Senin, 1 Desember 2025
spot_img

BPJS Kesehatan Luncurkan Skrining Mandiri Covid-19

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – BPJS Kesehatan sebagai salah satu badan hukum publik milik pemerintah, turut serius menanggapi wabah Covid-19 yang belum mereda hingga saat ini. Selain menyediakan berbagai layanan terbaru yang dapat diakses dengan online untuk kepengurusan JKN-KIS, BPJS Kesehatan juga menyematkan menu baru dalam aplikasi Mobile JKN. Menu Skrining Mandiri Covid-19 adalah salah satu menu baru yang bisa digunakan untuk membantu analisa potensi resiko penyebaran Covid-19 di lingkungan peserta.

Dalam menu Skrining Mandiri Covid-19 ini, peserta JKN-KIS akan menjawab beberapa pertanyaan. Pertanyaan akan diberikan seputar kondisi kesehatan peserta, riwayat perjalanan dan kontak peserta dengan pasien terindikasi Covid – 19. Sari salah satu peserta sudah memanfaatkan layanan deteksi dini ini melalui Aplikasi Mobile JKN.

Baca Juga:  Februari 2020, Sony Luncurkan Mirrorless Alpha A9 Mark

“Saya kemarin sempat buka Mobile JKN, dan ada tanda new, dan ternyata salah satu menu baru adalah Skrining Covid-19. Menurut saya, menu ini menarik. Selain itu, saat ini penyebaran virus corona di Indonesia juga terus bertambah. Jadi saya coba ikuti dan buka menu ini,” ujar Sari pada Kamis (23/04).

Saat memulai layanan tersebut, peserta akan disodori berbagai pertanyaan. Menurut Sari, pertanyaan yang muncul mudah dimengerti dan dijawab oleh peserta. Nantinya, dari sejumlah pertanyan tersebut akan dianalisa oleh pihak BPJS Kesehatan dan hasilnya akan langsung muncul di layar smartphone.

“Saat mengikuti screening ini kita menjawab beberapa pertanyaan, apakah kita sempat demam, sesak nafas, punya penyakit jantung atau pernah berkontak dengan pasien Covid atau tidak. Saya rasa ini screening yang baik, hal semacam ini memang dibutuhkan. Hal yang terpenting adalah mengisi dengan jujur, supaya datanya benar dan bisa digunakan dengan maksimal,” ujarnya.

Baca Juga:  NU-Muhammadiyah Beda Sikap soal Uighur

Di akhir screening, peserta tetap diberi himbauan untuk terus berperilaku hidup bersih dan sehat, tidak berdekatan, tidak berkumpul untuk sementara waktu dan tetap dirumah. Peserta pun tenang karena BPJS Kesehatan merahasiakan data yang masuk. Mari manfaatkan menu Skrining Covid-19 ini, isi dengan jujur dan berikan data dengan benar demi melawan Covid-19.

 

Sumber:JawaPos.com

Editor: Deslina

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – BPJS Kesehatan sebagai salah satu badan hukum publik milik pemerintah, turut serius menanggapi wabah Covid-19 yang belum mereda hingga saat ini. Selain menyediakan berbagai layanan terbaru yang dapat diakses dengan online untuk kepengurusan JKN-KIS, BPJS Kesehatan juga menyematkan menu baru dalam aplikasi Mobile JKN. Menu Skrining Mandiri Covid-19 adalah salah satu menu baru yang bisa digunakan untuk membantu analisa potensi resiko penyebaran Covid-19 di lingkungan peserta.

Dalam menu Skrining Mandiri Covid-19 ini, peserta JKN-KIS akan menjawab beberapa pertanyaan. Pertanyaan akan diberikan seputar kondisi kesehatan peserta, riwayat perjalanan dan kontak peserta dengan pasien terindikasi Covid – 19. Sari salah satu peserta sudah memanfaatkan layanan deteksi dini ini melalui Aplikasi Mobile JKN.

Baca Juga:  ASN, TNI/Polri, Karyawan Dilarang Liburan saat Imlek

“Saya kemarin sempat buka Mobile JKN, dan ada tanda new, dan ternyata salah satu menu baru adalah Skrining Covid-19. Menurut saya, menu ini menarik. Selain itu, saat ini penyebaran virus corona di Indonesia juga terus bertambah. Jadi saya coba ikuti dan buka menu ini,” ujar Sari pada Kamis (23/04).

Saat memulai layanan tersebut, peserta akan disodori berbagai pertanyaan. Menurut Sari, pertanyaan yang muncul mudah dimengerti dan dijawab oleh peserta. Nantinya, dari sejumlah pertanyan tersebut akan dianalisa oleh pihak BPJS Kesehatan dan hasilnya akan langsung muncul di layar smartphone.

“Saat mengikuti screening ini kita menjawab beberapa pertanyaan, apakah kita sempat demam, sesak nafas, punya penyakit jantung atau pernah berkontak dengan pasien Covid atau tidak. Saya rasa ini screening yang baik, hal semacam ini memang dibutuhkan. Hal yang terpenting adalah mengisi dengan jujur, supaya datanya benar dan bisa digunakan dengan maksimal,” ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Februari 2020, Sony Luncurkan Mirrorless Alpha A9 Mark

Di akhir screening, peserta tetap diberi himbauan untuk terus berperilaku hidup bersih dan sehat, tidak berdekatan, tidak berkumpul untuk sementara waktu dan tetap dirumah. Peserta pun tenang karena BPJS Kesehatan merahasiakan data yang masuk. Mari manfaatkan menu Skrining Covid-19 ini, isi dengan jujur dan berikan data dengan benar demi melawan Covid-19.

 

- Advertisement -

Sumber:JawaPos.com

Editor: Deslina

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – BPJS Kesehatan sebagai salah satu badan hukum publik milik pemerintah, turut serius menanggapi wabah Covid-19 yang belum mereda hingga saat ini. Selain menyediakan berbagai layanan terbaru yang dapat diakses dengan online untuk kepengurusan JKN-KIS, BPJS Kesehatan juga menyematkan menu baru dalam aplikasi Mobile JKN. Menu Skrining Mandiri Covid-19 adalah salah satu menu baru yang bisa digunakan untuk membantu analisa potensi resiko penyebaran Covid-19 di lingkungan peserta.

Dalam menu Skrining Mandiri Covid-19 ini, peserta JKN-KIS akan menjawab beberapa pertanyaan. Pertanyaan akan diberikan seputar kondisi kesehatan peserta, riwayat perjalanan dan kontak peserta dengan pasien terindikasi Covid – 19. Sari salah satu peserta sudah memanfaatkan layanan deteksi dini ini melalui Aplikasi Mobile JKN.

Baca Juga:  AirAsia Dinobatkan sebagai Maskapai Low-Cost

“Saya kemarin sempat buka Mobile JKN, dan ada tanda new, dan ternyata salah satu menu baru adalah Skrining Covid-19. Menurut saya, menu ini menarik. Selain itu, saat ini penyebaran virus corona di Indonesia juga terus bertambah. Jadi saya coba ikuti dan buka menu ini,” ujar Sari pada Kamis (23/04).

Saat memulai layanan tersebut, peserta akan disodori berbagai pertanyaan. Menurut Sari, pertanyaan yang muncul mudah dimengerti dan dijawab oleh peserta. Nantinya, dari sejumlah pertanyan tersebut akan dianalisa oleh pihak BPJS Kesehatan dan hasilnya akan langsung muncul di layar smartphone.

“Saat mengikuti screening ini kita menjawab beberapa pertanyaan, apakah kita sempat demam, sesak nafas, punya penyakit jantung atau pernah berkontak dengan pasien Covid atau tidak. Saya rasa ini screening yang baik, hal semacam ini memang dibutuhkan. Hal yang terpenting adalah mengisi dengan jujur, supaya datanya benar dan bisa digunakan dengan maksimal,” ujarnya.

Baca Juga:  ASN, TNI/Polri, Karyawan Dilarang Liburan saat Imlek

Di akhir screening, peserta tetap diberi himbauan untuk terus berperilaku hidup bersih dan sehat, tidak berdekatan, tidak berkumpul untuk sementara waktu dan tetap dirumah. Peserta pun tenang karena BPJS Kesehatan merahasiakan data yang masuk. Mari manfaatkan menu Skrining Covid-19 ini, isi dengan jujur dan berikan data dengan benar demi melawan Covid-19.

 

Sumber:JawaPos.com

Editor: Deslina

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari