Senin, 12 Oktober 2026
- Advertisement -

Polisi Sita Senjata Rakitan Sisa Konflik di NAD

REDELONG (RIAUPOS.CO) —  Polres Bener Meriah menyita sepucuk senjata rakitan dan sejumlah peluru aktif  sisa konflik yang diserahkan warga, Sabtu   (4/1) malam sekira pukul 22:35 Wib.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kapolsek Mesidah Ipda Agus kepada Rakyat Aceh Ahad (5/1) menjelaskan, sebelumnya Bripka Amru Faylano mendapatkan informasi ada senjata rakitan milik warga Kecamatan Mesidah yang ditanam di kebun di Desa Wer Tingkem Kecamatan Mesidah Kabupaten Bener Meriah.

"Senjata api tersebut diserahkan setelah dilakukan pendekatan oleh Bhabinkamtibmas Bripka Amru Faylano, untuk mendapatkan senjata api rakitan sisa masa konflik aceh silam," ujarnya. 

Ia menambahkan, Sabtu malam, Bripka Amru Faylano beserta pemiliknya menuju lokasi menggali senjata rakitan yang ditanam di  kedalaman tanah sedalam 60 cm.

Baca Juga:  Indonesia Land of Diversity di Pameran Dubai Expo 2020 Untuk Dunia

"Saat ditemukan, senjata rakitan panjang dilengakapi teleskop merek norkoni dan 7 butir aminisi SS serta enam pulu aktik AK dibungkus dengan  plastik berwarna hijau dan  diikat tali berwarna merah," ungkapanya.

Menurutnya, peluru aktif SS 1 tersebut dapat digunakan dengan senjata api rakitan yang ditemukan dan seluruh barang temuan tersebut merupakan sisa konflik aceh. "Hari ini barang bukti senjata api rakitan panjang dan sejumlah amunisi sedang dalam perjalanan ke Polres Bener Meriah untuk diamankan," tegasnya.

Sementara itu di tempat terpisah Kapolres Bener Meriah Siswoyo Adi Wijaya mengucapkan terima kasih kepada masyakat  yang telah bersedia menyerahkan senjata api miliknya dengan sukarela kepada pihak kepolisian untuk diamankan.  

Baca Juga:  Dewas Nyatakan Lili Bersalah Melakukan Pembohongan Publik

"Kami juga berharap, untuk keamanan dan kedamaian yang kondusif di Bener Meriah masyarakat  lainnya yang masih menyimpan juga dapat  menyerahkan  kepada kami dan kami menjamin tidak akan melakukan proses jika ada kesdaran dari pemilik untuk menyerahkan langsung kepada polres Bener Meriah, " tegasnya.(uri/min/rpg)

REDELONG (RIAUPOS.CO) —  Polres Bener Meriah menyita sepucuk senjata rakitan dan sejumlah peluru aktif  sisa konflik yang diserahkan warga, Sabtu   (4/1) malam sekira pukul 22:35 Wib.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kapolsek Mesidah Ipda Agus kepada Rakyat Aceh Ahad (5/1) menjelaskan, sebelumnya Bripka Amru Faylano mendapatkan informasi ada senjata rakitan milik warga Kecamatan Mesidah yang ditanam di kebun di Desa Wer Tingkem Kecamatan Mesidah Kabupaten Bener Meriah.

"Senjata api tersebut diserahkan setelah dilakukan pendekatan oleh Bhabinkamtibmas Bripka Amru Faylano, untuk mendapatkan senjata api rakitan sisa masa konflik aceh silam," ujarnya. 

Ia menambahkan, Sabtu malam, Bripka Amru Faylano beserta pemiliknya menuju lokasi menggali senjata rakitan yang ditanam di  kedalaman tanah sedalam 60 cm.

Baca Juga:  Jelang Olimpiade, Varian Delta Merebak di Jepang

"Saat ditemukan, senjata rakitan panjang dilengakapi teleskop merek norkoni dan 7 butir aminisi SS serta enam pulu aktik AK dibungkus dengan  plastik berwarna hijau dan  diikat tali berwarna merah," ungkapanya.

- Advertisement -

Menurutnya, peluru aktif SS 1 tersebut dapat digunakan dengan senjata api rakitan yang ditemukan dan seluruh barang temuan tersebut merupakan sisa konflik aceh. "Hari ini barang bukti senjata api rakitan panjang dan sejumlah amunisi sedang dalam perjalanan ke Polres Bener Meriah untuk diamankan," tegasnya.

Sementara itu di tempat terpisah Kapolres Bener Meriah Siswoyo Adi Wijaya mengucapkan terima kasih kepada masyakat  yang telah bersedia menyerahkan senjata api miliknya dengan sukarela kepada pihak kepolisian untuk diamankan.  

- Advertisement -
Baca Juga:  Wakil Ketua MPR Kritik Pola Komunikasi Pencegahan Corona Jelang Idul Fitri

"Kami juga berharap, untuk keamanan dan kedamaian yang kondusif di Bener Meriah masyarakat  lainnya yang masih menyimpan juga dapat  menyerahkan  kepada kami dan kami menjamin tidak akan melakukan proses jika ada kesdaran dari pemilik untuk menyerahkan langsung kepada polres Bener Meriah, " tegasnya.(uri/min/rpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

REDELONG (RIAUPOS.CO) —  Polres Bener Meriah menyita sepucuk senjata rakitan dan sejumlah peluru aktif  sisa konflik yang diserahkan warga, Sabtu   (4/1) malam sekira pukul 22:35 Wib.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kapolsek Mesidah Ipda Agus kepada Rakyat Aceh Ahad (5/1) menjelaskan, sebelumnya Bripka Amru Faylano mendapatkan informasi ada senjata rakitan milik warga Kecamatan Mesidah yang ditanam di kebun di Desa Wer Tingkem Kecamatan Mesidah Kabupaten Bener Meriah.

"Senjata api tersebut diserahkan setelah dilakukan pendekatan oleh Bhabinkamtibmas Bripka Amru Faylano, untuk mendapatkan senjata api rakitan sisa masa konflik aceh silam," ujarnya. 

Ia menambahkan, Sabtu malam, Bripka Amru Faylano beserta pemiliknya menuju lokasi menggali senjata rakitan yang ditanam di  kedalaman tanah sedalam 60 cm.

Baca Juga:  Helat Musik Festival Kelas Dunia di Bokor

"Saat ditemukan, senjata rakitan panjang dilengakapi teleskop merek norkoni dan 7 butir aminisi SS serta enam pulu aktik AK dibungkus dengan  plastik berwarna hijau dan  diikat tali berwarna merah," ungkapanya.

Menurutnya, peluru aktif SS 1 tersebut dapat digunakan dengan senjata api rakitan yang ditemukan dan seluruh barang temuan tersebut merupakan sisa konflik aceh. "Hari ini barang bukti senjata api rakitan panjang dan sejumlah amunisi sedang dalam perjalanan ke Polres Bener Meriah untuk diamankan," tegasnya.

Sementara itu di tempat terpisah Kapolres Bener Meriah Siswoyo Adi Wijaya mengucapkan terima kasih kepada masyakat  yang telah bersedia menyerahkan senjata api miliknya dengan sukarela kepada pihak kepolisian untuk diamankan.  

Baca Juga:  Singapura Hentikan Penggunaan 2 Vaksin Flu

"Kami juga berharap, untuk keamanan dan kedamaian yang kondusif di Bener Meriah masyarakat  lainnya yang masih menyimpan juga dapat  menyerahkan  kepada kami dan kami menjamin tidak akan melakukan proses jika ada kesdaran dari pemilik untuk menyerahkan langsung kepada polres Bener Meriah, " tegasnya.(uri/min/rpg)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari