Kamis, 19 Maret 2026
- Advertisement -

BPBD Siak Pastikan Video Serangan Harimau di Kandis Hoaks

SIAK (RIAUPOS.CO) – Beredarnya video yang menampilkan korban dengan kepala terputus dan disebut-sebut akibat serangan harimau di wilayah Kandis, Kabupaten Siak, dipastikan tidak benar alias hoaks.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak pernah terjadi di wilayah Kandis. Ia menyebut telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak kecamatan.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Camat Kandis, Said Irwan. Setelah dilakukan penelusuran ke lapangan melalui kepala desa dan tim, dipastikan tidak ada kejadian seperti yang beredar di video tersebut,” ujar Novendra.

Novendra menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Hasil koordinasi tersebut menyimpulkan hal yang sama, yakni tidak ditemukan adanya kasus serangan harimau di wilayah Kandis.

Baca Juga:  Banggar DPRD Setujui LPj APBD 2019

“Kami sudah konfirmasi ke BBKSDA dan hasilnya sama. Tidak ada kejadian serangan harimau di Kandis,” tegasnya.

Pernyataan serupa disampaikan Kapolsek Kandis, Kompol Herman Pelani. Ia memastikan bahwa tidak ada laporan maupun kejadian serangan harimau di wilayah hukum Polsek Kandis.

“Saya sudah menurunkan tim, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk melakukan pengecekan. Hasilnya, tidak ditemukan kejadian tersebut,” ujar Kompol Herman.

Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut merupakan kabar bohong. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang belum jelas kebenarannya.

“Ini hoaks. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kegaduhan,” pungkasnya. (mng)

Baca Juga:  Video Diduga Pesta Waria di THM Viral, DPRD Desak Tindakan Tegas

SIAK (RIAUPOS.CO) – Beredarnya video yang menampilkan korban dengan kepala terputus dan disebut-sebut akibat serangan harimau di wilayah Kandis, Kabupaten Siak, dipastikan tidak benar alias hoaks.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak pernah terjadi di wilayah Kandis. Ia menyebut telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak kecamatan.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Camat Kandis, Said Irwan. Setelah dilakukan penelusuran ke lapangan melalui kepala desa dan tim, dipastikan tidak ada kejadian seperti yang beredar di video tersebut,” ujar Novendra.

Novendra menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Hasil koordinasi tersebut menyimpulkan hal yang sama, yakni tidak ditemukan adanya kasus serangan harimau di wilayah Kandis.

Baca Juga:  Pj Wako Pekanbaru Muflihun Ingatkan Warga Waspadai Hoaks

“Kami sudah konfirmasi ke BBKSDA dan hasilnya sama. Tidak ada kejadian serangan harimau di Kandis,” tegasnya.

- Advertisement -

Pernyataan serupa disampaikan Kapolsek Kandis, Kompol Herman Pelani. Ia memastikan bahwa tidak ada laporan maupun kejadian serangan harimau di wilayah hukum Polsek Kandis.

“Saya sudah menurunkan tim, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk melakukan pengecekan. Hasilnya, tidak ditemukan kejadian tersebut,” ujar Kompol Herman.

- Advertisement -

Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut merupakan kabar bohong. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang belum jelas kebenarannya.

“Ini hoaks. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kegaduhan,” pungkasnya. (mng)

Baca Juga:  Tinggalkan Jejak Kaki, Harimau Tak Terdeteksi Camera Trap
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) – Beredarnya video yang menampilkan korban dengan kepala terputus dan disebut-sebut akibat serangan harimau di wilayah Kandis, Kabupaten Siak, dipastikan tidak benar alias hoaks.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak pernah terjadi di wilayah Kandis. Ia menyebut telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak kecamatan.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Camat Kandis, Said Irwan. Setelah dilakukan penelusuran ke lapangan melalui kepala desa dan tim, dipastikan tidak ada kejadian seperti yang beredar di video tersebut,” ujar Novendra.

Novendra menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Hasil koordinasi tersebut menyimpulkan hal yang sama, yakni tidak ditemukan adanya kasus serangan harimau di wilayah Kandis.

Baca Juga:  Penabalan Gelar Adat Bupati Siak Alfedri sebagai Datuk Seri Setia Amanah

“Kami sudah konfirmasi ke BBKSDA dan hasilnya sama. Tidak ada kejadian serangan harimau di Kandis,” tegasnya.

Pernyataan serupa disampaikan Kapolsek Kandis, Kompol Herman Pelani. Ia memastikan bahwa tidak ada laporan maupun kejadian serangan harimau di wilayah hukum Polsek Kandis.

“Saya sudah menurunkan tim, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk melakukan pengecekan. Hasilnya, tidak ditemukan kejadian tersebut,” ujar Kompol Herman.

Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut merupakan kabar bohong. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang belum jelas kebenarannya.

“Ini hoaks. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kegaduhan,” pungkasnya. (mng)

Baca Juga:  Media Harus Optimalkan Branding untuk Bertransformasi

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari