Jumat, 9 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Lengkapi Kecamatan dengan Masjid Paripurna

(RIAUPOS.CO) – Pejuang Subuh menjadi salah satu ikon dan penyemangat. Bupati Siak Alfedri mengharapkan Pejuang Subuh mampu bersinergi dengan para remaja yang tergabung dalam Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

Atas nama pemerintah sekaligus pembina Pejuang Subuh , Bupati Alfedri mengharapkan kepada Pejuang Subuh  di setiap kecamatan, untuk mengajak remaja dan pemuda Salat Subuh berjamaah di masjid.

Lebih jauh dikatakan Bupati Alfedri saat mengukuhkan Pejuang Subuh Sungai Mandau di Masjid Anum pada Ahad (14/3) Subuh, sesuai dengan azzam Pejuang Subuh, Salat Subuh seramai Salat Jumat, mujahid Subuh istikomah sampai husnul khotimah. Ini upaya untuk meramaikan Salat Subuh berjamaah.

“Jika Salat Subuh ramai, akan diikuti dengan salat lima waktu. Sangat banyak keutamaan Salat Subuh, di antaranya berada dalam perlindungan Allah, disaksikan para malaikat malam dan siang, berkumpul pada Salat Subuh,” sebutnya.

Baca Juga:  OPD Siak Siap Terapkan Tanda Tangan Digital

Jika negeri ini mendapat keberkahan dan rezki yang berlimpah, penduduknya haruslah beriman dengan menegakkan salat lima waktu.

Atas dasar itu pula, Bupati Alfedri berharap ke depan ada masjid paripurna di setiap kecamatan. Tujuannya agar dapat digunakan untuk kegiatan keagamaan yang bisa menampung orang banyak.

“Kami mendorong ada masjid  yang layak, memiliki sarana dan fasilitas lengkap di setiap kecamatan. Peraturan Daerah sudah ada, tinggal Peraturan Bupati yang belum. Saya mengharapkan dinas terkait untuk menggesa. Agar ada payung hukum dari sisi anggaran,” katanya.

Ketua Pejuang Subuh Kecamatan Sungai Mandau Yaumil Azwan menyampaikan, Pejuang Subuh Sungai Mandau sudah terbentuk dua tahun lalu, namun hari ini baru bisa dilantik karena pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Dua Pelaku Curas di Minas Ditangkap

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Alfedri dan Wakil Bupati terpilih Huzni Merza yang sudah hadir pada pengukuhan itu. Ini merupakan keberkahan bagi kampung kami, karena Salat Subuh pagi ini dihadiri kepala daerah,” ucapnya.

Pejuang Subuh Sungai Mandau sudah melakukan Salat Subuh keliling (suling), sedekah subuh, dan kegiatan lain yang sempat terhenti karena pandemi.(kom)

 

Laporan MONANG LUBIS, Siak

 

(RIAUPOS.CO) – Pejuang Subuh menjadi salah satu ikon dan penyemangat. Bupati Siak Alfedri mengharapkan Pejuang Subuh mampu bersinergi dengan para remaja yang tergabung dalam Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

Atas nama pemerintah sekaligus pembina Pejuang Subuh , Bupati Alfedri mengharapkan kepada Pejuang Subuh  di setiap kecamatan, untuk mengajak remaja dan pemuda Salat Subuh berjamaah di masjid.

Lebih jauh dikatakan Bupati Alfedri saat mengukuhkan Pejuang Subuh Sungai Mandau di Masjid Anum pada Ahad (14/3) Subuh, sesuai dengan azzam Pejuang Subuh, Salat Subuh seramai Salat Jumat, mujahid Subuh istikomah sampai husnul khotimah. Ini upaya untuk meramaikan Salat Subuh berjamaah.

“Jika Salat Subuh ramai, akan diikuti dengan salat lima waktu. Sangat banyak keutamaan Salat Subuh, di antaranya berada dalam perlindungan Allah, disaksikan para malaikat malam dan siang, berkumpul pada Salat Subuh,” sebutnya.

Baca Juga:  Peningkatan Populasi Produksi Ternak Melalui Program Sikomandan

Jika negeri ini mendapat keberkahan dan rezki yang berlimpah, penduduknya haruslah beriman dengan menegakkan salat lima waktu.

- Advertisement -

Atas dasar itu pula, Bupati Alfedri berharap ke depan ada masjid paripurna di setiap kecamatan. Tujuannya agar dapat digunakan untuk kegiatan keagamaan yang bisa menampung orang banyak.

“Kami mendorong ada masjid  yang layak, memiliki sarana dan fasilitas lengkap di setiap kecamatan. Peraturan Daerah sudah ada, tinggal Peraturan Bupati yang belum. Saya mengharapkan dinas terkait untuk menggesa. Agar ada payung hukum dari sisi anggaran,” katanya.

- Advertisement -

Ketua Pejuang Subuh Kecamatan Sungai Mandau Yaumil Azwan menyampaikan, Pejuang Subuh Sungai Mandau sudah terbentuk dua tahun lalu, namun hari ini baru bisa dilantik karena pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Serentak Penyemprotan Disinfektan Kabupaten Siak

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Alfedri dan Wakil Bupati terpilih Huzni Merza yang sudah hadir pada pengukuhan itu. Ini merupakan keberkahan bagi kampung kami, karena Salat Subuh pagi ini dihadiri kepala daerah,” ucapnya.

Pejuang Subuh Sungai Mandau sudah melakukan Salat Subuh keliling (suling), sedekah subuh, dan kegiatan lain yang sempat terhenti karena pandemi.(kom)

 

Laporan MONANG LUBIS, Siak

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) – Pejuang Subuh menjadi salah satu ikon dan penyemangat. Bupati Siak Alfedri mengharapkan Pejuang Subuh mampu bersinergi dengan para remaja yang tergabung dalam Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

Atas nama pemerintah sekaligus pembina Pejuang Subuh , Bupati Alfedri mengharapkan kepada Pejuang Subuh  di setiap kecamatan, untuk mengajak remaja dan pemuda Salat Subuh berjamaah di masjid.

Lebih jauh dikatakan Bupati Alfedri saat mengukuhkan Pejuang Subuh Sungai Mandau di Masjid Anum pada Ahad (14/3) Subuh, sesuai dengan azzam Pejuang Subuh, Salat Subuh seramai Salat Jumat, mujahid Subuh istikomah sampai husnul khotimah. Ini upaya untuk meramaikan Salat Subuh berjamaah.

“Jika Salat Subuh ramai, akan diikuti dengan salat lima waktu. Sangat banyak keutamaan Salat Subuh, di antaranya berada dalam perlindungan Allah, disaksikan para malaikat malam dan siang, berkumpul pada Salat Subuh,” sebutnya.

Baca Juga:  Gunakan Tenda Raksasa, Warga Lapas Pekanbaru dan Petugas Berbaur Salat Idulfitri

Jika negeri ini mendapat keberkahan dan rezki yang berlimpah, penduduknya haruslah beriman dengan menegakkan salat lima waktu.

Atas dasar itu pula, Bupati Alfedri berharap ke depan ada masjid paripurna di setiap kecamatan. Tujuannya agar dapat digunakan untuk kegiatan keagamaan yang bisa menampung orang banyak.

“Kami mendorong ada masjid  yang layak, memiliki sarana dan fasilitas lengkap di setiap kecamatan. Peraturan Daerah sudah ada, tinggal Peraturan Bupati yang belum. Saya mengharapkan dinas terkait untuk menggesa. Agar ada payung hukum dari sisi anggaran,” katanya.

Ketua Pejuang Subuh Kecamatan Sungai Mandau Yaumil Azwan menyampaikan, Pejuang Subuh Sungai Mandau sudah terbentuk dua tahun lalu, namun hari ini baru bisa dilantik karena pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Sentra Gakkumdu Riau Ngobrol Bareng Pengawas Pemilu

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Alfedri dan Wakil Bupati terpilih Huzni Merza yang sudah hadir pada pengukuhan itu. Ini merupakan keberkahan bagi kampung kami, karena Salat Subuh pagi ini dihadiri kepala daerah,” ucapnya.

Pejuang Subuh Sungai Mandau sudah melakukan Salat Subuh keliling (suling), sedekah subuh, dan kegiatan lain yang sempat terhenti karena pandemi.(kom)

 

Laporan MONANG LUBIS, Siak

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari