Sabtu, 29 November 2025
spot_img

Menikmati Air Terjun Batu Dinding Tanjung Belit

Jalan setapak menuju Air Terjun Batu Dinding di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, cukup melelahkan, tapi akhirnya terobati saat menemukan keindahan alam dan suasana air terjun ini.

(RIAUPOS.CO) — Perjalanan menuju objek wisata Air Terjun Batu Dinding di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kamparkiri Hulu, Kabupaten Kampar, memakan waktu sekitar 3 jam dari Kota Pekanbaru.

Pintu masuk menuju Desa Tanjung Belit melalui Desa Lipatkain, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Dari Kota Pekanbaru, Riau Pos menuju Desa Lipatkain, Kabupaten Kampar, lalu masuk ke dalam menuju Desa Tanjung Belit.

Di perjalanan Riau Pos menyaksikan pemandangan permukiman warga, deretan perkebunan sawit, kumpulan kerbau yang melintas di jalan.

Baca Juga:  Berkah Ramadan, Asral Dapat Bingkisan Jagung dari Istri Gubri

Mencapai objek wisata Air Terjun Batu Dinding saat ini tidak sesulit dahulu. Jika dahulu dari rumah warga kita harus mendaki perbukitan sekitar 30 menit, dan melewati jembatan bebatuan, saat ini hanya membayar tiket masuk Rp10.000 per orang, kita sudah bisa masuk melewati perbukitan menggunakan sepeda motor, dan mobil, dengan kondisi jalan telah ditimbun batu-batu yang memudahkan masyarakat untuk mendaki ke atas.

Sesampai di atas menuju ke tempat terakhir parkir kendaraan bermotor, pengunjung membayar Rp5.000 untuk parkir sepeda motor.

Selanjutnya sekitar 15 menit, pengunjung akan menikmati sensasi tracking di tepian aliran air terjun yang dipenuhi bebatuan, serta jalan setapak yang dibuat oleh warga sekitar untuk memudahkan perjalanan pengunjung.

Baca Juga:  Kata Monardo, jika Tempat Wisata Membahayakan Masyarakat, Ditutup! 

Suara gemercik air akan menemani pengunjung hingga sampai di lokasi. Mandi dan berenang akan menghilangkan rasa lelah selama perjalanan.***

Laporan Bayu SAPUTRA, Kamparkiri

 

 

Jalan setapak menuju Air Terjun Batu Dinding di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, cukup melelahkan, tapi akhirnya terobati saat menemukan keindahan alam dan suasana air terjun ini.

(RIAUPOS.CO) — Perjalanan menuju objek wisata Air Terjun Batu Dinding di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kamparkiri Hulu, Kabupaten Kampar, memakan waktu sekitar 3 jam dari Kota Pekanbaru.

Pintu masuk menuju Desa Tanjung Belit melalui Desa Lipatkain, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Dari Kota Pekanbaru, Riau Pos menuju Desa Lipatkain, Kabupaten Kampar, lalu masuk ke dalam menuju Desa Tanjung Belit.

Di perjalanan Riau Pos menyaksikan pemandangan permukiman warga, deretan perkebunan sawit, kumpulan kerbau yang melintas di jalan.

Baca Juga:  Berkah Ramadan, Asral Dapat Bingkisan Jagung dari Istri Gubri

Mencapai objek wisata Air Terjun Batu Dinding saat ini tidak sesulit dahulu. Jika dahulu dari rumah warga kita harus mendaki perbukitan sekitar 30 menit, dan melewati jembatan bebatuan, saat ini hanya membayar tiket masuk Rp10.000 per orang, kita sudah bisa masuk melewati perbukitan menggunakan sepeda motor, dan mobil, dengan kondisi jalan telah ditimbun batu-batu yang memudahkan masyarakat untuk mendaki ke atas.

- Advertisement -

Sesampai di atas menuju ke tempat terakhir parkir kendaraan bermotor, pengunjung membayar Rp5.000 untuk parkir sepeda motor.

Selanjutnya sekitar 15 menit, pengunjung akan menikmati sensasi tracking di tepian aliran air terjun yang dipenuhi bebatuan, serta jalan setapak yang dibuat oleh warga sekitar untuk memudahkan perjalanan pengunjung.

- Advertisement -
Baca Juga:  158 Daerah di Indonesia Sudah Siap Terapkan New Normal

Suara gemercik air akan menemani pengunjung hingga sampai di lokasi. Mandi dan berenang akan menghilangkan rasa lelah selama perjalanan.***

Laporan Bayu SAPUTRA, Kamparkiri

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

Jalan setapak menuju Air Terjun Batu Dinding di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, cukup melelahkan, tapi akhirnya terobati saat menemukan keindahan alam dan suasana air terjun ini.

(RIAUPOS.CO) — Perjalanan menuju objek wisata Air Terjun Batu Dinding di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kamparkiri Hulu, Kabupaten Kampar, memakan waktu sekitar 3 jam dari Kota Pekanbaru.

Pintu masuk menuju Desa Tanjung Belit melalui Desa Lipatkain, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Dari Kota Pekanbaru, Riau Pos menuju Desa Lipatkain, Kabupaten Kampar, lalu masuk ke dalam menuju Desa Tanjung Belit.

Di perjalanan Riau Pos menyaksikan pemandangan permukiman warga, deretan perkebunan sawit, kumpulan kerbau yang melintas di jalan.

Baca Juga:  Manfaat Minum Kopi untuk Bantu Daya Ingat hingga Belajar

Mencapai objek wisata Air Terjun Batu Dinding saat ini tidak sesulit dahulu. Jika dahulu dari rumah warga kita harus mendaki perbukitan sekitar 30 menit, dan melewati jembatan bebatuan, saat ini hanya membayar tiket masuk Rp10.000 per orang, kita sudah bisa masuk melewati perbukitan menggunakan sepeda motor, dan mobil, dengan kondisi jalan telah ditimbun batu-batu yang memudahkan masyarakat untuk mendaki ke atas.

Sesampai di atas menuju ke tempat terakhir parkir kendaraan bermotor, pengunjung membayar Rp5.000 untuk parkir sepeda motor.

Selanjutnya sekitar 15 menit, pengunjung akan menikmati sensasi tracking di tepian aliran air terjun yang dipenuhi bebatuan, serta jalan setapak yang dibuat oleh warga sekitar untuk memudahkan perjalanan pengunjung.

Baca Juga:  Berkah Ramadan, Asral Dapat Bingkisan Jagung dari Istri Gubri

Suara gemercik air akan menemani pengunjung hingga sampai di lokasi. Mandi dan berenang akan menghilangkan rasa lelah selama perjalanan.***

Laporan Bayu SAPUTRA, Kamparkiri

 

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari