Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Terkumpul Rp150 Juta pada Gemar Siak Berzakat

SIAK (RIAUPOS.CO) – PEMERINTAH Kabupaten Siak terus mendorong Baznas Siak meningkatkan pengumpulan dan pendistribusian zakat.

Demikian dikatakan Wabup Siak Husni Merza saat membuka gerakan masyarakat (Gemar) Siak berzakat di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, akhir pekan lalu. Wabup Husni menilai, potensi zakat di Kabupaten Siak sangat besar, namun pengumpulannya belum maksimal.

Untuk memaksimalkannya, diperlukan kesadaran umat, dan bersama menyosialisasikan melalui mencermah, ustaz, rapat RT dan RW serta media lainnya yang ada di daerah masing-masing.

"Mencintai zakat merupakan hal yang sangat positif, di mana dengan berzakat tentu saja akan mendapat berkah dari Allah,"ucap Wabup Husni.

Wabup mengingatkan, jangan pula mencari rezeki di sini, lalu mengeluarkan zakatnya di kampung. Dijelaskan Wabup, dana zakat merupakan instrumen dalam mengurangi angka kemiskinan di daerah. Adapun target penerimanya delapan golongan yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, riqab atau orang yang memerdekakan budak, gharim atau orang yang memiliki hutang,  fisabilillah dan ibnusabil.

Baca Juga:  Covid-19 Sasar Nakes

"Saya informasikan, zakat ini, setelah dikumpul dan dihitung akan disalurkan kembali ke sini, melalui zakat pola kosumtif dan pola produktif. Karena itu saya minta bagi para perantau di mana didapat di situ berzakat,"tegas Wabup Husni.

Untuk menyalurkannya saat ini di setiap kecamatan, kelurahan sudah ada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ). Bahkan di setiap kampung, Baznas sudah membentuk UPZ kampung yang bertujuan memudahkan para muzakki dan umat membayar zakat.

Pada kesempatan itu, Wabup Husni Merza  mengucapkan selamat kepada para mustahik yang telah menerima dana zakat.  Untuk pengumpulan zakat di Minas pada acara Gemar Siak Berzakat terkumpul Rp150.693.100.

"Kami mengajak semuanya, terutama para mustahik agar senantiasa mendoakan para muzaki yang telah membayarkan zakatnya,"ucap Wabup Husni.

Baca Juga:  Fahmil Quran Putri Siak Melaju ke Final

Dan diharapkan kepada para mustahik yang menerima zakat pada tahun ini, tahun depan tidak menjadi penerima zakat lagi, sebaliknya sudah menjadi muzaki atau orang yang mengeluarkan zakat.(ifr)

SIAK (RIAUPOS.CO) – PEMERINTAH Kabupaten Siak terus mendorong Baznas Siak meningkatkan pengumpulan dan pendistribusian zakat.

Demikian dikatakan Wabup Siak Husni Merza saat membuka gerakan masyarakat (Gemar) Siak berzakat di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, akhir pekan lalu. Wabup Husni menilai, potensi zakat di Kabupaten Siak sangat besar, namun pengumpulannya belum maksimal.

Untuk memaksimalkannya, diperlukan kesadaran umat, dan bersama menyosialisasikan melalui mencermah, ustaz, rapat RT dan RW serta media lainnya yang ada di daerah masing-masing.

"Mencintai zakat merupakan hal yang sangat positif, di mana dengan berzakat tentu saja akan mendapat berkah dari Allah,"ucap Wabup Husni.

Wabup mengingatkan, jangan pula mencari rezeki di sini, lalu mengeluarkan zakatnya di kampung. Dijelaskan Wabup, dana zakat merupakan instrumen dalam mengurangi angka kemiskinan di daerah. Adapun target penerimanya delapan golongan yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, riqab atau orang yang memerdekakan budak, gharim atau orang yang memiliki hutang,  fisabilillah dan ibnusabil.

Baca Juga:  Covid-19 Sasar Nakes

"Saya informasikan, zakat ini, setelah dikumpul dan dihitung akan disalurkan kembali ke sini, melalui zakat pola kosumtif dan pola produktif. Karena itu saya minta bagi para perantau di mana didapat di situ berzakat,"tegas Wabup Husni.

Untuk menyalurkannya saat ini di setiap kecamatan, kelurahan sudah ada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ). Bahkan di setiap kampung, Baznas sudah membentuk UPZ kampung yang bertujuan memudahkan para muzakki dan umat membayar zakat.

Pada kesempatan itu, Wabup Husni Merza  mengucapkan selamat kepada para mustahik yang telah menerima dana zakat.  Untuk pengumpulan zakat di Minas pada acara Gemar Siak Berzakat terkumpul Rp150.693.100.

"Kami mengajak semuanya, terutama para mustahik agar senantiasa mendoakan para muzaki yang telah membayarkan zakatnya,"ucap Wabup Husni.

Baca Juga:  Kodim 0322/Siak Gelar LKTJ TMMD 

Dan diharapkan kepada para mustahik yang menerima zakat pada tahun ini, tahun depan tidak menjadi penerima zakat lagi, sebaliknya sudah menjadi muzaki atau orang yang mengeluarkan zakat.(ifr)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Terkumpul Rp150 Juta pada Gemar Siak Berzakat

SIAK (RIAUPOS.CO) – PEMERINTAH Kabupaten Siak terus mendorong Baznas Siak meningkatkan pengumpulan dan pendistribusian zakat.

Demikian dikatakan Wabup Siak Husni Merza saat membuka gerakan masyarakat (Gemar) Siak berzakat di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, akhir pekan lalu. Wabup Husni menilai, potensi zakat di Kabupaten Siak sangat besar, namun pengumpulannya belum maksimal.

Untuk memaksimalkannya, diperlukan kesadaran umat, dan bersama menyosialisasikan melalui mencermah, ustaz, rapat RT dan RW serta media lainnya yang ada di daerah masing-masing.

"Mencintai zakat merupakan hal yang sangat positif, di mana dengan berzakat tentu saja akan mendapat berkah dari Allah,"ucap Wabup Husni.

Wabup mengingatkan, jangan pula mencari rezeki di sini, lalu mengeluarkan zakatnya di kampung. Dijelaskan Wabup, dana zakat merupakan instrumen dalam mengurangi angka kemiskinan di daerah. Adapun target penerimanya delapan golongan yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, riqab atau orang yang memerdekakan budak, gharim atau orang yang memiliki hutang,  fisabilillah dan ibnusabil.

Baca Juga:  Kodim 0322/Siak Gelar LKTJ TMMD 

"Saya informasikan, zakat ini, setelah dikumpul dan dihitung akan disalurkan kembali ke sini, melalui zakat pola kosumtif dan pola produktif. Karena itu saya minta bagi para perantau di mana didapat di situ berzakat,"tegas Wabup Husni.

Untuk menyalurkannya saat ini di setiap kecamatan, kelurahan sudah ada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ). Bahkan di setiap kampung, Baznas sudah membentuk UPZ kampung yang bertujuan memudahkan para muzakki dan umat membayar zakat.

Pada kesempatan itu, Wabup Husni Merza  mengucapkan selamat kepada para mustahik yang telah menerima dana zakat.  Untuk pengumpulan zakat di Minas pada acara Gemar Siak Berzakat terkumpul Rp150.693.100.

"Kami mengajak semuanya, terutama para mustahik agar senantiasa mendoakan para muzaki yang telah membayarkan zakatnya,"ucap Wabup Husni.

Baca Juga:  Berkunjung ke Kampung Melihat Persoalan Sosial

Dan diharapkan kepada para mustahik yang menerima zakat pada tahun ini, tahun depan tidak menjadi penerima zakat lagi, sebaliknya sudah menjadi muzaki atau orang yang mengeluarkan zakat.(ifr)

SIAK (RIAUPOS.CO) – PEMERINTAH Kabupaten Siak terus mendorong Baznas Siak meningkatkan pengumpulan dan pendistribusian zakat.

Demikian dikatakan Wabup Siak Husni Merza saat membuka gerakan masyarakat (Gemar) Siak berzakat di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, akhir pekan lalu. Wabup Husni menilai, potensi zakat di Kabupaten Siak sangat besar, namun pengumpulannya belum maksimal.

Untuk memaksimalkannya, diperlukan kesadaran umat, dan bersama menyosialisasikan melalui mencermah, ustaz, rapat RT dan RW serta media lainnya yang ada di daerah masing-masing.

"Mencintai zakat merupakan hal yang sangat positif, di mana dengan berzakat tentu saja akan mendapat berkah dari Allah,"ucap Wabup Husni.

Wabup mengingatkan, jangan pula mencari rezeki di sini, lalu mengeluarkan zakatnya di kampung. Dijelaskan Wabup, dana zakat merupakan instrumen dalam mengurangi angka kemiskinan di daerah. Adapun target penerimanya delapan golongan yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, riqab atau orang yang memerdekakan budak, gharim atau orang yang memiliki hutang,  fisabilillah dan ibnusabil.

Baca Juga:  Bupati Siak Hadir HPN di Kendari

"Saya informasikan, zakat ini, setelah dikumpul dan dihitung akan disalurkan kembali ke sini, melalui zakat pola kosumtif dan pola produktif. Karena itu saya minta bagi para perantau di mana didapat di situ berzakat,"tegas Wabup Husni.

Untuk menyalurkannya saat ini di setiap kecamatan, kelurahan sudah ada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ). Bahkan di setiap kampung, Baznas sudah membentuk UPZ kampung yang bertujuan memudahkan para muzakki dan umat membayar zakat.

Pada kesempatan itu, Wabup Husni Merza  mengucapkan selamat kepada para mustahik yang telah menerima dana zakat.  Untuk pengumpulan zakat di Minas pada acara Gemar Siak Berzakat terkumpul Rp150.693.100.

"Kami mengajak semuanya, terutama para mustahik agar senantiasa mendoakan para muzaki yang telah membayarkan zakatnya,"ucap Wabup Husni.

Baca Juga:  Indra Gunawan Dilantik sebagai Ketua DPRD Siak Sisa Masa Jabatan 2019-2024

Dan diharapkan kepada para mustahik yang menerima zakat pada tahun ini, tahun depan tidak menjadi penerima zakat lagi, sebaliknya sudah menjadi muzaki atau orang yang mengeluarkan zakat.(ifr)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari