Jumat, 9 Oktober 2026
- Advertisement -

Polisi Kini Punya Mobil Patroli Tesla Model 3

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ikatan Motor Indonesia (IMI) menghibahkan sebuah mobil listrik Tesla kepada Korlantas Polri untuk kendaraan patroli lalu lintas.

"Hari ini IMI Pusat memberikan Korlantas Polri hibah satu kendaraan Tesla untuk patroli," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono di Kantor NTMC Polri, Jakarta, Kamis (25/2), seperti dikutip dari Antara.

Pihaknya pun berencana menggunakan mobil listrik untuk ke depannya. "Korlantas rencanakan (ke depannya) untuk menggunakan mobil listrik yang ramah lingkungan, efisien, dan irit. Ini bisa dilakukan di kota-kota besar," katanya.

Rudy Salim selaku Wakil Bendahara Umum IMI menuturkan bahwa hibah mobil listrik ini untuk menyosialisasikan penggunaan mobil listrik oleh Korlantas Polri kepada masyarakat seiring dengan adanya Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Baca Juga:  Tingkatkan Kerja Sama Pembangunan Riau dengan Kejati

"Sebagaimana Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai jadi sudah didukung Korlantas Polri. Semoga (dengan hibah mobil Tesla) memberikan pengaruh baik, bukan cuma untuk Korlantas, melainkan masyarakat bisa lihat bahwa Korlantas telah memelopori (penggunaan) kendaraan listrik," katanya.

Tesla hibah dari IMI tersebut merupakan model 3 Standard Range Plus yang seharga Rp1,5 miliar. Menurut dia, dari sisi bahan bakar, mobil listrik Tesla sangat hemat energi, murah, dan efisien. Untuk menempuh jarak 400 kilometer, kata dia, mobil ini hanya perlu pengecasan listrik selama 4–6 jam dengan biaya Rp70 ribu–Rp90 ribu.

Biaya perawatannya pun, lanjut dia, tergolong murah bila dibandingkan dengan perawatan kendaraan premium yang setara. "Ini (Tesla, biaya, Red) perawatannya sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Kalau perawatan mobil premium yang setara ini, sekitar Rp15 juta," kata Rudy.

Baca Juga:  Amankan 89,72 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi dalam Tiga Hari

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ikatan Motor Indonesia (IMI) menghibahkan sebuah mobil listrik Tesla kepada Korlantas Polri untuk kendaraan patroli lalu lintas.

"Hari ini IMI Pusat memberikan Korlantas Polri hibah satu kendaraan Tesla untuk patroli," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono di Kantor NTMC Polri, Jakarta, Kamis (25/2), seperti dikutip dari Antara.

Pihaknya pun berencana menggunakan mobil listrik untuk ke depannya. "Korlantas rencanakan (ke depannya) untuk menggunakan mobil listrik yang ramah lingkungan, efisien, dan irit. Ini bisa dilakukan di kota-kota besar," katanya.

Rudy Salim selaku Wakil Bendahara Umum IMI menuturkan bahwa hibah mobil listrik ini untuk menyosialisasikan penggunaan mobil listrik oleh Korlantas Polri kepada masyarakat seiring dengan adanya Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Baca Juga:  Pemerintah Tetap Beri Perhatian Khusus soal Stunting

"Sebagaimana Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai jadi sudah didukung Korlantas Polri. Semoga (dengan hibah mobil Tesla) memberikan pengaruh baik, bukan cuma untuk Korlantas, melainkan masyarakat bisa lihat bahwa Korlantas telah memelopori (penggunaan) kendaraan listrik," katanya.

- Advertisement -

Tesla hibah dari IMI tersebut merupakan model 3 Standard Range Plus yang seharga Rp1,5 miliar. Menurut dia, dari sisi bahan bakar, mobil listrik Tesla sangat hemat energi, murah, dan efisien. Untuk menempuh jarak 400 kilometer, kata dia, mobil ini hanya perlu pengecasan listrik selama 4–6 jam dengan biaya Rp70 ribu–Rp90 ribu.

Biaya perawatannya pun, lanjut dia, tergolong murah bila dibandingkan dengan perawatan kendaraan premium yang setara. "Ini (Tesla, biaya, Red) perawatannya sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Kalau perawatan mobil premium yang setara ini, sekitar Rp15 juta," kata Rudy.

- Advertisement -
Baca Juga:  Malam Sebelum Ditemukan Tewas, Jamaluddin Datangi Rumah Pengacara

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ikatan Motor Indonesia (IMI) menghibahkan sebuah mobil listrik Tesla kepada Korlantas Polri untuk kendaraan patroli lalu lintas.

"Hari ini IMI Pusat memberikan Korlantas Polri hibah satu kendaraan Tesla untuk patroli," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono di Kantor NTMC Polri, Jakarta, Kamis (25/2), seperti dikutip dari Antara.

Pihaknya pun berencana menggunakan mobil listrik untuk ke depannya. "Korlantas rencanakan (ke depannya) untuk menggunakan mobil listrik yang ramah lingkungan, efisien, dan irit. Ini bisa dilakukan di kota-kota besar," katanya.

Rudy Salim selaku Wakil Bendahara Umum IMI menuturkan bahwa hibah mobil listrik ini untuk menyosialisasikan penggunaan mobil listrik oleh Korlantas Polri kepada masyarakat seiring dengan adanya Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Baca Juga:  Tim Gakkum KLHK Berhasil Ungkap Perdagangan Trenggiling

"Sebagaimana Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai jadi sudah didukung Korlantas Polri. Semoga (dengan hibah mobil Tesla) memberikan pengaruh baik, bukan cuma untuk Korlantas, melainkan masyarakat bisa lihat bahwa Korlantas telah memelopori (penggunaan) kendaraan listrik," katanya.

Tesla hibah dari IMI tersebut merupakan model 3 Standard Range Plus yang seharga Rp1,5 miliar. Menurut dia, dari sisi bahan bakar, mobil listrik Tesla sangat hemat energi, murah, dan efisien. Untuk menempuh jarak 400 kilometer, kata dia, mobil ini hanya perlu pengecasan listrik selama 4–6 jam dengan biaya Rp70 ribu–Rp90 ribu.

Biaya perawatannya pun, lanjut dia, tergolong murah bila dibandingkan dengan perawatan kendaraan premium yang setara. "Ini (Tesla, biaya, Red) perawatannya sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Kalau perawatan mobil premium yang setara ini, sekitar Rp15 juta," kata Rudy.

Baca Juga:  Waspada, Varian Omicron Masuk Indonesia

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari