Rabu, 4 Februari 2026
- Advertisement -

PM Hungaria: Selamat Tinggal Masker!

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hungaria akan menghapus sebagian besar pembatasan Covid-19 yang tersisa. Itu termasuk jam malam segera setelah jumlah penerima vaksin mencapai lima juta orang pada pekan ini. Hal itu dikatakan oleh Perdana Menteri Viktor Orban pada Jumat (21/5).

Orban mengatakan kepada radio pemerintah bahwa masker tidak akan perlu digunakan lagi di tempat umum, dan pertemuan hingga 500 orang sudah dapat digelar di tempat terbuka. Acara-acara di dalam ruangan juga terbuka bagi mereka pemegang sertifikat vaksinasi.

"Ini artinya kita telah menaklukkan gelombang ketiga pandemi," kata Orban seperti dilansir Reuters.

Orban menambahkan bahwa tiba waktunya untuk mengatakan selamat tinggal masker di tempat umum.

Baca Juga:  Rutin Minum Kopi Pahit Kurangi Resiko Diabetes 

Hungaria merupakan satu-satunya negara Uni Eropa yang merestui sekaligus menggunakan vaksin buatan Rusia dan Cina dalam jumlah besar sebelum Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) memeriksa atau menyetujuinya. Kebijakan itu memungkinkan Hungaria mencapai salah satu tingkat vaksinasi tertinggi Uni Eropa, dengan 50 persen dari sekitar 10 juta populasi mereka setidaknya telah disuntik dosis pertama.

Sebagian besar aspek industri jasa sudah kembali beroperasi seperti hotel, restoran, spa, teater, bioskop, pusat kebugaran, serta tempat olah raga.

Orban kembali menegaskan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang penangguhan pembayaran pinjaman sampai akhir Agustus, guna memungkinkan bank dan pemerintah melanjutkan pembicaraan dan menuntaskan rencana mengenai masa depan penangguhan tersebut.

Baca Juga:  Bupati Apresiasi Tim Satgas Covid-19

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hungaria akan menghapus sebagian besar pembatasan Covid-19 yang tersisa. Itu termasuk jam malam segera setelah jumlah penerima vaksin mencapai lima juta orang pada pekan ini. Hal itu dikatakan oleh Perdana Menteri Viktor Orban pada Jumat (21/5).

Orban mengatakan kepada radio pemerintah bahwa masker tidak akan perlu digunakan lagi di tempat umum, dan pertemuan hingga 500 orang sudah dapat digelar di tempat terbuka. Acara-acara di dalam ruangan juga terbuka bagi mereka pemegang sertifikat vaksinasi.

"Ini artinya kita telah menaklukkan gelombang ketiga pandemi," kata Orban seperti dilansir Reuters.

Orban menambahkan bahwa tiba waktunya untuk mengatakan selamat tinggal masker di tempat umum.

Baca Juga:  Bupati Apresiasi Tim Satgas Covid-19

Hungaria merupakan satu-satunya negara Uni Eropa yang merestui sekaligus menggunakan vaksin buatan Rusia dan Cina dalam jumlah besar sebelum Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) memeriksa atau menyetujuinya. Kebijakan itu memungkinkan Hungaria mencapai salah satu tingkat vaksinasi tertinggi Uni Eropa, dengan 50 persen dari sekitar 10 juta populasi mereka setidaknya telah disuntik dosis pertama.

- Advertisement -

Sebagian besar aspek industri jasa sudah kembali beroperasi seperti hotel, restoran, spa, teater, bioskop, pusat kebugaran, serta tempat olah raga.

Orban kembali menegaskan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang penangguhan pembayaran pinjaman sampai akhir Agustus, guna memungkinkan bank dan pemerintah melanjutkan pembicaraan dan menuntaskan rencana mengenai masa depan penangguhan tersebut.

- Advertisement -
Baca Juga:  LPSK Sudah Berikan Hak Pemulihan 3.461 Korban Pelanggaran HAM di Aceh

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hungaria akan menghapus sebagian besar pembatasan Covid-19 yang tersisa. Itu termasuk jam malam segera setelah jumlah penerima vaksin mencapai lima juta orang pada pekan ini. Hal itu dikatakan oleh Perdana Menteri Viktor Orban pada Jumat (21/5).

Orban mengatakan kepada radio pemerintah bahwa masker tidak akan perlu digunakan lagi di tempat umum, dan pertemuan hingga 500 orang sudah dapat digelar di tempat terbuka. Acara-acara di dalam ruangan juga terbuka bagi mereka pemegang sertifikat vaksinasi.

"Ini artinya kita telah menaklukkan gelombang ketiga pandemi," kata Orban seperti dilansir Reuters.

Orban menambahkan bahwa tiba waktunya untuk mengatakan selamat tinggal masker di tempat umum.

Baca Juga:  LPSK Sudah Berikan Hak Pemulihan 3.461 Korban Pelanggaran HAM di Aceh

Hungaria merupakan satu-satunya negara Uni Eropa yang merestui sekaligus menggunakan vaksin buatan Rusia dan Cina dalam jumlah besar sebelum Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) memeriksa atau menyetujuinya. Kebijakan itu memungkinkan Hungaria mencapai salah satu tingkat vaksinasi tertinggi Uni Eropa, dengan 50 persen dari sekitar 10 juta populasi mereka setidaknya telah disuntik dosis pertama.

Sebagian besar aspek industri jasa sudah kembali beroperasi seperti hotel, restoran, spa, teater, bioskop, pusat kebugaran, serta tempat olah raga.

Orban kembali menegaskan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang penangguhan pembayaran pinjaman sampai akhir Agustus, guna memungkinkan bank dan pemerintah melanjutkan pembicaraan dan menuntaskan rencana mengenai masa depan penangguhan tersebut.

Baca Juga:  Berkas Perkara Dua Terdakwa Korupsi Bakamla Dilimpahkan KPK

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari