Rabu, 22 April 2026
- Advertisement -

Pj Wako Pekanbaru Ajak Warga Antisipasi Bencana sejak Dini

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam upaya penanggulangan bencana, Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Muflihun mengajak masyarakat untuk dapat mengantisipasinya sejak dini. Ini direalisasikan dengan membentuk keluarga tanggap bencana.

Di Pekanbaru, keluarga tanggap bencana sudah ada di dua kelurahan. Yaitu di Kelurahan Tangkerang Labuai dan Kelurahan Sri Meranti.

Dipaparkan Muflihun, Rabu (8/6), peran serta masyarakat penting dalam upaya antisipasi bencana sejak dini. Pembentukan keluarga tanggap bencana adalah upaya untuk menyiapkan masyarakat yang memiliki pengetahuan yang cukup dalam upaya penanggulangan bencana.

"Mereka nantinya membantu BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, red) dalam upaya menanggulangi bencana. Saat ini baru dua kelurahan. Semoga bisa bertambah di kelurahan lain," papar dia.

Baca Juga:  IKPTB Sepakati Semarakkan  "Ni Hau" Riau Tv

Dirinya menyebut, bahwa potensi bencana banjir di Pekanbaru masih ada. Apalagi curah hujan masih tinggi, sehingga pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk waspada.

BPBD Pekanbaru saat ini melakukan sosialisasi secara rutin ke tengah masyarakat. Mereka mengajak masyarakat untuk mengantisipasi potensi banjir sejak dini.

"Banjir bakal kami antisipasi. BPBD nantinya bisa menjangkau masyarakat agar mewaspadai potensi banjir di sejumlah wilayah," paparnya.

Untuk kesiapan penanggulangan bencana di tingkat Kota Pekanbaru, Senin (6/6), Pj Wako Pekanbaru memimpin langsung apel kesiapsiagaan bencana di lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru. Aparat gabungan ikut dalam apel tersebut yakni dari unsur TNI dan Polri. Ada juga sejumlah instansi terkait dalam upaya penanggulangan bencana.(ali)

Baca Juga:  Harga PCR di RS Awal Bros Rp300 Ribu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam upaya penanggulangan bencana, Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Muflihun mengajak masyarakat untuk dapat mengantisipasinya sejak dini. Ini direalisasikan dengan membentuk keluarga tanggap bencana.

Di Pekanbaru, keluarga tanggap bencana sudah ada di dua kelurahan. Yaitu di Kelurahan Tangkerang Labuai dan Kelurahan Sri Meranti.

Dipaparkan Muflihun, Rabu (8/6), peran serta masyarakat penting dalam upaya antisipasi bencana sejak dini. Pembentukan keluarga tanggap bencana adalah upaya untuk menyiapkan masyarakat yang memiliki pengetahuan yang cukup dalam upaya penanggulangan bencana.

"Mereka nantinya membantu BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, red) dalam upaya menanggulangi bencana. Saat ini baru dua kelurahan. Semoga bisa bertambah di kelurahan lain," papar dia.

Baca Juga:  203 Warga Terjaring, 107 Sudah Bayar Denda

Dirinya menyebut, bahwa potensi bencana banjir di Pekanbaru masih ada. Apalagi curah hujan masih tinggi, sehingga pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk waspada.

- Advertisement -

BPBD Pekanbaru saat ini melakukan sosialisasi secara rutin ke tengah masyarakat. Mereka mengajak masyarakat untuk mengantisipasi potensi banjir sejak dini.

"Banjir bakal kami antisipasi. BPBD nantinya bisa menjangkau masyarakat agar mewaspadai potensi banjir di sejumlah wilayah," paparnya.

- Advertisement -

Untuk kesiapan penanggulangan bencana di tingkat Kota Pekanbaru, Senin (6/6), Pj Wako Pekanbaru memimpin langsung apel kesiapsiagaan bencana di lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru. Aparat gabungan ikut dalam apel tersebut yakni dari unsur TNI dan Polri. Ada juga sejumlah instansi terkait dalam upaya penanggulangan bencana.(ali)

Baca Juga:  Kado Istimewa untuk Warga Pekanbaru: Rumah Baru, Transportasi Gratis, hingga Layanan Kesehatan dari Wali Kota Agung Nugroho
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam upaya penanggulangan bencana, Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Muflihun mengajak masyarakat untuk dapat mengantisipasinya sejak dini. Ini direalisasikan dengan membentuk keluarga tanggap bencana.

Di Pekanbaru, keluarga tanggap bencana sudah ada di dua kelurahan. Yaitu di Kelurahan Tangkerang Labuai dan Kelurahan Sri Meranti.

Dipaparkan Muflihun, Rabu (8/6), peran serta masyarakat penting dalam upaya antisipasi bencana sejak dini. Pembentukan keluarga tanggap bencana adalah upaya untuk menyiapkan masyarakat yang memiliki pengetahuan yang cukup dalam upaya penanggulangan bencana.

"Mereka nantinya membantu BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, red) dalam upaya menanggulangi bencana. Saat ini baru dua kelurahan. Semoga bisa bertambah di kelurahan lain," papar dia.

Baca Juga:  Harga PCR di RS Awal Bros Rp300 Ribu

Dirinya menyebut, bahwa potensi bencana banjir di Pekanbaru masih ada. Apalagi curah hujan masih tinggi, sehingga pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk waspada.

BPBD Pekanbaru saat ini melakukan sosialisasi secara rutin ke tengah masyarakat. Mereka mengajak masyarakat untuk mengantisipasi potensi banjir sejak dini.

"Banjir bakal kami antisipasi. BPBD nantinya bisa menjangkau masyarakat agar mewaspadai potensi banjir di sejumlah wilayah," paparnya.

Untuk kesiapan penanggulangan bencana di tingkat Kota Pekanbaru, Senin (6/6), Pj Wako Pekanbaru memimpin langsung apel kesiapsiagaan bencana di lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru. Aparat gabungan ikut dalam apel tersebut yakni dari unsur TNI dan Polri. Ada juga sejumlah instansi terkait dalam upaya penanggulangan bencana.(ali)

Baca Juga:  203 Warga Terjaring, 107 Sudah Bayar Denda

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari