Fakta baru terungkap pada kasus pembantaian harimau Sumatera yang terjerat di Desa Tibawan, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Satwa terancam punah itu masih hidup sebelum para tersangka datang ke lokasi jerat, membunuh lalu mengulitinya.Â
Tim gabungan dari SAR, BPBD Rohul, Polsek Ujungbatu dan masyarakat hingga Jumat (7/3), petang masih melakukan pencarian terhadap balita bernama Adam (3) yang dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Rokan saat bermain di tepi sungai bersama kakak dan temannya.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengecam keras perbuatan oknum masyarakat yang mengakhiri hidup satwa dilindungi dan terancam punah yakni harimau Sumatera di Rokan IV Koto, Rokan Hulu (Rohul).
Seekor harimau sumatera yang muncul di kawasan hutan yang ada di Desa Tibawan, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, Ahad (2/3) siang, terperangkat jerat babi oleh masyarakat setempat.
Hujan yang turun dalam satu pekan terakhir membuat beberapa daerah di Riau dilanda banjir. Setidaknya empat kabupaten, Rokan Hulu (Rohul), Kampar, Kuansing, dan Pelalawan terdampak banjir.