PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Bupati Rokan Hulu Anton ST MM mengajak seluruh elemen dan komponen masyarakat menghadiri tradisi potang bolimau tingkat kabupaten yang dipusatkan di Waterfront City Pujasera Pasirpengaraian, Selasa (17/2) pukul 16.00 WIB.
Kegiatan yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat adat dan budaya Melayu Rokan Hulu ini digelar Pemerintah Kabupaten Rohul bersama LAMR Rokan Hulu dan LAMR Kecamatan Rambah dalam rangka menyambut masuknya Ramadan 1447 H.
“Bupati Rohul mengimbau seluruh elemen, komponen, serta stakeholder di Kabupaten Rohul untuk hadir bersama-sama mengikuti tradisi potang bolimau di Waterfront City Pujasera Pasirpengaraian, besok pukul 16.00 WIB, sebagai momentum silaturahmi sekaligus saling bermaaf-maafan menyambut Ramadan,” ujar Asisten II Setda Rohul Drs H Yusmar MSi, Senin (16/2), usai meninjau persiapan lokasi acara.
Dalam peninjauan tersebut turut hadir Sekretaris LAMR Rokan Hulu Datuk Tasmid MPd, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Rohul H Helfiskar SH MH, Kabid Kebudayaan Disparbud Rohul Zulfikal Padri SSt MSi, serta pengurus LAMR Kecamatan Rambah.
Menurut Yusmar, sehari menjelang pelaksanaan, persiapan acara tinggal tahap akhir (finishing) karena telah dimulai sejak tiga hari sebelumnya oleh Disparbud Rohul.
Ia menjelaskan, filosofi potang bolimau adalah membersihkan hati dan diri melalui prosesi pelimauan yang menggunakan jeruk untuk menghilangkan noda, bunga rampai untuk mengharumkan suasana, serta beras kuning sebagai simbol adat yang terus dilestarikan.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan Zulfikal Padri SSt MSi menyampaikan bahwa persiapan pelaksanaan tinggal penyempurnaan akhir. Selain dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Rohul beserta istri, kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Tradisi potang bolimau diawali dengan Salat Ashar berjemaah di Masjid Al Jami’ Desa Babussalam, Kecamatan Rambah. Setelah itu, rombongan Bupati dan Wakil Bupati Rohul berjalan kaki dan diarak dari masjid menuju lokasi acara dengan diiringi kesenian berudah dan rebana.(epp)

