Minggu, 18 Oktober 2026
- Advertisement -

Wacanakan Pemindahan Jembatan Gantung

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Kementerian PUPR RI melalui Balai Jalan Wilayah Medan, Balai Jalan Riau dan Tim Ahli sudah mengkaji jembatan gantung Desa Bukit Kauman menuju Pebaun Hilir, Kecamatan Kuantan Mudik, Kamis (25/1).

Hal itu dibenarkan Zulkarnain ST MSi melalui Sekretaris PUPR Kuansing Deswan Antoni kepada Riau Pos, Jumat (26/1) siang. Bahkan, dalam peninjauan yang dilakukan tim tersebut, ada beberapa opsi.

“Iya. Kita tunggu dulu hasil kajiannya. Apakah jembatan gantung yang ada saat ini akan dilakukan perbaikan atau dilakukan pemindahan lokasi agar tidak terjadi lagi kerusakan apabila terjadi luapan air Sungai Kuantan,” kata Dewan Antoni kemarin.

Seperti diketahui, jembatan gantung tersebut menghubungkan Desa Bukit Kauman menuju empat desa di seberang Sungai Kuantan yaitu Desa Pebaun Hulu, Pebaun Hilir, Pulau Binjai, dan Desa Saik. Jembatan tersebut juga merupakan akses jalan pintas bagi petani.
“Tim yang turun ini sangat lengkap. Sesuai arahan Pak Bupati, jembatan ini harus secepatnya diperbaiki. Sebab, jembatan gantung ini sangat diperlukan bagi masyarakat,” terang Deswan Antoni.

Baca Juga:  Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Sebelumnya, ada wacana pemindahan jembatan tersebut ke Desa Muaro Tombang menuju Desa Saik. Bahkan kepala desa kedua desa sudah melakukan survei lokasi untuk menentukan tempat jembatan gantung jika dipindahkan.

“Kita tunggu dulu hasil kajian tim yang datang kemarin. Yang pasti, kita juga sudah menyiapkan lokasi lain jika memang harus dipindahkan. Kalau hanya perlu diperbaiki, kan tinggal mendatangkan bahan yang rusak,” kata Deswan Antoni.

Seperti diketahui, jembatan gantung tersebut rusak karena dihantam banjir yang terjadi di Kuansing beberapa pekan lalu. Bagian lantai dan tangan-tangan jembatan gantung tersebut rusak dan hanyut dibawa arus sungai. Hingga saat ini, jembatan tersebut tidak bisa digunakan.(ade)

Baca Juga:  Suhardiman Amby Terima Dua Penghargaan Nasional Langsung dari Menteri Agama

Laporan Mardias Can, Telukkuantan

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Kementerian PUPR RI melalui Balai Jalan Wilayah Medan, Balai Jalan Riau dan Tim Ahli sudah mengkaji jembatan gantung Desa Bukit Kauman menuju Pebaun Hilir, Kecamatan Kuantan Mudik, Kamis (25/1).

Hal itu dibenarkan Zulkarnain ST MSi melalui Sekretaris PUPR Kuansing Deswan Antoni kepada Riau Pos, Jumat (26/1) siang. Bahkan, dalam peninjauan yang dilakukan tim tersebut, ada beberapa opsi.

“Iya. Kita tunggu dulu hasil kajiannya. Apakah jembatan gantung yang ada saat ini akan dilakukan perbaikan atau dilakukan pemindahan lokasi agar tidak terjadi lagi kerusakan apabila terjadi luapan air Sungai Kuantan,” kata Dewan Antoni kemarin.

Seperti diketahui, jembatan gantung tersebut menghubungkan Desa Bukit Kauman menuju empat desa di seberang Sungai Kuantan yaitu Desa Pebaun Hulu, Pebaun Hilir, Pulau Binjai, dan Desa Saik. Jembatan tersebut juga merupakan akses jalan pintas bagi petani.
“Tim yang turun ini sangat lengkap. Sesuai arahan Pak Bupati, jembatan ini harus secepatnya diperbaiki. Sebab, jembatan gantung ini sangat diperlukan bagi masyarakat,” terang Deswan Antoni.

Baca Juga:  APBD Kuansing 2024 Disahkan Rp1,569 Triliun

Sebelumnya, ada wacana pemindahan jembatan tersebut ke Desa Muaro Tombang menuju Desa Saik. Bahkan kepala desa kedua desa sudah melakukan survei lokasi untuk menentukan tempat jembatan gantung jika dipindahkan.

- Advertisement -

“Kita tunggu dulu hasil kajian tim yang datang kemarin. Yang pasti, kita juga sudah menyiapkan lokasi lain jika memang harus dipindahkan. Kalau hanya perlu diperbaiki, kan tinggal mendatangkan bahan yang rusak,” kata Deswan Antoni.

Seperti diketahui, jembatan gantung tersebut rusak karena dihantam banjir yang terjadi di Kuansing beberapa pekan lalu. Bagian lantai dan tangan-tangan jembatan gantung tersebut rusak dan hanyut dibawa arus sungai. Hingga saat ini, jembatan tersebut tidak bisa digunakan.(ade)

- Advertisement -
Baca Juga:  Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Laporan Mardias Can, Telukkuantan

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Kementerian PUPR RI melalui Balai Jalan Wilayah Medan, Balai Jalan Riau dan Tim Ahli sudah mengkaji jembatan gantung Desa Bukit Kauman menuju Pebaun Hilir, Kecamatan Kuantan Mudik, Kamis (25/1).

Hal itu dibenarkan Zulkarnain ST MSi melalui Sekretaris PUPR Kuansing Deswan Antoni kepada Riau Pos, Jumat (26/1) siang. Bahkan, dalam peninjauan yang dilakukan tim tersebut, ada beberapa opsi.

“Iya. Kita tunggu dulu hasil kajiannya. Apakah jembatan gantung yang ada saat ini akan dilakukan perbaikan atau dilakukan pemindahan lokasi agar tidak terjadi lagi kerusakan apabila terjadi luapan air Sungai Kuantan,” kata Dewan Antoni kemarin.

Seperti diketahui, jembatan gantung tersebut menghubungkan Desa Bukit Kauman menuju empat desa di seberang Sungai Kuantan yaitu Desa Pebaun Hulu, Pebaun Hilir, Pulau Binjai, dan Desa Saik. Jembatan tersebut juga merupakan akses jalan pintas bagi petani.
“Tim yang turun ini sangat lengkap. Sesuai arahan Pak Bupati, jembatan ini harus secepatnya diperbaiki. Sebab, jembatan gantung ini sangat diperlukan bagi masyarakat,” terang Deswan Antoni.

Baca Juga:  Bapenda Kuansing Ditarget PAD Rp220 M

Sebelumnya, ada wacana pemindahan jembatan tersebut ke Desa Muaro Tombang menuju Desa Saik. Bahkan kepala desa kedua desa sudah melakukan survei lokasi untuk menentukan tempat jembatan gantung jika dipindahkan.

“Kita tunggu dulu hasil kajian tim yang datang kemarin. Yang pasti, kita juga sudah menyiapkan lokasi lain jika memang harus dipindahkan. Kalau hanya perlu diperbaiki, kan tinggal mendatangkan bahan yang rusak,” kata Deswan Antoni.

Seperti diketahui, jembatan gantung tersebut rusak karena dihantam banjir yang terjadi di Kuansing beberapa pekan lalu. Bagian lantai dan tangan-tangan jembatan gantung tersebut rusak dan hanyut dibawa arus sungai. Hingga saat ini, jembatan tersebut tidak bisa digunakan.(ade)

Baca Juga:  Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Laporan Mardias Can, Telukkuantan

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari