Kamis, 25 Juni 2026
- Advertisement -

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – BRK Syariah menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS). Komitmen tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendorong tersedianya data ekonomi yang akurat sebagai landasan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala BPS Provinsi Riau, Dr Asep Riyadi, mengatakan hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi salah satu instrumen penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Menurutnya, keterlibatan seluruh pelaku usaha, termasuk sektor perbankan dan jasa keuangan, sangat dibutuhkan agar gambaran perekonomian daerah dapat tersaji secara utuh.

“Data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan. Karena itu, partisipasi seluruh pelaku usaha sangat penting agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang sesungguhnya,” ujarnya dalam kegiatan sosialisasi SE2026 di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah, Senin (22/6/2026).

Baca Juga:  Perkuat Layanan Keuangan Daerah, Pemprov Riau Teken MoU dengan Bank Riau Kepri Syariah

Pada kesempatan itu, Asep juga memaparkan kondisi ekonomi Riau yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Ia menyebutkan, pada Triwulan I 2026, ekonomi Provinsi Riau tumbuh sebesar 4,89 persen.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut didorong oleh konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor. Sementara itu, sektor industri pengolahan, pertanian, serta pertambangan masih menjadi penyangga utama perekonomian daerah.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah, menyambut baik pelaksanaan program nasional tersebut. Ia menilai sensus ekonomi memiliki peran penting dalam mendukung penyusunan kebijakan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat maupun dunia usaha.

“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan ekonomi yang berdampak langsung terhadap masyarakat dan dunia usaha. Sebagai lembaga keuangan syariah, BRK Syariah mendukung penuh upaya BPS dalam menghadirkan data yang akurat dan berkualitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga:  BRK Syariah Dorong Transaksi Cashless bagi Pelajar

Fajar menambahkan, keberadaan data ekonomi yang valid juga sangat membantu sektor perbankan dalam memahami kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha. Dengan demikian, penyaluran pembiayaan dapat dilakukan secara lebih efektif serta tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut, BRK Syariah turut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan SE2026 melalui gerakan TIR (Terima Petugas, Isi Data dengan Benar, dan Rahasia Terjaga) yang dikampanyekan BPS.

Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dengan baik, memberikan data secara jujur dan akurat, serta tidak perlu khawatir terhadap keamanan informasi yang disampaikan karena seluruh data dijamin kerahasiaannya dan dilindungi oleh undang-undang.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, sektor perbankan, dan masyarakat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data berkualitas yang dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan, baik di Provinsi Riau maupun secara nasional. (*)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – BRK Syariah menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS). Komitmen tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendorong tersedianya data ekonomi yang akurat sebagai landasan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala BPS Provinsi Riau, Dr Asep Riyadi, mengatakan hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi salah satu instrumen penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Menurutnya, keterlibatan seluruh pelaku usaha, termasuk sektor perbankan dan jasa keuangan, sangat dibutuhkan agar gambaran perekonomian daerah dapat tersaji secara utuh.

“Data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan. Karena itu, partisipasi seluruh pelaku usaha sangat penting agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang sesungguhnya,” ujarnya dalam kegiatan sosialisasi SE2026 di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah, Senin (22/6/2026).

Baca Juga:  Mengenal Evolusi Dynamic Shield yang Ada di Mitsubishi Pajero Sport Facelift

Pada kesempatan itu, Asep juga memaparkan kondisi ekonomi Riau yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Ia menyebutkan, pada Triwulan I 2026, ekonomi Provinsi Riau tumbuh sebesar 4,89 persen.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut didorong oleh konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor. Sementara itu, sektor industri pengolahan, pertanian, serta pertambangan masih menjadi penyangga utama perekonomian daerah.

- Advertisement -

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah, menyambut baik pelaksanaan program nasional tersebut. Ia menilai sensus ekonomi memiliki peran penting dalam mendukung penyusunan kebijakan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat maupun dunia usaha.

“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan ekonomi yang berdampak langsung terhadap masyarakat dan dunia usaha. Sebagai lembaga keuangan syariah, BRK Syariah mendukung penuh upaya BPS dalam menghadirkan data yang akurat dan berkualitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Riau Tunggu Restu Kemenaker, Pembahasan UMP 2026 Dijadwalkan Pekan Depan

Fajar menambahkan, keberadaan data ekonomi yang valid juga sangat membantu sektor perbankan dalam memahami kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha. Dengan demikian, penyaluran pembiayaan dapat dilakukan secara lebih efektif serta tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut, BRK Syariah turut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan SE2026 melalui gerakan TIR (Terima Petugas, Isi Data dengan Benar, dan Rahasia Terjaga) yang dikampanyekan BPS.

Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dengan baik, memberikan data secara jujur dan akurat, serta tidak perlu khawatir terhadap keamanan informasi yang disampaikan karena seluruh data dijamin kerahasiaannya dan dilindungi oleh undang-undang.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, sektor perbankan, dan masyarakat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data berkualitas yang dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan, baik di Provinsi Riau maupun secara nasional. (*)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – BRK Syariah menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS). Komitmen tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendorong tersedianya data ekonomi yang akurat sebagai landasan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala BPS Provinsi Riau, Dr Asep Riyadi, mengatakan hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi salah satu instrumen penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Menurutnya, keterlibatan seluruh pelaku usaha, termasuk sektor perbankan dan jasa keuangan, sangat dibutuhkan agar gambaran perekonomian daerah dapat tersaji secara utuh.

“Data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan. Karena itu, partisipasi seluruh pelaku usaha sangat penting agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang sesungguhnya,” ujarnya dalam kegiatan sosialisasi SE2026 di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah, Senin (22/6/2026).

Baca Juga:  Perkuat Layanan Keuangan Daerah, Pemprov Riau Teken MoU dengan Bank Riau Kepri Syariah

Pada kesempatan itu, Asep juga memaparkan kondisi ekonomi Riau yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Ia menyebutkan, pada Triwulan I 2026, ekonomi Provinsi Riau tumbuh sebesar 4,89 persen.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut didorong oleh konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor. Sementara itu, sektor industri pengolahan, pertanian, serta pertambangan masih menjadi penyangga utama perekonomian daerah.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah, menyambut baik pelaksanaan program nasional tersebut. Ia menilai sensus ekonomi memiliki peran penting dalam mendukung penyusunan kebijakan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat maupun dunia usaha.

“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan ekonomi yang berdampak langsung terhadap masyarakat dan dunia usaha. Sebagai lembaga keuangan syariah, BRK Syariah mendukung penuh upaya BPS dalam menghadirkan data yang akurat dan berkualitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga:  Petakan Ulang Ekspor-Impor

Fajar menambahkan, keberadaan data ekonomi yang valid juga sangat membantu sektor perbankan dalam memahami kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha. Dengan demikian, penyaluran pembiayaan dapat dilakukan secara lebih efektif serta tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut, BRK Syariah turut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan SE2026 melalui gerakan TIR (Terima Petugas, Isi Data dengan Benar, dan Rahasia Terjaga) yang dikampanyekan BPS.

Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dengan baik, memberikan data secara jujur dan akurat, serta tidak perlu khawatir terhadap keamanan informasi yang disampaikan karena seluruh data dijamin kerahasiaannya dan dilindungi oleh undang-undang.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, sektor perbankan, dan masyarakat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data berkualitas yang dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan, baik di Provinsi Riau maupun secara nasional. (*)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari