Selasa, 27 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

BPBD Siak Pastikan Video Serangan Harimau di Kandis Hoaks

SIAK (RIAUPOS.CO) – Beredarnya video yang menampilkan korban dengan kepala terputus dan disebut-sebut akibat serangan harimau di wilayah Kandis, Kabupaten Siak, dipastikan tidak benar alias hoaks.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak pernah terjadi di wilayah Kandis. Ia menyebut telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak kecamatan.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Camat Kandis, Said Irwan. Setelah dilakukan penelusuran ke lapangan melalui kepala desa dan tim, dipastikan tidak ada kejadian seperti yang beredar di video tersebut,” ujar Novendra.

Novendra menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Hasil koordinasi tersebut menyimpulkan hal yang sama, yakni tidak ditemukan adanya kasus serangan harimau di wilayah Kandis.

Baca Juga:  Raja Juli Antoni Bertemu Jokowi di Solo, Ungkap Kondisi Terbaru Presiden ke-7 RI

“Kami sudah konfirmasi ke BBKSDA dan hasilnya sama. Tidak ada kejadian serangan harimau di Kandis,” tegasnya.

Pernyataan serupa disampaikan Kapolsek Kandis, Kompol Herman Pelani. Ia memastikan bahwa tidak ada laporan maupun kejadian serangan harimau di wilayah hukum Polsek Kandis.

“Saya sudah menurunkan tim, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk melakukan pengecekan. Hasilnya, tidak ditemukan kejadian tersebut,” ujar Kompol Herman.

Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut merupakan kabar bohong. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang belum jelas kebenarannya.

“Ini hoaks. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kegaduhan,” pungkasnya. (mng)

Baca Juga:  Terus Lakukan Mitigasi, Tunggu Harimau Masuk Jebakan

SIAK (RIAUPOS.CO) – Beredarnya video yang menampilkan korban dengan kepala terputus dan disebut-sebut akibat serangan harimau di wilayah Kandis, Kabupaten Siak, dipastikan tidak benar alias hoaks.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak pernah terjadi di wilayah Kandis. Ia menyebut telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak kecamatan.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Camat Kandis, Said Irwan. Setelah dilakukan penelusuran ke lapangan melalui kepala desa dan tim, dipastikan tidak ada kejadian seperti yang beredar di video tersebut,” ujar Novendra.

Novendra menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Hasil koordinasi tersebut menyimpulkan hal yang sama, yakni tidak ditemukan adanya kasus serangan harimau di wilayah Kandis.

Baca Juga:  Dua Pekan Banjir Rendam Pusako, Bupati Siak Fokus Cari Solusi Permanen

“Kami sudah konfirmasi ke BBKSDA dan hasilnya sama. Tidak ada kejadian serangan harimau di Kandis,” tegasnya.

- Advertisement -

Pernyataan serupa disampaikan Kapolsek Kandis, Kompol Herman Pelani. Ia memastikan bahwa tidak ada laporan maupun kejadian serangan harimau di wilayah hukum Polsek Kandis.

“Saya sudah menurunkan tim, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk melakukan pengecekan. Hasilnya, tidak ditemukan kejadian tersebut,” ujar Kompol Herman.

- Advertisement -

Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut merupakan kabar bohong. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang belum jelas kebenarannya.

“Ini hoaks. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kegaduhan,” pungkasnya. (mng)

Baca Juga:  Ini Penampakan Kapal Motor Menuju ke Teluk Lanus
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) – Beredarnya video yang menampilkan korban dengan kepala terputus dan disebut-sebut akibat serangan harimau di wilayah Kandis, Kabupaten Siak, dipastikan tidak benar alias hoaks.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak pernah terjadi di wilayah Kandis. Ia menyebut telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak kecamatan.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Camat Kandis, Said Irwan. Setelah dilakukan penelusuran ke lapangan melalui kepala desa dan tim, dipastikan tidak ada kejadian seperti yang beredar di video tersebut,” ujar Novendra.

Novendra menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Hasil koordinasi tersebut menyimpulkan hal yang sama, yakni tidak ditemukan adanya kasus serangan harimau di wilayah Kandis.

Baca Juga:  Dua Pekan Banjir Rendam Pusako, Bupati Siak Fokus Cari Solusi Permanen

“Kami sudah konfirmasi ke BBKSDA dan hasilnya sama. Tidak ada kejadian serangan harimau di Kandis,” tegasnya.

Pernyataan serupa disampaikan Kapolsek Kandis, Kompol Herman Pelani. Ia memastikan bahwa tidak ada laporan maupun kejadian serangan harimau di wilayah hukum Polsek Kandis.

“Saya sudah menurunkan tim, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk melakukan pengecekan. Hasilnya, tidak ditemukan kejadian tersebut,” ujar Kompol Herman.

Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut merupakan kabar bohong. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang belum jelas kebenarannya.

“Ini hoaks. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kegaduhan,” pungkasnya. (mng)

Baca Juga:  Diterkam Harimau, Warga Inhu Lolos dari Maut Setelah Melawan dengan Tangan Kosong

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari