Minggu, 29 Maret 2026
- Advertisement -

Pulang dari Jakarta, Seorang Warga Perawang, Siak, Suspect Corona

SIAK (RIAUPOS.CO)- Seorang warga Perawang, MS (52) karyawan perusahaan swasta di sana, dinyatakan suspect atau pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Siak dr Tonny Chandra saat rapat pembentukan Satgas  Corona di Wisma Pemda bersama Bupati Siak Drs Alfedri, Pj Sekda Jamaluddin, Direktur RSUD Temgku Rafi’an dan Forkopimda.
 
Terduga beberapa hari lalu pulang dari Jakarta, melayat keluarganya yang meninggal karena covrona. Saat pulang ke Perawang sempat berkumpul dengan 11 temannya.

”Saat ini terduga sedang menjalani perawan di Eka Hospital, sedangkan 11 temannya sedang diisolasi oleh pihak IKPP,” jelas Tonny.

Lebih jauh dikatakan Tonny, saat ditelusuri, ternyata abak keluarga Marlan yang meninggal tersebut positif corona, diduga MS ada kontak  fisik dengannya.

Baca Juga:  Mari Vote, Siak The Truly Malay

“Saat ini kami sedang koordinasi dengan pihak IKPP. Baik tentang pasien suspect maupun 11 temannya yang diisolasi,” ungkap Tonny.

Kata dia, semua harus jelas dan terbuka. Dalam hal ini tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Sebab semakin cepat diketahui seseorang suspect, semakin mudah ditelusuri telah kontak fisik dengan siapa saja dia dan sudah ke mana saja dia.

Bupati Siak, Alfredi, juga menjelaskan, dalam kasus pandemi corona ini,  perlu kerja sama semau pihak.  Salah satu bentuk kerja sama itu adalah dengan tetap berada di rumah.

“Jangan bepergian jika tidak terlalu perlu. Mengisolasi diri dan keluarga sangat penting, karena itu untuk kebaikan bersama,” ungkap Bupati.

Baca Juga:  60 Pelajar Terima Beasiswa Kemerdekaan di Tengah Pandemi Covid-19

Laporan: Monang Lubis (Siak)
Editor: M Erizal

SIAK (RIAUPOS.CO)- Seorang warga Perawang, MS (52) karyawan perusahaan swasta di sana, dinyatakan suspect atau pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Siak dr Tonny Chandra saat rapat pembentukan Satgas  Corona di Wisma Pemda bersama Bupati Siak Drs Alfedri, Pj Sekda Jamaluddin, Direktur RSUD Temgku Rafi’an dan Forkopimda.
 
Terduga beberapa hari lalu pulang dari Jakarta, melayat keluarganya yang meninggal karena covrona. Saat pulang ke Perawang sempat berkumpul dengan 11 temannya.

”Saat ini terduga sedang menjalani perawan di Eka Hospital, sedangkan 11 temannya sedang diisolasi oleh pihak IKPP,” jelas Tonny.

Lebih jauh dikatakan Tonny, saat ditelusuri, ternyata abak keluarga Marlan yang meninggal tersebut positif corona, diduga MS ada kontak  fisik dengannya.

Baca Juga:  Kakan Kemenag Siak Muharom Berpulang

“Saat ini kami sedang koordinasi dengan pihak IKPP. Baik tentang pasien suspect maupun 11 temannya yang diisolasi,” ungkap Tonny.

- Advertisement -

Kata dia, semua harus jelas dan terbuka. Dalam hal ini tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Sebab semakin cepat diketahui seseorang suspect, semakin mudah ditelusuri telah kontak fisik dengan siapa saja dia dan sudah ke mana saja dia.

Bupati Siak, Alfredi, juga menjelaskan, dalam kasus pandemi corona ini,  perlu kerja sama semau pihak.  Salah satu bentuk kerja sama itu adalah dengan tetap berada di rumah.

- Advertisement -

“Jangan bepergian jika tidak terlalu perlu. Mengisolasi diri dan keluarga sangat penting, karena itu untuk kebaikan bersama,” ungkap Bupati.

Baca Juga:  Penabalan Gelar Adat Bupati Siak Alfedri sebagai Datuk Seri Setia Amanah

Laporan: Monang Lubis (Siak)
Editor: M Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO)- Seorang warga Perawang, MS (52) karyawan perusahaan swasta di sana, dinyatakan suspect atau pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Siak dr Tonny Chandra saat rapat pembentukan Satgas  Corona di Wisma Pemda bersama Bupati Siak Drs Alfedri, Pj Sekda Jamaluddin, Direktur RSUD Temgku Rafi’an dan Forkopimda.
 
Terduga beberapa hari lalu pulang dari Jakarta, melayat keluarganya yang meninggal karena covrona. Saat pulang ke Perawang sempat berkumpul dengan 11 temannya.

”Saat ini terduga sedang menjalani perawan di Eka Hospital, sedangkan 11 temannya sedang diisolasi oleh pihak IKPP,” jelas Tonny.

Lebih jauh dikatakan Tonny, saat ditelusuri, ternyata abak keluarga Marlan yang meninggal tersebut positif corona, diduga MS ada kontak  fisik dengannya.

Baca Juga:  Penabalan Gelar Adat Bupati Siak Alfedri sebagai Datuk Seri Setia Amanah

“Saat ini kami sedang koordinasi dengan pihak IKPP. Baik tentang pasien suspect maupun 11 temannya yang diisolasi,” ungkap Tonny.

Kata dia, semua harus jelas dan terbuka. Dalam hal ini tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Sebab semakin cepat diketahui seseorang suspect, semakin mudah ditelusuri telah kontak fisik dengan siapa saja dia dan sudah ke mana saja dia.

Bupati Siak, Alfredi, juga menjelaskan, dalam kasus pandemi corona ini,  perlu kerja sama semau pihak.  Salah satu bentuk kerja sama itu adalah dengan tetap berada di rumah.

“Jangan bepergian jika tidak terlalu perlu. Mengisolasi diri dan keluarga sangat penting, karena itu untuk kebaikan bersama,” ungkap Bupati.

Baca Juga:  Muncul di Perumahan Wilayah Sungai Rawa Sungai Apit, Harimau Sumatera Terekam CCTV

Laporan: Monang Lubis (Siak)
Editor: M Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari