Jumat, 10 April 2026
- Advertisement -

Satu Anak Meninggal Akibat Campak, Wali Kota Pekanbaru Serukan Imunisasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kasus campak di Kota Pekanbaru terus meningkat. Hingga pertengahan Oktober 2025, tercatat ada 627 dugaan kasus campak, dengan 90 di antaranya telah terkonfirmasi positif. Ironisnya, satu anak dilaporkan meninggal akibat penyakit tersebut.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengimbau seluruh orang tua agar segera membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan imunisasi campak. “Kami mengimbau orang tua agar tidak menunda imunisasi. Campak bisa menular dan menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia dan radang otak,” ujarnya belum lama ini.

Agung menegaskan bahwa imunisasi campak tersedia tidak hanya di posyandu, tetapi juga di puskesmas serta sekolah-sekolah yang dijangkau oleh petugas kesehatan. “Imunisasi ini aman, gratis, dan sangat penting untuk melindungi anak-anak kita dari ancaman campak,” tambahnya.

Baca Juga:  PSMTI Riau Serahkan 500 Bingkisan Imlek

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, menuturkan bahwa imunisasi bukan hanya melindungi anak, tetapi juga lingkungan sekitar dari potensi penularan. “Masyarakat bisa datang ke salah satu dari 21 puskesmas di Kota Pekanbaru untuk mendapatkan imunisasi campak secara gratis,” jelasnya.

Ia mengingatkan kembali para orang tua agar melengkapi imunisasi anak-anak mereka. “Imunisasi merupakan satu-satunya cara efektif untuk mencegah penularan campak,” tegas Hazli.(ilo)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kasus campak di Kota Pekanbaru terus meningkat. Hingga pertengahan Oktober 2025, tercatat ada 627 dugaan kasus campak, dengan 90 di antaranya telah terkonfirmasi positif. Ironisnya, satu anak dilaporkan meninggal akibat penyakit tersebut.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengimbau seluruh orang tua agar segera membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan imunisasi campak. “Kami mengimbau orang tua agar tidak menunda imunisasi. Campak bisa menular dan menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia dan radang otak,” ujarnya belum lama ini.

Agung menegaskan bahwa imunisasi campak tersedia tidak hanya di posyandu, tetapi juga di puskesmas serta sekolah-sekolah yang dijangkau oleh petugas kesehatan. “Imunisasi ini aman, gratis, dan sangat penting untuk melindungi anak-anak kita dari ancaman campak,” tambahnya.

Baca Juga:  Wako Pekanbaru: Mudik, Tetap Jaga Kesehatan dan Keselamatan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, menuturkan bahwa imunisasi bukan hanya melindungi anak, tetapi juga lingkungan sekitar dari potensi penularan. “Masyarakat bisa datang ke salah satu dari 21 puskesmas di Kota Pekanbaru untuk mendapatkan imunisasi campak secara gratis,” jelasnya.

Ia mengingatkan kembali para orang tua agar melengkapi imunisasi anak-anak mereka. “Imunisasi merupakan satu-satunya cara efektif untuk mencegah penularan campak,” tegas Hazli.(ilo)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kasus campak di Kota Pekanbaru terus meningkat. Hingga pertengahan Oktober 2025, tercatat ada 627 dugaan kasus campak, dengan 90 di antaranya telah terkonfirmasi positif. Ironisnya, satu anak dilaporkan meninggal akibat penyakit tersebut.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengimbau seluruh orang tua agar segera membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan imunisasi campak. “Kami mengimbau orang tua agar tidak menunda imunisasi. Campak bisa menular dan menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia dan radang otak,” ujarnya belum lama ini.

Agung menegaskan bahwa imunisasi campak tersedia tidak hanya di posyandu, tetapi juga di puskesmas serta sekolah-sekolah yang dijangkau oleh petugas kesehatan. “Imunisasi ini aman, gratis, dan sangat penting untuk melindungi anak-anak kita dari ancaman campak,” tambahnya.

Baca Juga:  Lima Bulan, 860 Kasus DBD di Riau

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, menuturkan bahwa imunisasi bukan hanya melindungi anak, tetapi juga lingkungan sekitar dari potensi penularan. “Masyarakat bisa datang ke salah satu dari 21 puskesmas di Kota Pekanbaru untuk mendapatkan imunisasi campak secara gratis,” jelasnya.

Ia mengingatkan kembali para orang tua agar melengkapi imunisasi anak-anak mereka. “Imunisasi merupakan satu-satunya cara efektif untuk mencegah penularan campak,” tegas Hazli.(ilo)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari