Sabtu, 14 Februari 2026
- Advertisement -

PMII Bengkalis Deklarasikan Tolak dan Lawan Peredaran Narkoba

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kabupaten Bengkalis melakukan orasi penolakan dan melawan peredaran narkoba di depan gedung Bupati Bengkalis, Jalan Ahmad Yani, kecamatan Bengkalis, kabupaten Bengkalis Riau, Senin (18/10/2021).

 Koordinator orasi Fahrian Ramadhani mengatakan, pihaknya meminta kepada pemerintah kabupaten Bengkalis untuk membasmi peredaran narkoba yang saat ini sangat memalukan Negeri Junjungan.

"Kami mahasiswa kabupaten Bengkalis menyatakan dan mendeklarasikan menolak dan melawan narkoba dan kami siap menjaga generasi bangsa dengan berbagai inovasi positif guna mengantisipasi pengaruh narkoba," ujarnya.

Lebih lanjut ia meminta kepada pemerintah kabupaten Bengkalis untuk berkolaborasi dengan penegak untuk menindak tegas peredaran narkoba khususnya di Bengkalis.

Baca Juga:  Sinkronisasi Pembangunan di Riau

"Kami meminta kepada pihak-pihak terkait agar tuntaskan pengendara narkoba yang saat ini sudah meraja rela di negeri yang kita cintai ini," harapnya.

Selain itu massa diterima oleh Asisten I  Andres Wasono APMMA didampingi Kaban Kesbangpol Hermanto menyampaikan masalah Narkoba, pihaknya tidak cuek dalam permasalahan narkoba dan dengan institusi khususnya.

"Ya, mmang sudah lama kita memberantas, badan narkotika, dulu kita sudah ada, karena ada perubahan UU dan ada perubahan lembaga menjadi BNN, dan tidak ada dibentuk BNN Kabupaten Bengkalis yang ada di provinsi dan pemda tidak bisa meminta kepada BNN, dalam peredaran narkoba pemerintah," terangnya.

"Pemda Bengkalis juga tetap komit maupun pemrintah instansi terkait tetap bekerja, baik pemantauan di laut pesisir maupun di darat, dalam membrantas narkoba khususnya Kab. Bengkalis, keinginan kita baik pemerintah daerah kab. Bengkalis meminta adanya BNN di tingkat Bengkalis, karna membentuk suatu badan di Bengkalis tidak segampang dibayangkan, karna pemda daerah butuh biaya," ujarnya lagi.

Baca Juga:  Dua PDP Dirawat di RSUD Mandau

Dari pantauan dilapangan, selain depan kantor Bupati deklarasi menolak dan melawan peredaran narkoba dilakukan PMII di depan Polres Bengkalis dan DPRD Kabupaten Bengkalis dan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)

Editor: E Sulaiman

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kabupaten Bengkalis melakukan orasi penolakan dan melawan peredaran narkoba di depan gedung Bupati Bengkalis, Jalan Ahmad Yani, kecamatan Bengkalis, kabupaten Bengkalis Riau, Senin (18/10/2021).

 Koordinator orasi Fahrian Ramadhani mengatakan, pihaknya meminta kepada pemerintah kabupaten Bengkalis untuk membasmi peredaran narkoba yang saat ini sangat memalukan Negeri Junjungan.

"Kami mahasiswa kabupaten Bengkalis menyatakan dan mendeklarasikan menolak dan melawan narkoba dan kami siap menjaga generasi bangsa dengan berbagai inovasi positif guna mengantisipasi pengaruh narkoba," ujarnya.

Lebih lanjut ia meminta kepada pemerintah kabupaten Bengkalis untuk berkolaborasi dengan penegak untuk menindak tegas peredaran narkoba khususnya di Bengkalis.

Baca Juga:  Dua PDP Dirawat di RSUD Mandau

"Kami meminta kepada pihak-pihak terkait agar tuntaskan pengendara narkoba yang saat ini sudah meraja rela di negeri yang kita cintai ini," harapnya.

- Advertisement -

Selain itu massa diterima oleh Asisten I  Andres Wasono APMMA didampingi Kaban Kesbangpol Hermanto menyampaikan masalah Narkoba, pihaknya tidak cuek dalam permasalahan narkoba dan dengan institusi khususnya.

"Ya, mmang sudah lama kita memberantas, badan narkotika, dulu kita sudah ada, karena ada perubahan UU dan ada perubahan lembaga menjadi BNN, dan tidak ada dibentuk BNN Kabupaten Bengkalis yang ada di provinsi dan pemda tidak bisa meminta kepada BNN, dalam peredaran narkoba pemerintah," terangnya.

- Advertisement -

"Pemda Bengkalis juga tetap komit maupun pemrintah instansi terkait tetap bekerja, baik pemantauan di laut pesisir maupun di darat, dalam membrantas narkoba khususnya Kab. Bengkalis, keinginan kita baik pemerintah daerah kab. Bengkalis meminta adanya BNN di tingkat Bengkalis, karna membentuk suatu badan di Bengkalis tidak segampang dibayangkan, karna pemda daerah butuh biaya," ujarnya lagi.

Baca Juga:  Masyarakat Resah, Plh Bupati Bengkalis Didesak Bergerak Cepat

Dari pantauan dilapangan, selain depan kantor Bupati deklarasi menolak dan melawan peredaran narkoba dilakukan PMII di depan Polres Bengkalis dan DPRD Kabupaten Bengkalis dan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kabupaten Bengkalis melakukan orasi penolakan dan melawan peredaran narkoba di depan gedung Bupati Bengkalis, Jalan Ahmad Yani, kecamatan Bengkalis, kabupaten Bengkalis Riau, Senin (18/10/2021).

 Koordinator orasi Fahrian Ramadhani mengatakan, pihaknya meminta kepada pemerintah kabupaten Bengkalis untuk membasmi peredaran narkoba yang saat ini sangat memalukan Negeri Junjungan.

"Kami mahasiswa kabupaten Bengkalis menyatakan dan mendeklarasikan menolak dan melawan narkoba dan kami siap menjaga generasi bangsa dengan berbagai inovasi positif guna mengantisipasi pengaruh narkoba," ujarnya.

Lebih lanjut ia meminta kepada pemerintah kabupaten Bengkalis untuk berkolaborasi dengan penegak untuk menindak tegas peredaran narkoba khususnya di Bengkalis.

Baca Juga:  Dua PDP Dirawat di RSUD Mandau

"Kami meminta kepada pihak-pihak terkait agar tuntaskan pengendara narkoba yang saat ini sudah meraja rela di negeri yang kita cintai ini," harapnya.

Selain itu massa diterima oleh Asisten I  Andres Wasono APMMA didampingi Kaban Kesbangpol Hermanto menyampaikan masalah Narkoba, pihaknya tidak cuek dalam permasalahan narkoba dan dengan institusi khususnya.

"Ya, mmang sudah lama kita memberantas, badan narkotika, dulu kita sudah ada, karena ada perubahan UU dan ada perubahan lembaga menjadi BNN, dan tidak ada dibentuk BNN Kabupaten Bengkalis yang ada di provinsi dan pemda tidak bisa meminta kepada BNN, dalam peredaran narkoba pemerintah," terangnya.

"Pemda Bengkalis juga tetap komit maupun pemrintah instansi terkait tetap bekerja, baik pemantauan di laut pesisir maupun di darat, dalam membrantas narkoba khususnya Kab. Bengkalis, keinginan kita baik pemerintah daerah kab. Bengkalis meminta adanya BNN di tingkat Bengkalis, karna membentuk suatu badan di Bengkalis tidak segampang dibayangkan, karna pemda daerah butuh biaya," ujarnya lagi.

Baca Juga:  Diskes Bengkalis Siagakan Puluhan Tenaga Medis

Dari pantauan dilapangan, selain depan kantor Bupati deklarasi menolak dan melawan peredaran narkoba dilakukan PMII di depan Polres Bengkalis dan DPRD Kabupaten Bengkalis dan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari