Minggu, 6 April 2025
spot_img

Pelamar di Bursa Kerja 800 Orang

(RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan menyelenggarakan bursa kerja atau job fair yang dilaksanakan di Siak Sport Hall.

Bursa kerja yang digelar setiap tahun dibuka, Rabu (18/11) dan berakhir, Kamis (19/11) petang, atau berlangsung selama dua hari.

Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Amin Budiyadi, melalui Kasi Penempatan dan Informasi Pasar Kerja Hendra mengatakan, ada 30 perusahaan yang ikut bergabung. "Sejak dibuka hingga hari kedua ini jumlah pelamar kerja mencapai 800 orang,” kata Hendra.

Disebutkannya, jumlah ini tidak sebanyak tahun lalu karena dampak pandemi Covid-19. "Kami melakukan protokol kesehatan yang ketat. Kami membatasi jumlah pelamar yang masuk yaitu hanya sekitar 30 orang secara bergantian," lanjutnya.

Baca Juga:  Bupati Alfedri Terima Penghargaan Nirwasita Tantra

Tujuan acara ini adalah untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Siak. Bursa kerja ini diadakan setiap tahun dan sudah menjadi agenda tahunan, seharusnya diadakan pada Juli, namun tahun ini terhalang pandemi Covid-19.

Tiga pelamar dari Sungai Apit, Ulfa, Cici dan Yosi, mengatakan mendapatkan informasi dari temannya yang sudah lebih dulu melamar.

“Kami berharap, kami dapat diterima dalam kesempatan ini. Sebab walau bagaimana pun, kami butuh pekerjaan,” ucap Ulfa.

Sangat ramai pelamar yang ada di acara penutupan bursa kerja di Sport Hall, tapi apapun itu, pelamar saat ini sedang menunggu hasilnya, apakah diterima atau tidak.

Disebutkan Hendra, semoga tahun depan kegiatan ini lebih meriah dan banyak anak-anak Siak yang mendapatkan pekerjaan.(adv)

Baca Juga:  Patroli di Wilayah Rawan Karhutla

 

(RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan menyelenggarakan bursa kerja atau job fair yang dilaksanakan di Siak Sport Hall.

Bursa kerja yang digelar setiap tahun dibuka, Rabu (18/11) dan berakhir, Kamis (19/11) petang, atau berlangsung selama dua hari.

Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Amin Budiyadi, melalui Kasi Penempatan dan Informasi Pasar Kerja Hendra mengatakan, ada 30 perusahaan yang ikut bergabung. "Sejak dibuka hingga hari kedua ini jumlah pelamar kerja mencapai 800 orang,” kata Hendra.

Disebutkannya, jumlah ini tidak sebanyak tahun lalu karena dampak pandemi Covid-19. "Kami melakukan protokol kesehatan yang ketat. Kami membatasi jumlah pelamar yang masuk yaitu hanya sekitar 30 orang secara bergantian," lanjutnya.

Baca Juga:  Penegakan Perda Covid-19 Terus Berlangsung

Tujuan acara ini adalah untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Siak. Bursa kerja ini diadakan setiap tahun dan sudah menjadi agenda tahunan, seharusnya diadakan pada Juli, namun tahun ini terhalang pandemi Covid-19.

Tiga pelamar dari Sungai Apit, Ulfa, Cici dan Yosi, mengatakan mendapatkan informasi dari temannya yang sudah lebih dulu melamar.

“Kami berharap, kami dapat diterima dalam kesempatan ini. Sebab walau bagaimana pun, kami butuh pekerjaan,” ucap Ulfa.

Sangat ramai pelamar yang ada di acara penutupan bursa kerja di Sport Hall, tapi apapun itu, pelamar saat ini sedang menunggu hasilnya, apakah diterima atau tidak.

Disebutkan Hendra, semoga tahun depan kegiatan ini lebih meriah dan banyak anak-anak Siak yang mendapatkan pekerjaan.(adv)

Baca Juga:  Dari Tiga Klaster, Pasien Positif di Siak Bertambah 11

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Pelamar di Bursa Kerja 800 Orang

(RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan menyelenggarakan bursa kerja atau job fair yang dilaksanakan di Siak Sport Hall.

Bursa kerja yang digelar setiap tahun dibuka, Rabu (18/11) dan berakhir, Kamis (19/11) petang, atau berlangsung selama dua hari.

Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Amin Budiyadi, melalui Kasi Penempatan dan Informasi Pasar Kerja Hendra mengatakan, ada 30 perusahaan yang ikut bergabung. "Sejak dibuka hingga hari kedua ini jumlah pelamar kerja mencapai 800 orang,” kata Hendra.

Disebutkannya, jumlah ini tidak sebanyak tahun lalu karena dampak pandemi Covid-19. "Kami melakukan protokol kesehatan yang ketat. Kami membatasi jumlah pelamar yang masuk yaitu hanya sekitar 30 orang secara bergantian," lanjutnya.

Baca Juga:  Ketua PN Pejabat Pertama Divaksin di Siak

Tujuan acara ini adalah untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Siak. Bursa kerja ini diadakan setiap tahun dan sudah menjadi agenda tahunan, seharusnya diadakan pada Juli, namun tahun ini terhalang pandemi Covid-19.

Tiga pelamar dari Sungai Apit, Ulfa, Cici dan Yosi, mengatakan mendapatkan informasi dari temannya yang sudah lebih dulu melamar.

“Kami berharap, kami dapat diterima dalam kesempatan ini. Sebab walau bagaimana pun, kami butuh pekerjaan,” ucap Ulfa.

Sangat ramai pelamar yang ada di acara penutupan bursa kerja di Sport Hall, tapi apapun itu, pelamar saat ini sedang menunggu hasilnya, apakah diterima atau tidak.

Disebutkan Hendra, semoga tahun depan kegiatan ini lebih meriah dan banyak anak-anak Siak yang mendapatkan pekerjaan.(adv)

Baca Juga:  Semoga Segera Pulih dan Kembali Bangkit

 

(RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan menyelenggarakan bursa kerja atau job fair yang dilaksanakan di Siak Sport Hall.

Bursa kerja yang digelar setiap tahun dibuka, Rabu (18/11) dan berakhir, Kamis (19/11) petang, atau berlangsung selama dua hari.

Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Amin Budiyadi, melalui Kasi Penempatan dan Informasi Pasar Kerja Hendra mengatakan, ada 30 perusahaan yang ikut bergabung. "Sejak dibuka hingga hari kedua ini jumlah pelamar kerja mencapai 800 orang,” kata Hendra.

Disebutkannya, jumlah ini tidak sebanyak tahun lalu karena dampak pandemi Covid-19. "Kami melakukan protokol kesehatan yang ketat. Kami membatasi jumlah pelamar yang masuk yaitu hanya sekitar 30 orang secara bergantian," lanjutnya.

Baca Juga:  MTQ Kabupaten Siak Habiskan Anggaran Hampir Rp3 M

Tujuan acara ini adalah untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Siak. Bursa kerja ini diadakan setiap tahun dan sudah menjadi agenda tahunan, seharusnya diadakan pada Juli, namun tahun ini terhalang pandemi Covid-19.

Tiga pelamar dari Sungai Apit, Ulfa, Cici dan Yosi, mengatakan mendapatkan informasi dari temannya yang sudah lebih dulu melamar.

“Kami berharap, kami dapat diterima dalam kesempatan ini. Sebab walau bagaimana pun, kami butuh pekerjaan,” ucap Ulfa.

Sangat ramai pelamar yang ada di acara penutupan bursa kerja di Sport Hall, tapi apapun itu, pelamar saat ini sedang menunggu hasilnya, apakah diterima atau tidak.

Disebutkan Hendra, semoga tahun depan kegiatan ini lebih meriah dan banyak anak-anak Siak yang mendapatkan pekerjaan.(adv)

Baca Juga:  TK Swasta di Pusako Diubah Menjadi Negeri 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari