelang. Semua punya kesempatan yang sama," kata Ramli saat sosialisasi di CFD Jalan Sudirman, Pekanbaru, Ahad (2/2).

Selain itu, Ramli mengungkapkan modus yang biasanya digunakan penipu yaitu adanya perjanjian dengan pihak gudang dengan alasan terdapat barang selundupan sehingga bisa dijual dengan harga miring. Kemudian calon korban akan diminta menyetor uang untuk dapat melihat langsung barang di gudang.

Baca Juga:  AnTuTu Bongkar Performa iPhone 11 Series, Ternyata!

"Saya menyarankan agar masyarakat berhati-hati dalam menyetor uang jaminan. Jangan langsung menyetor jika ketentuannya tidak sesuai dengan ketentuan dari pemerintah. Bisa cek dulu lelang.go.id, di situ lengkap ketentuannya," tutur Ramli.

Selain itu, Ramli menambahkan modus lainnya seperti, penipu dengan aktif menghubungi korban via telepon atau aplikasi chat. Penipu biasanya mengaku dari KPKNL atau kenalan korban dan penipu menawarkan harga murah yang tidak wajar.

Biasanya mereka meminta uang muka yang ditransfer ke rekening pribadi dan menjamin menang lelang dan mendesak agar segera transfer serta menggunakan akun media sosial palsu untuk menawarkan barang lelang. "Rekening untuk menampung uang jaminan lelang tidak pernah menggunakan rekening atas nama pribadi," tutur Ramli.(a)

Baca Juga:  RS Syafira Tanda Tangani Kerja Sama dengan Pertamedika IHC

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati atas penipuan lelang yang mengatasnamakan KPKNL. Hal ini disampaikan oleh Kepala Lelang KPKNL Pekanbaru Ramli.

Ia juga mengatakan saat ini banyak modus penipuan lelang dengan iming-iming bisa mendapatkan kemenangan atas lelang sebuah barang, dengan membayarkan sejumlah uang kepada pihak yang tidak bertanggung jawan atau penipu.

"Mereka (penipu, red) biasanya menawarkan barang baru, memberi kepastian akan memenangkan lelang. Padahal kami tak pernah memastikan seseorang untuk menang dalam sebuah lelang. Semua punya kesempatan yang sama," kata Ramli saat sosialisasi di CFD Jalan Sudirman, Pekanbaru, Ahad (2/2).

Selain itu, Ramli mengungkapkan modus yang biasanya digunakan penipu yaitu adanya perjanjian dengan pihak gudang dengan alasan terdapat barang selundupan sehingga bisa dijual dengan harga miring. Kemudian calon korban akan diminta menyetor uang untuk dapat melihat langsung barang di gudang.

Baca Juga:  Lampaui Target 2021, Aplikasi PLN Mobile Diunduh 16,2 Juta Pengguna

"Saya menyarankan agar masyarakat berhati-hati dalam menyetor uang jaminan. Jangan langsung menyetor jika ketentuannya tidak sesuai dengan ketentuan dari pemerintah. Bisa cek dulu lelang.go.id, di situ lengkap ketentuannya," tutur Ramli.

Selain itu, Ramli menambahkan modus lainnya seperti, penipu dengan aktif menghubungi korban via telepon atau aplikasi chat. Penipu biasanya mengaku dari KPKNL atau kenalan korban dan penipu menawarkan harga murah yang tidak wajar.

Biasanya mereka meminta uang muka yang ditransfer ke rekening pribadi dan menjamin menang lelang dan mendesak agar segera transfer serta menggunakan akun media sosial palsu untuk menawarkan barang lelang. "Rekening untuk menampung uang jaminan lelang tidak pernah menggunakan rekening atas nama pribadi," tutur Ramli.(a)

Baca Juga:  TVS Akuisisi Norton, Disiapkan untuk Masuk Era Elektrifikasi
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari