Sabtu, 14 Februari 2026
- Advertisement -

ASN dan Honorer Wajib Vaksin

(RIAUPOS.CO) – Kesungguhan Pemkab Siak agar angka warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 melandai atau menjadi nihil, dimulai dari vaksinasi terhadap ASN dan warga yang rentan, termasuk lansia.

Dalam beberapa hari terakhir, setiap hari minimal 200 ASN dan honorer di lingkungan Pemkab Siak wajib menjalani vaksinasi.

Demikian dikatakan Juru Bicara Covid-19 Budhi Yuwono. Lebih jauh dijelaskannya, hal ini upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kalangan pegawai. Meski wajib prokes saat masuk kantor, namun ada saja yang terkonfirmasi positif, dan tentunya harus disikapi salah satunya dengan cara memberikan vaksin.

“Kami dari Satgas Covid-19, meminta kepala OPD dan Kabid untuk menurunkan pegawainya melakukan vaksinasi. Vaksinasi ini bukan saja hanya menyelamatkan para pegawai saja tapi juga keluarga, rekan dan tetangganya,” jelas Budhi.

Baca Juga:  Naik DAMRI Rp30 Ribu, Lintasi Enam Kecamatan di Siak

Sedemikian pentingnya vaksin dilakukan untuk para pegawai, sehingga Satgas Covid-19 bersama Dinas Kesehatan mewajibkan. Dengan diwajibkan, diharapkan para pegawai sadar, bahwa vaksinasi ini memiliki tujuan yang baik.

“Atas dasar itu pula, kami menerapkan UU Nomor 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan ada sanksi pidananya bagi yang enggan divaksin tanpa dasar dan alasan sesuai anjuran dokter,” terang Budhi.

Sesuai Pasal 14 UU Nomor 4/1984, barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam UU ini, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1 juta.

“Mari sama-sama mematuhi prokes jika tidak ingin dipidana dengan UU Nomor 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular,” tegas Kapolres Siak AKBP Gunar.(ifr)

Baca Juga:  Bupati Nasabah Pertama BPR Syariah

 

(RIAUPOS.CO) – Kesungguhan Pemkab Siak agar angka warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 melandai atau menjadi nihil, dimulai dari vaksinasi terhadap ASN dan warga yang rentan, termasuk lansia.

Dalam beberapa hari terakhir, setiap hari minimal 200 ASN dan honorer di lingkungan Pemkab Siak wajib menjalani vaksinasi.

Demikian dikatakan Juru Bicara Covid-19 Budhi Yuwono. Lebih jauh dijelaskannya, hal ini upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kalangan pegawai. Meski wajib prokes saat masuk kantor, namun ada saja yang terkonfirmasi positif, dan tentunya harus disikapi salah satunya dengan cara memberikan vaksin.

“Kami dari Satgas Covid-19, meminta kepala OPD dan Kabid untuk menurunkan pegawainya melakukan vaksinasi. Vaksinasi ini bukan saja hanya menyelamatkan para pegawai saja tapi juga keluarga, rekan dan tetangganya,” jelas Budhi.

Baca Juga:  Alfedri: Program Unggulan Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Siak

Sedemikian pentingnya vaksin dilakukan untuk para pegawai, sehingga Satgas Covid-19 bersama Dinas Kesehatan mewajibkan. Dengan diwajibkan, diharapkan para pegawai sadar, bahwa vaksinasi ini memiliki tujuan yang baik.

- Advertisement -

“Atas dasar itu pula, kami menerapkan UU Nomor 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan ada sanksi pidananya bagi yang enggan divaksin tanpa dasar dan alasan sesuai anjuran dokter,” terang Budhi.

Sesuai Pasal 14 UU Nomor 4/1984, barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam UU ini, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1 juta.

- Advertisement -

“Mari sama-sama mematuhi prokes jika tidak ingin dipidana dengan UU Nomor 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular,” tegas Kapolres Siak AKBP Gunar.(ifr)

Baca Juga:  3.391 Ekor Sapi Kurban Disembelih

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) – Kesungguhan Pemkab Siak agar angka warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 melandai atau menjadi nihil, dimulai dari vaksinasi terhadap ASN dan warga yang rentan, termasuk lansia.

Dalam beberapa hari terakhir, setiap hari minimal 200 ASN dan honorer di lingkungan Pemkab Siak wajib menjalani vaksinasi.

Demikian dikatakan Juru Bicara Covid-19 Budhi Yuwono. Lebih jauh dijelaskannya, hal ini upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kalangan pegawai. Meski wajib prokes saat masuk kantor, namun ada saja yang terkonfirmasi positif, dan tentunya harus disikapi salah satunya dengan cara memberikan vaksin.

“Kami dari Satgas Covid-19, meminta kepala OPD dan Kabid untuk menurunkan pegawainya melakukan vaksinasi. Vaksinasi ini bukan saja hanya menyelamatkan para pegawai saja tapi juga keluarga, rekan dan tetangganya,” jelas Budhi.

Baca Juga:  Idulfitri Momentum Mempererat Tali Silaturahmi, Wujudkan Siak Maju dan Sejahtera

Sedemikian pentingnya vaksin dilakukan untuk para pegawai, sehingga Satgas Covid-19 bersama Dinas Kesehatan mewajibkan. Dengan diwajibkan, diharapkan para pegawai sadar, bahwa vaksinasi ini memiliki tujuan yang baik.

“Atas dasar itu pula, kami menerapkan UU Nomor 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan ada sanksi pidananya bagi yang enggan divaksin tanpa dasar dan alasan sesuai anjuran dokter,” terang Budhi.

Sesuai Pasal 14 UU Nomor 4/1984, barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam UU ini, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1 juta.

“Mari sama-sama mematuhi prokes jika tidak ingin dipidana dengan UU Nomor 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular,” tegas Kapolres Siak AKBP Gunar.(ifr)

Baca Juga:  38 Pelanggar Prokes Disidang, 17 yang Hadir

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari