Selasa, 22 September 2026
- Advertisement -

Tiga WNI Batal Pulang dari Wuhan Karena Tak Lolos Screening

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, berhasil dievakusi dengan sehat. Hal inipun dipertergas Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

“Jadi 238 yang datang, menurut data,” kata Menkes melalui pantauan video yang diterima ANTARA di Jakarta, Ahad (2/2).

Terkait perubahan data WNI yang pulang dari Wuhan, Menkes memang mengungkapkan adanya perubahan. Semestinya, ada 245 orang yang dievakuasi. Namun, dari 245 orang tersebut, empat orang diantaranya menyatakan tidak bersedia dievakuasi atas kehendak sendiri.

“Empat orang menyatakan untuk tidak mau berangkat karena lebih nyaman di sana. Meski kita sudah tawarkan semua,” tambahnya.

WNI yang tidak ingin dievakuasi pun telah membuat surat pernyataan yang menyebutkan alasan mereka tidak bersedia dievakuasi. Kemudian, selain empat orang itu, tiga orang lainnya tidak berhasil melalui uji pemeriksaan yang dilakukan oleh pemerintah China.

Baca Juga:  Pakai Sabu, 3 Pilot Ditangkap Polisi

“Yang tiga tidak lolos screeningScreening yang dilakukan pemerintah China yang meliputi bertahap, tiga tahap mereka harus jalani,” ujarnya.

Tentunya, ungkap Terawan, screening yang dilakukan di China memberikan rasa lega. Sebab, memberi kepastian bahwa WNI yang berhasil dievakuasi adalah mereka yang dalam keadaan sehat.

“Itu membuat kita merasa nyaman bahwa yang berangkat ke kita ini sudah dipastikan oleh pemerintah China bahwa itu (mereka) adalah orang-orang yang sehat,” tegasnya.

Namun demikian, pemerintah Indonesia tetap harus memastikan kembali kesehatan mereka yang berhasil mendarat di Indonesia melalui pemeriksaan yang dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan WHO.

Perlu diketahui, Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, telah tiba di Natuna untuk menjalani proses karantina selama 14 hari. Sebelumnya, WNI yang berjumlah 238 ini dibawa dari Batam ke Natuna menggunakan tiga pesawat.

Baca Juga:  Turis Menyebutnya Kampung Paling Indah

Dilansir dari Antara, Ahad (2/2), WNI telah tiba di Lanud TNI Raden Sadjad Ranai, Natuna, Kepulauan Riau. Seluruh WNI diangkut dalam 3 pesawat milik TNI yakni Hercules A-1315 dan dua pesawat Boeing AL-7304 dan A 7306.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, berhasil dievakusi dengan sehat. Hal inipun dipertergas Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

“Jadi 238 yang datang, menurut data,” kata Menkes melalui pantauan video yang diterima ANTARA di Jakarta, Ahad (2/2).

Terkait perubahan data WNI yang pulang dari Wuhan, Menkes memang mengungkapkan adanya perubahan. Semestinya, ada 245 orang yang dievakuasi. Namun, dari 245 orang tersebut, empat orang diantaranya menyatakan tidak bersedia dievakuasi atas kehendak sendiri.

“Empat orang menyatakan untuk tidak mau berangkat karena lebih nyaman di sana. Meski kita sudah tawarkan semua,” tambahnya.

WNI yang tidak ingin dievakuasi pun telah membuat surat pernyataan yang menyebutkan alasan mereka tidak bersedia dievakuasi. Kemudian, selain empat orang itu, tiga orang lainnya tidak berhasil melalui uji pemeriksaan yang dilakukan oleh pemerintah China.

- Advertisement -
Baca Juga:  GHB, Cairan Rahasia Reynhard Sinaga untuk Lumpuhkan Korbannya

“Yang tiga tidak lolos screeningScreening yang dilakukan pemerintah China yang meliputi bertahap, tiga tahap mereka harus jalani,” ujarnya.

Tentunya, ungkap Terawan, screening yang dilakukan di China memberikan rasa lega. Sebab, memberi kepastian bahwa WNI yang berhasil dievakuasi adalah mereka yang dalam keadaan sehat.

- Advertisement -

“Itu membuat kita merasa nyaman bahwa yang berangkat ke kita ini sudah dipastikan oleh pemerintah China bahwa itu (mereka) adalah orang-orang yang sehat,” tegasnya.

Namun demikian, pemerintah Indonesia tetap harus memastikan kembali kesehatan mereka yang berhasil mendarat di Indonesia melalui pemeriksaan yang dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan WHO.

Perlu diketahui, Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, telah tiba di Natuna untuk menjalani proses karantina selama 14 hari. Sebelumnya, WNI yang berjumlah 238 ini dibawa dari Batam ke Natuna menggunakan tiga pesawat.

Baca Juga:  Vaksinasi Lengkap Jadi Syarat Keberangkatan ke Tanah Suci

Dilansir dari Antara, Ahad (2/2), WNI telah tiba di Lanud TNI Raden Sadjad Ranai, Natuna, Kepulauan Riau. Seluruh WNI diangkut dalam 3 pesawat milik TNI yakni Hercules A-1315 dan dua pesawat Boeing AL-7304 dan A 7306.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, berhasil dievakusi dengan sehat. Hal inipun dipertergas Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

“Jadi 238 yang datang, menurut data,” kata Menkes melalui pantauan video yang diterima ANTARA di Jakarta, Ahad (2/2).

Terkait perubahan data WNI yang pulang dari Wuhan, Menkes memang mengungkapkan adanya perubahan. Semestinya, ada 245 orang yang dievakuasi. Namun, dari 245 orang tersebut, empat orang diantaranya menyatakan tidak bersedia dievakuasi atas kehendak sendiri.

“Empat orang menyatakan untuk tidak mau berangkat karena lebih nyaman di sana. Meski kita sudah tawarkan semua,” tambahnya.

WNI yang tidak ingin dievakuasi pun telah membuat surat pernyataan yang menyebutkan alasan mereka tidak bersedia dievakuasi. Kemudian, selain empat orang itu, tiga orang lainnya tidak berhasil melalui uji pemeriksaan yang dilakukan oleh pemerintah China.

Baca Juga:  Pendaftaran Calon Dirut PD Bank BPR Dibuka

“Yang tiga tidak lolos screeningScreening yang dilakukan pemerintah China yang meliputi bertahap, tiga tahap mereka harus jalani,” ujarnya.

Tentunya, ungkap Terawan, screening yang dilakukan di China memberikan rasa lega. Sebab, memberi kepastian bahwa WNI yang berhasil dievakuasi adalah mereka yang dalam keadaan sehat.

“Itu membuat kita merasa nyaman bahwa yang berangkat ke kita ini sudah dipastikan oleh pemerintah China bahwa itu (mereka) adalah orang-orang yang sehat,” tegasnya.

Namun demikian, pemerintah Indonesia tetap harus memastikan kembali kesehatan mereka yang berhasil mendarat di Indonesia melalui pemeriksaan yang dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan WHO.

Perlu diketahui, Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, telah tiba di Natuna untuk menjalani proses karantina selama 14 hari. Sebelumnya, WNI yang berjumlah 238 ini dibawa dari Batam ke Natuna menggunakan tiga pesawat.

Baca Juga:  Sunan Kalijaga Laporkan Putrinya Salmafina sebagai Orang Hilang

Dilansir dari Antara, Ahad (2/2), WNI telah tiba di Lanud TNI Raden Sadjad Ranai, Natuna, Kepulauan Riau. Seluruh WNI diangkut dalam 3 pesawat milik TNI yakni Hercules A-1315 dan dua pesawat Boeing AL-7304 dan A 7306.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari