Senin, 1 Desember 2025
spot_img

KKN Pedagogik Unri Desa Pulau Baru Gali Potensi Kue Sawo dan Keripik Talas

KUANSING (RIAUPOS.CO) – Tim KKN Pedagogik Universitas Riau (Unri) melakukan pelatihan pembuatan kue sawo dan keripik talas di Desa Pulau Baru, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuansing, 3 Agustus kemarin. Selain itu juga melakukan sosialisasi guna menimbulkan kesadaran masyarakat terhadap pemaksimalan potensi desa.

Desa ini memiliki beberapa potensi bahan pangan yang sangat mudah ditemui, salah satunya yaitu buah sawo. Buah ini, jika tidak diolah terlebih dahulu memang memiliki nilai jual rendah. Hal ini menandakan pemanfaatan potensi desa yang satu ini belum optimal oleh masyarakat desa. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh Tim KKN Unri 2020 di Desa Pulau Baru.

“Kami melakukan pelatihan pembuatan kue sawo  pada Senin, 3 Agustus, dengan melihat ada potensi dengan nilai jual yang relatif lebih tinggi dan merupakan hasil produksi yang unik," ujar Sekretaris Tim KKN Unri Desa Pulau Baru 2020, Andri Kurniawan kepada Riaupos.co, Jumat (7/8/2020). 

Baca Juga:  Tata Janeeta Tak Mau Ungkap Alasan Gugat Cerai Suami

Selain melakukan pelatihan, Tim KKN Desa Pulau Baru Universitas Riau 2020 juga melakukan sosialisasi guna menimbulkan kesadaran masyarakat Desa Pulau Baru terhadap pemaksimalan potensi desa yang merupakan hal penting dalam memajukan perekonomian desa.

Bukan hanya pembuatan kue sawo, Tim KKN Desa Pulau Baru Universitas Riau 2020 juga telah melaksanakan pelatihan pembuatan keripik talas. Hal ini karena bahan baku talas cukup mudah ditemui di Desa Pulau Baru sama seperti sawo. 

“Talas juga dapat menjadi potensi desa yang cukup menjanjikan bagi perekonomian desa jika dioptimalkan pemanfaatannya," tambah Andri. 

Sementara itu Ketua Penggerak Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pulau Baru Yuli Desni mengapresiasi inisiatif tim kukerta Unri ini. 

Baca Juga:  Tambah Gemuk dengan 12 Wamen

“Kuenya enak, keripiknya enak, semuanya pas," ucap Yuli. 

Tim KKN Desa Pulau Baru Universitas Riau 2020 berharap dengan terlaksananya program kerja ini masyarakat Desa Pulau Baru dapat berpikir lebih kreatif dalam membuat suatu produk dengan memanfaatkan potensi desa yang melimpah.(bay)

KUANSING (RIAUPOS.CO) – Tim KKN Pedagogik Universitas Riau (Unri) melakukan pelatihan pembuatan kue sawo dan keripik talas di Desa Pulau Baru, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuansing, 3 Agustus kemarin. Selain itu juga melakukan sosialisasi guna menimbulkan kesadaran masyarakat terhadap pemaksimalan potensi desa.

Desa ini memiliki beberapa potensi bahan pangan yang sangat mudah ditemui, salah satunya yaitu buah sawo. Buah ini, jika tidak diolah terlebih dahulu memang memiliki nilai jual rendah. Hal ini menandakan pemanfaatan potensi desa yang satu ini belum optimal oleh masyarakat desa. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh Tim KKN Unri 2020 di Desa Pulau Baru.

“Kami melakukan pelatihan pembuatan kue sawo  pada Senin, 3 Agustus, dengan melihat ada potensi dengan nilai jual yang relatif lebih tinggi dan merupakan hasil produksi yang unik," ujar Sekretaris Tim KKN Unri Desa Pulau Baru 2020, Andri Kurniawan kepada Riaupos.co, Jumat (7/8/2020). 

Baca Juga:  Kementerian PAN-RB Apresiasi Penghargaan SAKIP, Riau Raih Predikat B

Selain melakukan pelatihan, Tim KKN Desa Pulau Baru Universitas Riau 2020 juga melakukan sosialisasi guna menimbulkan kesadaran masyarakat Desa Pulau Baru terhadap pemaksimalan potensi desa yang merupakan hal penting dalam memajukan perekonomian desa.

Bukan hanya pembuatan kue sawo, Tim KKN Desa Pulau Baru Universitas Riau 2020 juga telah melaksanakan pelatihan pembuatan keripik talas. Hal ini karena bahan baku talas cukup mudah ditemui di Desa Pulau Baru sama seperti sawo. 

- Advertisement -

“Talas juga dapat menjadi potensi desa yang cukup menjanjikan bagi perekonomian desa jika dioptimalkan pemanfaatannya," tambah Andri. 

Sementara itu Ketua Penggerak Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pulau Baru Yuli Desni mengapresiasi inisiatif tim kukerta Unri ini. 

- Advertisement -
Baca Juga:  122 Kepala Daerah Dilantik 26 Februari

“Kuenya enak, keripiknya enak, semuanya pas," ucap Yuli. 

Tim KKN Desa Pulau Baru Universitas Riau 2020 berharap dengan terlaksananya program kerja ini masyarakat Desa Pulau Baru dapat berpikir lebih kreatif dalam membuat suatu produk dengan memanfaatkan potensi desa yang melimpah.(bay)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KUANSING (RIAUPOS.CO) – Tim KKN Pedagogik Universitas Riau (Unri) melakukan pelatihan pembuatan kue sawo dan keripik talas di Desa Pulau Baru, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuansing, 3 Agustus kemarin. Selain itu juga melakukan sosialisasi guna menimbulkan kesadaran masyarakat terhadap pemaksimalan potensi desa.

Desa ini memiliki beberapa potensi bahan pangan yang sangat mudah ditemui, salah satunya yaitu buah sawo. Buah ini, jika tidak diolah terlebih dahulu memang memiliki nilai jual rendah. Hal ini menandakan pemanfaatan potensi desa yang satu ini belum optimal oleh masyarakat desa. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh Tim KKN Unri 2020 di Desa Pulau Baru.

“Kami melakukan pelatihan pembuatan kue sawo  pada Senin, 3 Agustus, dengan melihat ada potensi dengan nilai jual yang relatif lebih tinggi dan merupakan hasil produksi yang unik," ujar Sekretaris Tim KKN Unri Desa Pulau Baru 2020, Andri Kurniawan kepada Riaupos.co, Jumat (7/8/2020). 

Baca Juga:  Tren Kesembuhan di Riau Meningkat

Selain melakukan pelatihan, Tim KKN Desa Pulau Baru Universitas Riau 2020 juga melakukan sosialisasi guna menimbulkan kesadaran masyarakat Desa Pulau Baru terhadap pemaksimalan potensi desa yang merupakan hal penting dalam memajukan perekonomian desa.

Bukan hanya pembuatan kue sawo, Tim KKN Desa Pulau Baru Universitas Riau 2020 juga telah melaksanakan pelatihan pembuatan keripik talas. Hal ini karena bahan baku talas cukup mudah ditemui di Desa Pulau Baru sama seperti sawo. 

“Talas juga dapat menjadi potensi desa yang cukup menjanjikan bagi perekonomian desa jika dioptimalkan pemanfaatannya," tambah Andri. 

Sementara itu Ketua Penggerak Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pulau Baru Yuli Desni mengapresiasi inisiatif tim kukerta Unri ini. 

Baca Juga:  Rizal Ramli: Jokowi Berani Hentikan Ibu Kota Baru Enggak Ya?

“Kuenya enak, keripiknya enak, semuanya pas," ucap Yuli. 

Tim KKN Desa Pulau Baru Universitas Riau 2020 berharap dengan terlaksananya program kerja ini masyarakat Desa Pulau Baru dapat berpikir lebih kreatif dalam membuat suatu produk dengan memanfaatkan potensi desa yang melimpah.(bay)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari