ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) – Tradisi bolimau adat yang digelar Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Kepenuhan menjadi momentum penting bagi masyarakat Kecamatan Kepenuhan dan Kepenuhan Hulu untuk mensucikan diri sekaligus mempererat ukhuwah islamiah dalam menyambut Ramadan 1447 H.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Rokan Hulu H Syafaruddin Poti SH MM saat menghadiri prosesi bolimau adat di Balai Adat Luhak Kepenuhan, Sabtu (14/2). Kegiatan sakral yang sarat makna itu turut dihadiri Asisten II Setdakab Rohul yang juga Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Rohul Datuk Seri Drs H Yusmar MSi bergelar Sutan Sulembang Rokan.
Hadir pula anggota DPRD Rokan Hulu Muhammad Ilham SP MM, Camat Kepenuhan Gustia Hendri SSos MSi, Camat Kepenuhan Hulu Juneidy SIP MSi, unsur forkopimcam, para datuk adat, ninik mamak, tokoh adat, serta masyarakat Luhak Kepenuhan.
Puncak acara ditandai dengan prosesi bolimau adat, yakni tradisi pembersihan diri lahir dan batin sebagai wujud rasa syukur, penguatan nilai spiritual, sekaligus pelestarian kearifan lokal Melayu yang diwariskan secara turun-temurun dan terus dijaga hingga kini.
Wabup Rohul H Syafaruddin Poti SH MM menyampaikan apresiasi atas konsistensi LKA Luhak Kepenuhan dalam mempertahankan tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat.
Ia menegaskan bahwa bolimau adat bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas keimanan dan kebersamaan.
“Momentum bolimau adat diharapkan dapat mempererat ukhuwah islamiah, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan iman dan takwa dalam menjalani ibadah Ramadan,” ujarnya.(epp)
ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) – Tradisi bolimau adat yang digelar Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Kepenuhan menjadi momentum penting bagi masyarakat Kecamatan Kepenuhan dan Kepenuhan Hulu untuk mensucikan diri sekaligus mempererat ukhuwah islamiah dalam menyambut Ramadan 1447 H.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Rokan Hulu H Syafaruddin Poti SH MM saat menghadiri prosesi bolimau adat di Balai Adat Luhak Kepenuhan, Sabtu (14/2). Kegiatan sakral yang sarat makna itu turut dihadiri Asisten II Setdakab Rohul yang juga Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Rohul Datuk Seri Drs H Yusmar MSi bergelar Sutan Sulembang Rokan.
Hadir pula anggota DPRD Rokan Hulu Muhammad Ilham SP MM, Camat Kepenuhan Gustia Hendri SSos MSi, Camat Kepenuhan Hulu Juneidy SIP MSi, unsur forkopimcam, para datuk adat, ninik mamak, tokoh adat, serta masyarakat Luhak Kepenuhan.
Puncak acara ditandai dengan prosesi bolimau adat, yakni tradisi pembersihan diri lahir dan batin sebagai wujud rasa syukur, penguatan nilai spiritual, sekaligus pelestarian kearifan lokal Melayu yang diwariskan secara turun-temurun dan terus dijaga hingga kini.
Wabup Rohul H Syafaruddin Poti SH MM menyampaikan apresiasi atas konsistensi LKA Luhak Kepenuhan dalam mempertahankan tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat.
Ia menegaskan bahwa bolimau adat bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas keimanan dan kebersamaan.
“Momentum bolimau adat diharapkan dapat mempererat ukhuwah islamiah, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan iman dan takwa dalam menjalani ibadah Ramadan,” ujarnya.(epp)