Selasa, 10 Maret 2026
- Advertisement -

Warga Maredan Nyaris Tewas Diterkam Buaya, Selamat Setelah Bertarung Hidup-Mati

TUALANG (RIAUPOS.CO) – Warga Kampung Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, dikejutkan oleh peristiwa mengerikan yang menimpa seorang pria bernama Hamzah (68). Ia nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat mencari kayu pancang di sekitar Sungai Lukut, Kamis pagi (17/6/2025).

Peristiwa ini terjadi ketika Hamzah yang sehari-hari bekerja sebagai pencari ikan dan buruh kebun, hendak membersihkan kebun sawit milik warga menggunakan sampan. Saat tiba di daratan dan melintasi kawasan yang dikenal sebagai habitat buaya ganas, seekor buaya sepanjang sekitar 3 meter tiba-tiba menerkam dari arah kiri.

Dengan refleks dan keberanian, Hamzah melawan menggunakan parang yang dibawanya. Setelah beberapa kali bacokan ke kepala buaya, hewan buas itu akhirnya melepaskan gigitannya. Meski berhasil selamat, tangan dan kakinya mengalami luka robek cukup parah.

Baca Juga:  Bagian Dari Cooling System, Anggota Polsek Bunut Bantu Pembangunan Jembatan Kayu Penghubung Area Pemukiman

Dalam kondisi lemas dan penuh luka, Hamzah merangkak ke perahu dan berteriak meminta pertolongan. Seorang warga bernama Abu yang kebetulan melintas di kebun langsung membantunya dan membawa Hamzah ke RSUD Tualang untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Pak Hamzah masih sempat mengayuh sampan kembali ke kampung dan meminta tolong. Kami langsung bawa ke rumah sakit,” ungkap Abu.

Penghulu Kampung Maredan, Muhammad Idris, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan luka cukup serius terdapat di bagian kaki dan tangan korban akibat gigitan buaya.

Sementara itu, Direktur RSUD Tualang, dr. Aulia Kalista, mengatakan korban sudah ditangani secara intensif oleh tim medis, namun karena luka di bagian kaki cukup dalam, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Baca Juga:  Polisi Susuri Hutan Belantara untuk Menyampaikan Pesan Pilkada Damai di Bunut

Kapolsek Tualang, Kompol Hendrix SH MH, mengonfirmasi kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Lukut agar lebih waspada dan tidak sendirian saat berada di area yang dikenal rawan buaya.(amn)

TUALANG (RIAUPOS.CO) – Warga Kampung Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, dikejutkan oleh peristiwa mengerikan yang menimpa seorang pria bernama Hamzah (68). Ia nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat mencari kayu pancang di sekitar Sungai Lukut, Kamis pagi (17/6/2025).

Peristiwa ini terjadi ketika Hamzah yang sehari-hari bekerja sebagai pencari ikan dan buruh kebun, hendak membersihkan kebun sawit milik warga menggunakan sampan. Saat tiba di daratan dan melintasi kawasan yang dikenal sebagai habitat buaya ganas, seekor buaya sepanjang sekitar 3 meter tiba-tiba menerkam dari arah kiri.

Dengan refleks dan keberanian, Hamzah melawan menggunakan parang yang dibawanya. Setelah beberapa kali bacokan ke kepala buaya, hewan buas itu akhirnya melepaskan gigitannya. Meski berhasil selamat, tangan dan kakinya mengalami luka robek cukup parah.

Baca Juga:  Diserang Harimau saat Tidur, Pekerja HTI Luka Robek di Bagian Kepala

Dalam kondisi lemas dan penuh luka, Hamzah merangkak ke perahu dan berteriak meminta pertolongan. Seorang warga bernama Abu yang kebetulan melintas di kebun langsung membantunya dan membawa Hamzah ke RSUD Tualang untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Pak Hamzah masih sempat mengayuh sampan kembali ke kampung dan meminta tolong. Kami langsung bawa ke rumah sakit,” ungkap Abu.

- Advertisement -

Penghulu Kampung Maredan, Muhammad Idris, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan luka cukup serius terdapat di bagian kaki dan tangan korban akibat gigitan buaya.

Sementara itu, Direktur RSUD Tualang, dr. Aulia Kalista, mengatakan korban sudah ditangani secara intensif oleh tim medis, namun karena luka di bagian kaki cukup dalam, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

- Advertisement -
Baca Juga:  Cari Solar, Sopir Mengantre Panjang di Dua SPBU Kota Pekanbaru

Kapolsek Tualang, Kompol Hendrix SH MH, mengonfirmasi kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Lukut agar lebih waspada dan tidak sendirian saat berada di area yang dikenal rawan buaya.(amn)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TUALANG (RIAUPOS.CO) – Warga Kampung Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, dikejutkan oleh peristiwa mengerikan yang menimpa seorang pria bernama Hamzah (68). Ia nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat mencari kayu pancang di sekitar Sungai Lukut, Kamis pagi (17/6/2025).

Peristiwa ini terjadi ketika Hamzah yang sehari-hari bekerja sebagai pencari ikan dan buruh kebun, hendak membersihkan kebun sawit milik warga menggunakan sampan. Saat tiba di daratan dan melintasi kawasan yang dikenal sebagai habitat buaya ganas, seekor buaya sepanjang sekitar 3 meter tiba-tiba menerkam dari arah kiri.

Dengan refleks dan keberanian, Hamzah melawan menggunakan parang yang dibawanya. Setelah beberapa kali bacokan ke kepala buaya, hewan buas itu akhirnya melepaskan gigitannya. Meski berhasil selamat, tangan dan kakinya mengalami luka robek cukup parah.

Baca Juga:  Polisi Susuri Hutan Belantara untuk Menyampaikan Pesan Pilkada Damai di Bunut

Dalam kondisi lemas dan penuh luka, Hamzah merangkak ke perahu dan berteriak meminta pertolongan. Seorang warga bernama Abu yang kebetulan melintas di kebun langsung membantunya dan membawa Hamzah ke RSUD Tualang untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Pak Hamzah masih sempat mengayuh sampan kembali ke kampung dan meminta tolong. Kami langsung bawa ke rumah sakit,” ungkap Abu.

Penghulu Kampung Maredan, Muhammad Idris, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan luka cukup serius terdapat di bagian kaki dan tangan korban akibat gigitan buaya.

Sementara itu, Direktur RSUD Tualang, dr. Aulia Kalista, mengatakan korban sudah ditangani secara intensif oleh tim medis, namun karena luka di bagian kaki cukup dalam, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pekanbaru Dipantau, Pemko Pekanbaru Siapkan Langkah Antisipasi

Kapolsek Tualang, Kompol Hendrix SH MH, mengonfirmasi kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Lukut agar lebih waspada dan tidak sendirian saat berada di area yang dikenal rawan buaya.(amn)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari