Jumat, 11 September 2026
- Advertisement -

Tetangga Sempat Sapa Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

MEDAN (RIAUPOS.CO) — Fahrial, 58, warga Marelan Pasar I Gang Melati 8, Kelurahan Tanah 600, Medan, Sumatera Utara, mengaku terkejut atas insiden bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/10).

Selain karena insiden mengerikan itu melukai enam orang, pelakunya Rabbial Muslim Nasution, 24 alias Dedek, yang tewas di lokasi kejadian, ternyata tetangga sebelah rumahnya persis.

Pasalnya, sejak sebulan pelaku yang akrab disapa Dedek dan istrinya Dewi pindah ke sebelah rumah, Rabu (13/11) pagi tadi adalah obrolan pertama yang terjalin antara Fahrizal dan Dedek.

Padahal rumah sewa yang ditempati mereka dempet atau tepat bersebelahan. “Baru pertama kali tadilah, saya jumpanya hanya sekadar ngobrol,” ujarnya saat ditemui Rabu sore.

Baca Juga:  Bertambah 22 Pasien Positif Covid di Dumai

Selama ini keduanya hanya saling menyapa, sedangkan dengan Dewi, Fahrizal mengaku tak pernah bicara. “Biasa sama lakiknya (Dedek, red) saja, hanya sekadar menyapa kalau kata orang ini katanya ramah. Kalau ya istrinya enggak pernah,” jelasnya.

Saat obrolan itu, Dedek sedang bersiap berangkat. Fahrizal melihat Dedek mengenakan jaket atribut ojek online. “Sekitar jam 08.00 WIB, saya lihat dia pakai baju ojek online. Saya tanya mau pergi kerja? Dia jawab iya,” jelasnya.

Pakaian ojek online itu juga baru pertama kali dilihat Fahrizal dikenakan Dedek. Saat obrolan singkat itu juga, Fahrizal melihatnya membawa tas hitam. “Bawa tas hitam ransel di punggung. Tetapi ya enggak tahu isinya apa,” tegasnya.

Baca Juga:  Hasto: Banyak Stok PDIP untuk Pilkada DKI, Risma Kandidat Kuat?

Fahrizal menyebut, Dedek jarang di rumah. “Kata orang ramah, tetapi yang agak tertutup juga. Lagian kan baru pindah sebulan,” ujarnya.

Sementara itu, di rumah sederhana No 212 C yang ditempati Dedek dan Dewi terdapat satu etalase beroda yang dipakai untuk jualan. Para tetangga menyebut, rencananya pasangan pengantin baru yang menikah tahun 2018 itu sejatinya ingin membuka jualan roti bakar.

Seperti diketahui, Dedek disebut sebagai pelaku bom bunuh diri setelah ledakan di Mapolrestabes Medan sekira pukul 08.45 WIB WIB. Dari peristiwa ini, enam orang terluka, empat polisi dan satu warga. (nin)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

MEDAN (RIAUPOS.CO) — Fahrial, 58, warga Marelan Pasar I Gang Melati 8, Kelurahan Tanah 600, Medan, Sumatera Utara, mengaku terkejut atas insiden bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/10).

Selain karena insiden mengerikan itu melukai enam orang, pelakunya Rabbial Muslim Nasution, 24 alias Dedek, yang tewas di lokasi kejadian, ternyata tetangga sebelah rumahnya persis.

Pasalnya, sejak sebulan pelaku yang akrab disapa Dedek dan istrinya Dewi pindah ke sebelah rumah, Rabu (13/11) pagi tadi adalah obrolan pertama yang terjalin antara Fahrizal dan Dedek.

Padahal rumah sewa yang ditempati mereka dempet atau tepat bersebelahan. “Baru pertama kali tadilah, saya jumpanya hanya sekadar ngobrol,” ujarnya saat ditemui Rabu sore.

Baca Juga:  Ingin Rutin Minum Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh? Perhatikan Hal Ini Dulu

Selama ini keduanya hanya saling menyapa, sedangkan dengan Dewi, Fahrizal mengaku tak pernah bicara. “Biasa sama lakiknya (Dedek, red) saja, hanya sekadar menyapa kalau kata orang ini katanya ramah. Kalau ya istrinya enggak pernah,” jelasnya.

- Advertisement -

Saat obrolan itu, Dedek sedang bersiap berangkat. Fahrizal melihat Dedek mengenakan jaket atribut ojek online. “Sekitar jam 08.00 WIB, saya lihat dia pakai baju ojek online. Saya tanya mau pergi kerja? Dia jawab iya,” jelasnya.

Pakaian ojek online itu juga baru pertama kali dilihat Fahrizal dikenakan Dedek. Saat obrolan singkat itu juga, Fahrizal melihatnya membawa tas hitam. “Bawa tas hitam ransel di punggung. Tetapi ya enggak tahu isinya apa,” tegasnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Ada Temuan Mayat di Pantai Rupat, Ternyata Warga Malaysia

Fahrizal menyebut, Dedek jarang di rumah. “Kata orang ramah, tetapi yang agak tertutup juga. Lagian kan baru pindah sebulan,” ujarnya.

Sementara itu, di rumah sederhana No 212 C yang ditempati Dedek dan Dewi terdapat satu etalase beroda yang dipakai untuk jualan. Para tetangga menyebut, rencananya pasangan pengantin baru yang menikah tahun 2018 itu sejatinya ingin membuka jualan roti bakar.

Seperti diketahui, Dedek disebut sebagai pelaku bom bunuh diri setelah ledakan di Mapolrestabes Medan sekira pukul 08.45 WIB WIB. Dari peristiwa ini, enam orang terluka, empat polisi dan satu warga. (nin)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MEDAN (RIAUPOS.CO) — Fahrial, 58, warga Marelan Pasar I Gang Melati 8, Kelurahan Tanah 600, Medan, Sumatera Utara, mengaku terkejut atas insiden bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/10).

Selain karena insiden mengerikan itu melukai enam orang, pelakunya Rabbial Muslim Nasution, 24 alias Dedek, yang tewas di lokasi kejadian, ternyata tetangga sebelah rumahnya persis.

Pasalnya, sejak sebulan pelaku yang akrab disapa Dedek dan istrinya Dewi pindah ke sebelah rumah, Rabu (13/11) pagi tadi adalah obrolan pertama yang terjalin antara Fahrizal dan Dedek.

Padahal rumah sewa yang ditempati mereka dempet atau tepat bersebelahan. “Baru pertama kali tadilah, saya jumpanya hanya sekadar ngobrol,” ujarnya saat ditemui Rabu sore.

Baca Juga:  Ada Temuan Mayat di Pantai Rupat, Ternyata Warga Malaysia

Selama ini keduanya hanya saling menyapa, sedangkan dengan Dewi, Fahrizal mengaku tak pernah bicara. “Biasa sama lakiknya (Dedek, red) saja, hanya sekadar menyapa kalau kata orang ini katanya ramah. Kalau ya istrinya enggak pernah,” jelasnya.

Saat obrolan itu, Dedek sedang bersiap berangkat. Fahrizal melihat Dedek mengenakan jaket atribut ojek online. “Sekitar jam 08.00 WIB, saya lihat dia pakai baju ojek online. Saya tanya mau pergi kerja? Dia jawab iya,” jelasnya.

Pakaian ojek online itu juga baru pertama kali dilihat Fahrizal dikenakan Dedek. Saat obrolan singkat itu juga, Fahrizal melihatnya membawa tas hitam. “Bawa tas hitam ransel di punggung. Tetapi ya enggak tahu isinya apa,” tegasnya.

Baca Juga:  Kritik ke Cak Imin, DPR: Fokus Tangani Bencana, Bukan Saling Menyalahkan

Fahrizal menyebut, Dedek jarang di rumah. “Kata orang ramah, tetapi yang agak tertutup juga. Lagian kan baru pindah sebulan,” ujarnya.

Sementara itu, di rumah sederhana No 212 C yang ditempati Dedek dan Dewi terdapat satu etalase beroda yang dipakai untuk jualan. Para tetangga menyebut, rencananya pasangan pengantin baru yang menikah tahun 2018 itu sejatinya ingin membuka jualan roti bakar.

Seperti diketahui, Dedek disebut sebagai pelaku bom bunuh diri setelah ledakan di Mapolrestabes Medan sekira pukul 08.45 WIB WIB. Dari peristiwa ini, enam orang terluka, empat polisi dan satu warga. (nin)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari